
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, menyatakan bahwa dirinya sangat kecewa melihat performa Franco Morbidelli pada enam seri perdana MotoGP 2022. Bagaimana tidak? Runner up MotoGP 2020 itu terhitung baru sekali masuk 10 besar, yakni saat ia finis ketujuh di Mandalika, Indonesia, pada Maret lalu.
Morbidelli mulai membela Monster Energy Yamaha pada lima seri terakhir 2021, menggantikan Maverick Vinales yang hengkang ke Aprilia akibat konflik internal dengan Yamaha. Kala itu ia juga tengah menjalani masa pemulihan cedera lutut kiri yang cukup parah, sehingga hasilnya yang kurang mentereng bisa dimaklumi.
Namun, usai masa rehat yang cukup lama pada musim dingin, ternyata Morbidelli belum mampu kembali ke performanya yang segarang 2020. Ia bahkan sempat gagal finis di Argentina akibat masalah ban, dan gagal meraih poin usai finis ke-16 di Austin. Sejauh ini, ia baru meraih 18 poin dan ada di peringkat 16 pada klasemen.
Ingin Penuhi Kontrak Franco Morbidelli

"Franky mengecewakan. Pada (Minggu) pagi (di Jerez), ia menemukan setup yang lebih baik, kami mengubah sesuatu pada motornya. Namun, jujur saja, saya mengharapkan sesuatu yang lebih. Namun, bagaimana pun, secara bertahap kami tetap bekerja," ujar Jarvis via MotoGP.com usai Morbidelli finis ke-15 di Seri Spanyol.
Morbidelli sendiri mengakui performanya tak sesuai harapan, namun lega tak perlu mencemaskan masa depan karena masih punya kontrak dengan Yamaha pada 2023 nanti. Jarvis sendiri mengaku Yamaha takkan mengubah kontrak Morbidelli, namun meminta rider Italia berdarah Brasil itu kembali ke puncak performanya.
"Franky punya kontrak dua tahun dengan Yamaha, dan ini mengamankan tempatnya di tim pabrikan. Kami ingin memenuhi kontrak kami," ungkap Jarvis kepada Speedweek, Minggu (8/5/2022). Hal ini berkebalikan dengan pernyataannya pada Maret lalu, ketika ia menyebut 'apa pun bisa terjadi' pada kontrak Morbidelli.
Biasanya Morbidelli Dekati Performa Quartararo

Jarvis pun memberikan klarifikasi soal kata-katanya itu. "Kala itu, saya merujuk pada situasi dengan Maverick tahun lalu. Anda takkan pernah tahu apa yang bakal terjadi dalam bisnis ini. Saya membicarakan keputusan dan cedera pembalap," kisah pria yang sudah menangani program Yamaha di MotoGP sejak 1999 ini.
"Dalam situasi normal, Maverick harusnya tetap membela tim pabrikan kami tahun ini. Namun, Franky telah menggantikannya dan biasanya performanya lebih dekat dengan Fabio (Quartararo) ketimbang yang kita lihat sekarang. Saya harap ia dapat kemajuan dengan cepat. Kami tahu Franky rider yang cepat," lanjut Jarvis.
"Saya rasa ia harus menemukan daya magisnya lagi, energinya yang penuh, dan sensasi baiknya dengan motor. Dengan begitu, ia bisa menyajikan performa berkualitas dan menakjubkan. Pada saat yang sama, kami mencoba membuat motor kami lebih kompetitif juga. Ini pasti akan membantu Franky," tutup pria Inggris itu.
Sumber: MotoGP, Speedweek
Baca Juga:
- Jadwal Lengkap MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, 13-15 Mei 2022
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP Prancis di Trans7 dan MNC Sports, 13-15 Mei 2022
- Marc Marquez Ngaku Sudah 'Veteran': Dulu Pelajari Senior, Kini Dipelajari Junior
- Marc Marquez: Tak Selalu Sukses, Saya Juga Harus Tahu Rasanya Terpuruk
- Klasemen Sementara Formula 1 2022 Usai Seri Miami
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:37Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:27 -
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026 00:30
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 8 Maret 2026 02:16 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:41 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:37 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:27 -
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026 00:30 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 00:00
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)
