
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, menyebut Toprak Razgatlioglu harus cepat-cepat pindah dari WorldSBK ke MotoGP sebelum masuk golongan rider yang tak lagi muda. Pasalnya, pada Oktober nanti ia akan menginjak usia 26 tahun. Hal ini disampaikan Jarvis kepada Autosport pada Selasa (10/5/2022).
Sejak 2020, Yamaha memang ingin Razgatlioglu pindah ke MotoGP, walau kontrak terkini rider Turki itu menyatakan ia masih akan berlaga di WorldSBK bareng Pata Yamaha sampai akhir 2023. Jarvis menyatakan bahwa pihaknya bertekad menurunkan Razgatlioglu di WithU Yamaha RNF dengan kontrak pabrikan pada 2023 mendatang.
Yamaha bahkan bakal menggelar tes dengan Razgatlioglu pada Juni nanti. Dalam tes berdurasi sehari itu, sang juara WorldSBK 2021 akan mengendarai motor YZR-M1 agar Yamaha bisa menilai performanya. Tes ini kabarnya akan digelar di MotorLand Aragon, Spanyol, dan Razgatlioglu akan didampingi test rider Yamaha, Cal Crutchlow.
Yakin Toprak Razgatlioglu Bisa Oke di MotoGP

"Apa yang kami katakan padanya adalah, jika ia ingin pindah, maka lakukan segera, karena tahun ini akan menginjak usia 26. Jika ia mau datang ke MotoGP, maka ia harus melakukannya cepat-cepat. Alhasil, apa yang lebih baik dilakukan daripada sebuah tes serius di atas M1?" tutur Jarvis.
"Kami merencanakan tes untuknya pada Juni dan kami akan mendedikasikan sebuah tim. Kami akan menghabiskan seharian penuh tes dengannya. Ini akan jadi kans pertama untuk melihat dan merasakan bagaimana ia tampil di atas motor itu. Saya juga yakin ia bisa menjadi rider yang baik di MotoGP," lanjutnya.
Meski begitu, Jarvis menegaskan bahwa Razgatlioglu takkan dapat tempat di Monster Energy Yamaha. Pasalnya, Fabio Quartararo diperkirakan akan bertahan, sementara Franco Morbidelli sudah menggenggam kontrak untuk 2023. Satu-satunya kans Razgatlioglu adalah membela tim satelit, disertai kontrak pabrikan.
Juga Bisa Bertahan di WorldSBK

"Jelas Toprak punya kontrak pabrikan di WorldSBK, dan juga jelas tiap rider selalu berharap membela tim pabrikan (di MotoGP). Namun, mungkin kami tak punya kans itu pada 2023. Jadi, saya rasa dalam kasus ini, satu-satunya hal yang bisa kami tawarkan padanya adalah kontrak pabrikan dengan peletakan di tim satelit," ujar Jarvis.
"Namun, masih terlalu dini membicarakan soal apakah hal ini bakal menarik atau bisa diterima baginya. Saya rasa, ia punya kontrak dengan Yamaha Europe lebih lama dari 2022. Namun, ia bisa saja bertahan lebih lama di WorldSBK. Ada banyak cara untuk punya karier yang baik, seperti yang dibuktikan Johnny Rea," tutupnya.
Saat ini, WithU Yamaha RNF masih menaungi Andrea Dovizioso dan Darryn Binder. Hasil yang jeblok dalam enam seri pertama 2022 membuat Dovizioso digosipkan akan terdepak musim depan. Di lain sisi, RNF juga santer dirumorkan ingin menjadi tim satelit Aprilia Racing.
Sumber: Autosport
Baca Juga:
- Joan Mir Soal Kans Setim dengan Marc Marquez: Saya Nggak Takut!
- Yamaha Pastikan Gelar Tes MotoGP Bareng Toprak Razgatlioglu pada Juni 2022
- Ducati Soal Dugaan Kecurangan Tekanan Ban di MotoGP: Juga Lazim Dilakukan Pabrikan Lain
- KTM Bantah Reuni dengan Jack Miller Meski Terancam Ditinggal Miguel Oliveira
- Yamaha atau Ducati? Celestino Vietti Tentukan Opsi ke MotoGP pada Musim Panas
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 5 Juni 2026 20:49Klasemen Pembalap Moto3 2026
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843097/original/050595500_1780664870-IMG_2203.jpeg)
