
Fakta bahwa Vinales merupakan juara dunia Moto3 2013 dan menyabet gelar rookie of the year GP125 2011, Moto2 2014 dan MotoGP 2015 juga membuat Yamaha makin optimis status sebagai tim papan atas Grand Prix akan tetap terjaga dalam waktu lama.
"Mack masih 21 tahun. Ia sudah pernah menjadi juara dunia, jadi ia tahu apa yang ia butuhkan untuk jadi juara. Ia memenangkan gelar dunia di bawah tekanan. Selain itu, ia selalu menjadi debutan terbaik di tiga kelas yang ia geluti. Kami sangat berharap ia bisa menjadi juara dunia bersama kami di masa depan," ujar Jarvis.
Pria asal Inggris ini juga membeberkan alasan mengapa Vinales akhirnya memutuskan meninggalkan Suzuki, pabrikan yang memberinya jalan mulus untuk tampil di kelas tertinggi. Menurut Jarvis, keperkasaan YZR-M1 di tangan Lorenzo dan Valentino Rossi lah yang menjadi iming-iming utama.
"Alasan ia bergabung dengan Yamaha adalah karena ia menyadari dominasi tim dan motor kami, karena kami telah menjadi juara dunia berkali-kali, menjamin performa dengan level tinggi. Mack ingin mengambil risiko ini, mengambil tantangan. Ia telah menunjukkan skill dan attitude-nya. Ia masih muda dan mau mengambil risiko," tutup Jarvis. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:00Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)

