
- Pembalap Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco meyakini bahwa peluangnya merebut kemenangan di MotoGP musim ini telah mendekati kata 'mustahil', mengingat ia terus mengalami kesulitan mengeluarkan segala potensi motor YZR-M1 miliknya. Hal ini ia sampaikan kepada Speedweek.
Zarco yang tahun lalu sukses tampil menggebrak dan menjadi debutan terbaik, baru merebut dua podium di paruh pertama musim ini, dan belum juga meraih kemenangan. Ditambah fakta bahwa ia sekadar mengendarai M1 versi 2017 dan takkan mendapat perangkat baru dari Yamaha, bakal sulit baginya merebut trofi di sisa musim.
"Saya ingin menang sejak awal musim dan terus memikirkannya, tapi saya tak ingin membiarkan target ini membebani saya, karena mungkin kemenangan bakal mustahil musim ini. Tapi saya harus menerima kenyataan bahwa ada rider dan motor lain yang lebih kuat," ungkapnya. (sw/dhy)
Faktor Marquez

Jangankan Zarco, tim pabrikan Yamaha, Movistar Yamaha MotoGP bahkan sudah setahun tak merebut kemenangan, meski saat ini Valentino Rossi dan Maverick Vinales telah merebut delapan podium dan masing-masing tengah duduk di peringkat kedua dan ketiga. Sejatinya ada apa sih dengan Yamaha?
"Saya tak punya penjelasan soal itu," ujar Zarco sembari tertawa. "Well, ada satu penjelasan, dan itu adalah Marc Marquez. Saat ini, ia adalah rider terkuat dan meraih banyak kemenangan. Ini adalah salah satu faktor yang menghalangi kemenangan datang ke Yamaha. Entah apa yang terjadi pada rider tim pabrikan (Yamaha), tapi Marc memang sangat kuat, jadi sangat sulit untuk menang," tuturnya.
Ambil Positifnya

Juara dunia Moto2 2015-2016 ini pun memilih bersikap legawa dan positif menghadapi kesulitan Yamaha musim ini. Ia pun mengaku kini hanya ingin bertahan di peringkat lima besar di klasemen pembalap. Saat ini ia duduk di peringkat tersebut, mengoleksi 88 poin, jumlah poin yang juga dimiliki rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso di peringkat keempat.
"Berdasarkan pengalaman, saya tahu pada suatu musim pasti ada momen naik dan turun. Tapi saya ingin tahu mengapa saya tak tampil baik sejak Mugello. Tapi saya masih ada di peringkat kelima, dan saya sangat termotivasi. Meski beberapa balapan berjalan buruk, saya tetap finis. Ini penting untuk klasemen. Secara keseluruhan, musim ini tak buruk," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 7 Maret 2026 00:28 -
Bolatainment 7 Maret 2026 00:17 -
Liga Italia 6 Maret 2026 23:13 -
Liga Italia 6 Maret 2026 22:45 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 22:40 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 22:35
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

