
Bola.net - Timnas Prancis mampu menyelesaikan misinya dengan sukses di Piala Dunia 1998. Digelar di rumah sendiri, Prancis secara heroik keluar sebagai juara Piala Dunia 1998.
Gelar juara tersebut menjadi yang pertama bagi Prancis sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Gelar juara ini juga semakin terasa istimewa setelah mereka mampu menghancurkan tim langganan juara, Brasil di partai puncak.
Prestasi gemilang Prancis di Piala Dunia tidak lepas dari sumbangsih besar sang pelatih, Aime Jacquet. Pelatih asal Prancis ini sanggup memberikan kejutan di tengah gemerlapnya pelatih-pelatih kelas dunia.
Padahal Jacquet bukan pelatih yang pernah menangani klub ataupun timnas top dunia. Namun di bawah tangan dinginnya, Prancis mampu menampilkan diri sebagai kekuatan Eropa yang layak diperhitungkan.
Prancis Sapu Bersih Kemenangan
Di bawah taktik Aime Jacquet, Prancis tampil impresif sepanjang Piala Dunia 1998. Jacquet mampu membawa anak asuhnya menyapu bersih semua laga Piala Dunia dengan kemenangan.
Di Fase Grup, Prancis mampu meraih sembilan poin hasil tiga kemenangan melawan Denmark,Arab Saudi, dan Afrika Selatan. saat itu Prancis keluar sebagai tim paling produktif dengan total sembilan gol dari tiga laga.
Di Fase knock-out, langkah Prancis tak semulus di Fase Grup. Sebelum melawan Brasil di Final, Prancis sangat kesulitan melawan Paraguay, Italia, hingga Kroasia.
Namun Jacquet mampu membawa Prancis keluar sebagai pemenang hingga partai puncak. Prancis sanggup mencetak total 15 gol dan hanya kebobolan dua gol saja.
Pensiun Setelah Meraih Gelar Piala Dunia
Kesuksesan Jacquet yang membawa timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 membuat namanya melambung. Namun Jacquet justru memilih untuk pensiun sebagai pelatih sepak bola.
Jacquet tercatat melatih timnas Prancis selama empat musim lamanya sejak dikontrak pada musim 1993/1994. Selama menangani timnas Prancis, Jacquet telah memainkan 53 laga dengan persentase poin per laga sebesar 2.26.
Sebelum menjadi juru taktik timnas Prancis, Jacquet melatih beberapa tim Liga Prancis. Namun, karier paling sukses Jacquet sebagai pelatih klub ketika membela Girondins Bordeaux.
Jacquet tercatat melatih Bordeaux selama sembilan musim. Di bawah asuhannya, Bordeaux mampu memenangkan tiga gelar Liga Prancis dan satu Piala Super Prancis.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 7 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)

