Analisis Grup G Piala Dunia 2026: Belgia Jadi Magnet Utama, Drama Iran di Tanah Amerika Bisa Curi Perhatian

Analisis Grup G Piala Dunia 2026: Belgia Jadi Magnet Utama, Drama Iran di Tanah Amerika Bisa Curi Perhatian
Para pemain Belgia merayakan gol kedua yang dicetak Charles De Ketelaere dalam pertandingan persahabatan internasional melawan Tunisia, Sabtu (6/6/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Omar Havana

Bola.net - Empat negara dengan latar belakang berbeda akan saling bersaing di Grup G Piala Dunia 2026. Belgia datang dengan status unggulan, sementara Iran membawa beban perhatian yang melampaui urusan sepak bola.

Persaingan grup ini tidak hanya menarik dari sisi kualitas tim. Situasi geopolitik yang mengiringi kehadiran Iran di Amerika Serikat membuat setiap langkah Tim Melli akan menjadi perhatian dunia.

Di atas kertas, Belgia menjadi tim dengan materi pemain paling mentereng. Namun, Mesir dan Iran memiliki cukup kualitas untuk membuat persaingan perebutan tiket ke fase gugur berlangsung ketat.

Sementara itu, Selandia Baru datang tanpa banyak tekanan. Status sebagai tim dengan ranking FIFA terendah di Grup G justru bisa membuat mereka bermain lebih lepas dan berpotensi memberi kejutan.

Belgia

Belgia

Para pemain Belgia berpose sebelum dimulainya pertandingan persahabatan internasional melawan Tunisia, Sabtu (6/6/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Omar Havana

Belgia layak disebut sebagai favorit utama Grup G. Kualitas individu yang dimiliki skuad racikan Rudi Garcia masih berada di atas tiga rival lainnya.

Generasi emas Belgia memang mulai mengalami pergantian. Akan tetapi, nama-nama seperti Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, dan Romelu Lukaku tetap menjadikan mereka salah satu tim paling berbahaya di turnamen.

Pengalaman juga menjadi nilai tambah yang dimiliki Belgia. Ini akan menjadi penampilan ke-15 mereka di putaran final Piala Dunia, dengan pencapaian terbaik finis di posisi ketiga pada edisi 2018.

Belgia juga datang dengan modal yang menjanjikan setelah membantai Amerika Serikat 5-2 dalam laga uji coba pada Maret lalu. Jika mampu tampil konsisten, mereka berpeluang besar mengamankan status juara grup.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 16 Juni 2026
Belgia Belgia
02:00 WIB
Egypt Egypt

Mesir

Mesir

Skuad Mesir saat tampil di Piala Afrika 2026 melawan Senegal, 15 Januari 2026. (c) AP Photo/Themba Hadebe

Mesir datang dengan harapan mengakhiri catatan kurang memuaskan di Piala Dunia. Dalam tiga penampilan sebelumnya, mereka belum pernah merasakan kemenangan di panggung terbesar sepak bola dunia.

Sorotan utama tentu akan kembali tertuju pada Mohamed Salah. Kapten tim tersebut masih menjadi simbol kekuatan Mesir dan pemain yang paling diandalkan untuk membawa negaranya melangkah lebih jauh.

Meski demikian, Mesir bukan tim yang hanya bergantung pada satu pemain. Di bawah arahan Hossam Hassan, mereka menunjukkan organisasi permainan yang lebih solid dalam beberapa tahun terakhir.

Hasil imbang tanpa gol melawan Spanyol pada Maret lalu menjadi bukti bahwa Mesir mampu bersaing dengan tim elite. Jika Salah berada dalam kondisi terbaiknya, peluang mereka untuk lolos ke fase gugur terbuka lebar.

Iran

Iran

Selebrasi pemain Timnas Iran usai memastikan tampil di Piala Dunia 2026. (c) dok.AFC

Iran kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu kekuatan utama Asia. Tim Melli berhasil lolos ke putaran final untuk keempat kalinya secara beruntun dan ketujuh sepanjang sejarah.

Meski rutin tampil di Piala Dunia, Iran masih dibayangi catatan yang belum pernah berubah. Mereka belum pernah mampu menembus fase gugur sejak pertama kali tampil di ajang ini.

Di level teknis, Iran tetap memiliki pemain yang bisa membuat perbedaan. Kapten Mehdi Taremi menjadi sosok sentral dengan koleksi 57 gol dari 102 penampilan internasional.

Namun, perhatian terhadap Iran kali ini tidak hanya datang dari lapangan hijau. Situasi politik dan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat membuat perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 mendapat sorotan yang jauh lebih besar dibanding peserta lain.

Selandia Baru

Selandia Baru

Aksi pemain Selandia Baru di laga uji coba melawan Chile, 30 Maret 2026 (c) Official X NZ_Football

Selandia Baru memasuki Grup G sebagai tim dengan ranking FIFA paling rendah. Meski begitu, mereka tidak bisa dianggap sebagai pelengkap dalam persaingan grup.

Tim berjuluk All Whites itu akan menjalani penampilan ketiga di putaran final Piala Dunia. Pengalaman sebelumnya pada 1982 dan 2010 menjadi modal penting bagi mereka untuk tampil lebih kompetitif.

Salah satu harapan terbesar Selandia Baru berada di pundak Chris Wood. Striker Nottingham Forest tersebut telah mencetak 45 gol internasional dan menjadi figur sentral dalam skema permainan tim.

Tantangan terbesar mereka adalah menjaga konsistensi saat menghadapi lawan yang memiliki kualitas lebih tinggi. Jika mampu memaksimalkan disiplin bertahan dan efektivitas serangan balik, Selandia Baru berpotensi menjadi pengganggu serius di Grup G.

Sumber: AP News