
Bola.net - Pandemi virus Corona melanda berbagai kelompok usia di dunia. Hasil studi menunjukkan bahwa virus COVID-19 bisa sangat fatal di kalangan lansia. Namun, bagaimana pada ibu hamil, bayi, dan anak-anak?
Jawaban singkatnya, anak muda cenderung memiliki risiko yang jauh lebih rendah untuk penyakit parah atau meninggal akibat Virus Corona COVID-19.
"Anak-anak pasti akan terinfeksi, tetapi kemungkinan mereka akan mengalami kondisi yang serius tampaknya sangat rendah," kata Peter Collignon, profesor penyakit menular di sekolah kedokteran Universitas Nasional Australia seperti dikutip dari ABC Australia, Jumat (27/3/2020).
Dan inilah yang kita ketahui tentang risiko tertular Virus Corona COVID-19 di kalangan anak-anak, bayi, dan ibu hamil.
Anak-anak dan COVID-19

Dari semua kelompok umur, anak-anak, termasuk remaja, memiliki risiko kematian terendah akibat COVID-19. Mereka juga memiliki tingkat yang lebih rendah pada spektrum yang lebih parah.
Menurut Profesor Collignon, jumlah rata-rata yang terinfeksi juga tidak setinggi yang diduga.
Biasanya anak-anak yang terjangkit virus pernapasan cenderung menjadi lebih tidak sehat dan cenderung menularkan penyakit.
Namun ini tampaknya tidak terjadi pada kasus COVID-19.
Sebuah penelitian yang mengamati 1.391 anak-anak yang melakukan kontak langsung dengan kasus COVID-19 di China menemukan hanya 12 persen dari mereka yang terinfeksi.
"Bukan karena anak-anak tidak terinfeksi, tetapi mereka terinfeksi pada tingkat yang jauh lebih rendah daripada kelompok usia yang lebih tua," kata Profesor Collignon.
Menurutnya, penelitian menunjukkan anak-anak cenderung memiliki gejala yang relatif ringan, tetapi jarang terjadi kasus tanpa gejala sama sekali.
"Datanya meyakinkan. Sejauh ini tidak banyak kasus penyebaran asimptomatik [tanpa gejala] pada anak-anak yang kita ketahui."
Tapi ini bukan berarti COVID-19 tidak menjangkiti sejumlah kecil anak-anak.
Tiga anak dalam penelitian yang disebut Profesor Collignon memerlukan perawatan intensif, tetapi ketiganya memang memiliki kondisi kesehatan bawaan.
Penelitian lain, melibatkan 2.000 anak dengan Corona COVID-19 yang dikonfirmasi atau dicurigai di China, menemukan kasus yang parah dan kritis dari penyakit ini hanya dalam proporsi yang kecil di setiap kelompok umur.
Gejala pada kasus yang parah ini termasuk kadar oksigen yang rendah atau gagal napas.
Bayi dan Balita

Risiko bayi dari COVID-19 juga cukup rendah, meskipun tidak serendah anak-anak yang usianya lebih tua.
Tapi menurut makalah Pediatrics, mereka yang berusia di bawah 1 tahun, memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi yang parah atau kritis.
Profesor Collignon mengatakan, risiko bayi terjangkit berbagai macam infeksi cenderung lebih tinggi.
"Secara umum, semakin muda usia anak, semakin tinggi risikonya," katanya."Jika berusia di bawah 1 tahun, risiko terkena sebagian besar penyakit lebih besar, karena tubuh Anda belum mengembangkan sistem kekebalan apa pun."
Namun ia juga mengatakan belum ada data yang benar-benar meyakinkan bahwa mereka lebih berisiko.
"Ada banyak hal yang belum kita ketahui. Saya juga tidak ingin terdengar seolah-olah kita sudah memiliki jawaban atas segala hal," katanya.
"Tapi pendapat saya saat ini (berdasarkan bukti) adalah bahwa bayi tampaknya tidak berisiko tinggi."
Ibu Hamil dan Bayinya

Perubahan sistem kekebalan tubuh selama kehamilan menyebabkan risiko perempuan hamil terinfeksi COVID-19 lebih tinggi dari rata-rata orang pada umumnya.
"Tapi sekali lagi, belum ada bukti yang benar-benar jelas, tetapi sejauh analisis saya, perempuan hamil berisiko lebih tinggi daripada mereka yng berusia yang sama," kata Profesor Collignon.
Menurut Royal College of Obstetricians and Gynaecologists Royal Australian dan New Zealand:
Perempuan hamil tampaknya tidak berisiko mengalami kondisi yang lebih parah dari COVID-19 daripada populasi umum.
Infeksi COVID-19 pada ibu hamil belum terbukti meningkatkan risiko keguguran.
Tidak ada bukti virus dapat menular dari ibu hamil ke bayinya.
Tidak ada bukti virus akan menyebabkan kelainan pada bayi yang belum lahir.
Operasi caesar atau induksi persalinan tampaknya tidak diperlukan, jika tujuannya mengurangi risiko penularan dari Ibu ke anak.
Beberapa bayi yang lahir dari perempuan dengan gejala COVID-19 di China lahir prematur, tetapi tidak jelas apakah ini disebabkan oleh virus atau keputusan dokter.
Tidak ada bukti bayi yang baru lahir dan bayi berisiko tinggi mengalami komplikasi.
Tidak ada bukti COVID-19 menular dari ibu ke anak melalui ASI, sehingga menyusui tetap dianjurkan, meskipun perempuan dengan virus tersebut harus ekstra hati-hati dengan kebersihan dan mempertimbangkan memakai masker wajah saat menyusui.
Hindari Kontak Langsung

Profesor Collignon mendesak agar warga mengikuti saran kesehatan masyarakat seputar menjaga jarak saat berinteraksi secara langsung, kebersihan, dan menjauh dari orang sakit.
"Risiko untuk ibu dan bayi mereka, dan anak-anak, tampak sangat rendah jika kita melihat angka kematian," katanya.
"Tapi angkanya bukan nol, jadi kita perlu melakukan apapun yang kita bisa lakukan untuk melindungi mereka."
Dia juga menekankan, meski ada kekhawatiran soal Virus Corona COVID-19 dan dampaknya pada anak-anak, bayi dan kehamilan, risiko tertinggi sebenarnya dialami para manula.
"Mungkin alih-alih mengisolasi anak-anak, kita harus mengisolasi orang di atas usia 70," kata Profesor Collingon.
"Jangan ada manula yang mengunjungi mereka yang sakit, termasuk cucu-cucunya sendiri, bahkan jika mereka tidak sakit, hindari kontak langsung jarak dekat," pungkasnya.
Disadur dari: Liputan6.com/ABC Australia/Tanti Yulianingsih
Published: 27 Maret 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 22 September 2026 17:28Jadi Kasus Hukum di Swiss, Granit Xhaka Mengaku Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:47Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:32Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 10:30Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:27RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
