
Bola.net - Untuk ketiga kalinya secara beruntun, juara dunia empat kali, Italia, kembali gagal lolos ke Piala Dunia.
Setelah tersingkir oleh Swedia pada playoff 2017 dan dikalahkan Makedonia Utara pada 2022, kali ini Italia harus menerima kenyataan pahit usai takluk dari Bosnia dan Herzegovina. tim peringkat 71 dunia, melalui adu penalti.
Tim asuhan Gennaro Gattuso sempat unggul lebih dulu lewat gol Moise Kean. Namun, kartu merah Alessandro Bastoni menjelang akhir babak pertama mengubah jalannya pertandingan secara drastis.
Bosnia mendominasi peluang dengan 21 tembakan, tetapi baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-78 melalui pemain pengganti Haris Tabakovic, yang memanfaatkan bola rebound dari sundulan Edin Dzeko.
Setelah tidak ada gol tambahan di babak perpanjangan waktu, laga ditentukan lewat adu penalti. Italia gagal total: Pio Esposito menendang bola jauh di atas mistar, sementara Bryan Cristante membentur mistar gawang. Bosnia memastikan kemenangan lewat eksekusi Kerim Alajbegovic.
Bosnia pun lolos ke Piala Dunia 2026 dan akan menghuni Grup B bersama Kanada, Qatar, dan Swiss.
Seberapa Menyakitkan Kegagalan Ini bagi Italia?

Ini adalah malam penuh luka bagi Italia.
Sempat unggul dan tampil menjanjikan, harapan sempat muncul bahwa mereka bisa mengakhiri kutukan di dua edisi Piala Dunia sebelumnya. Namun kartu merah Bastoni mengubah segalanya. Bermain dengan 10 orang, Italia tetap bertahan dengan gigih dan bahkan memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan.
Moise Kean gagal dalam situasi satu lawan satu, sementara Esposito juga menyia-nyiakan peluang. Saat Bosnia menyamakan kedudukan, Italia tidak runtuh. Mereka terus berjuang, dengan Gianluigi Donnarumma tampil solid di bawah mistar.
Namun, di babak adu penalti, keberuntungan tidak berpihak. Pio Esposito, yang berani mengambil penalti pertama, gagal total. Masa depan Italia mungkin ada di tangannya, tetapi masa kini mereka kembali tanpa Piala Dunia.
Kartu Merah Bastoni: Titik Balik Pertandingan

Setelah gol pembuka Moise Kean, Italia tampak mengendalikan pertandingan. Namun kesalahan fatal Bastoni mengubah arah laga.
Ia melakukan tekel ceroboh terhadap Amar Memic saat menjadi pemain terakhir. Wasit Clement Turpin tak punya pilihan selain mengeluarkan kartu merah.
Keputusan itu memaksa Gattuso mengubah strategi secara drastis. Italia menarik penyerang dan memperkuat lini belakang, fokus mempertahankan keunggulan. Mereka bermain lebih defensif, bahkan cenderung “parkir bus”.
Meski begitu, Italia masih sempat menciptakan peluang melalui serangan balik. Namun kegagalan memanfaatkannya membuat Bosnia terus menekan hingga akhirnya menyamakan skor.
Drama Adu Penalti

Dengan Donnarumma di bawah mistar, Italia sebenarnya lebih diunggulkan. Pasalnya kiper Manchester City tersebut dinilai lebih berpengalaman dalam situasi adu penalti. Apalagi Edin Dzeko tidak bisa ikut menendang karena cedera.
Namun Bosnia tampil tenang dan efektif.
Setelah Esposito gagal, tekanan langsung berpindah ke Italia. Cristante kemudian memperburuk situasi dengan tendangan yang membentur mistar.
Penentu kemenangan datang dari Esmir Bajraktarevic, pemain kelahiran Wisconsin, yang sukses mencetak gol meski bola sempat disentuh Donnarumma.
Apa yang Dilakukan Bosnia?

Bosnia menunjukkan ketahanan mental dan kesabaran luar biasa.
Momentum memang berpihak pada mereka setelah kartu merah Bastoni, tetapi mereka juga tampil disiplin dan konsisten menekan pertahanan Italia. Kekuatan fisik, terutama dari situasi bola udara, menjadi senjata utama.
Edin Dzeko, meski telah berusia 40 tahun, tetap menjadi pusat permainan dengan pengalaman dan kecerdasannya. Sementara itu, pemain muda seperti Kerim Alajbegovic memberikan energi baru dan kreativitas.
Kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan. Bosnia layak lolos ke Piala Dunia setelah penampilan yang solid dan menunjukkan ketenangan yang dibutuhkan di babak tos-tosan.
Performa Kean yang Tak Cukup Menyelamatkan Italia

Moise Kean tampil tajam dengan mencetak gol dalam enam pertandingan beruntun. Rekor yang mengingatkan pada Salvatore Schillaci sejak 1990.
Golnya ke gawang Bosnia menunjukkan insting striker murni: cepat, tegas, dan efisien. Ia juga berkembang menjadi penyerang kotak penalti yang klinis.
Namun, peluang emas yang ia buang untuk menggandakan keunggulan menjadi momen krusial. Tanpa gol kedua, tekanan terhadap Italia terus meningkat hingga akhirnya mereka kebobolan.
Dampak bagi Kanada di Grup B

Lolosnya Bosnia memberi dampak tersendiri bagi Kanada.
Jika Italia yang lolos, laga di Toronto berpotensi dipenuhi suporter Italia dalam jumlah besar. Kini, peluang Kanada bermain dengan dukungan mayoritas publik sendiri meningkat.
Namun, Bosnia bukan lawan yang mudah. Mereka telah membuktikan diri sebagai tim yang tangguh dan mampu memberi kejutan. Kanada tetap harus waspada, terutama di laga pembuka Piala Dunia.
Italia kembali gagal, kali ini dengan cara yang paling menyakitkan: kalah setelah sempat unggul dan melalui adu penalti.
Sebaliknya, Bosnia dan Herzegovina menandai kembalinya mereka ke Piala Dunia setelah absen sejak 2014.
Sepak bola sekali lagi menunjukkan bahwa reputasi besar tidak menjamin hasil.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 05:45Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 1 November 2026 13:17Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
-
Otomotif 1 November 2026 12:51Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
-
Otomotif 1 November 2026 12:46Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
-
Otomotif 1 November 2026 12:41Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
-
Liga Spanyol 1 November 2026 12:13Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
-
Otomotif 1 November 2026 11:43Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 1 November 2026 14:04Banjir Meluas di Aceh Barat, 12 Desa Terendam
-
Liputan6 1 November 2026 13:38Viral Pria Minum di MRT Jakarta dan Abaikan Teguran Petugas
-
Liputan6 1 November 2026 13:14Geger Pria di Semarang Tewas dengan Luka di Leher
-
Liputan6 1 November 2026 13:07Prabowo Beri Bantuan Pendidikan untuk Pesantren Gontor
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387562/original/009900900_1793515391-WhatsApp_Image_2026-11-01_at_13.39.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387556/original/095508000_1793514427-WhatsApp_Image_2026-11-01_at_13.20.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387539/original/034010500_1793513667-IMG-20261101-WA0032.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387537/original/094931300_1793513244-Presiden_Prabowo_berikan_bantuan_untuk_Pesantren_Gontor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9387417/original/023061600_1793502653-erick-lapangan-kerja-f8e2f6.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9387406/original/067213100_1793501415-atlet-suram-88e80b.png)
