
Bola.net - Kecaman keras dilontarkan Sol Campbell kepada Federasi Spakbola Inggris (FA). Ia merasa gagal mendapatkan posisi kapten di tim nasional Inggris karena berkulit hitam.
Padahal mantan pemain Arsenal ini yakin apabila diberi mandat sebagai kapten, ia bisa sampai sepuluh tahun memegang amanat ini. Namun kenyataannya ia cuma bisa memakai ban kapten sebanyak tiga kali saja dan itu pun hanya di level ujicoba.
Melalui biografi resmi yang diterbitkan oleh The Times, Campbell mengungkapkan kekesalan di dalam hatinya.
"Saya yakin apabila saya berkulit putih, saya bisa jadi kapten Inggris selama lebih dari 10 tahun. Cuma itu saja. Saya pikir FA berharap saya berkulit putih. Saya punya kredibilitas, bijaksana untuk menjadi kapten. Saya selalu konsisten di jantung pertahanan dan pernah menjadi kapten klub di awal karir saya," tulis Campbell.
"Saya pikir itu tidak bisa untuk mengubahnya karena mereka tidak ingin dan mungkin sebagian besar fans juga tidak menginginkan hal itu. Tidak masalah memiliki kapten kulit hitam dan ras campuran di tim U-18 dan U-21 tetapi tidak untuk tim nasional senior. Ada tembok penghalangnya dan meskipun tidak ada seorang pun pernah mengatakan itu, saya percaya ini adalah rahasia umum".
Selama menjadi pemain Campbell pernah membela klub Tottenham, Arsenal dan Newcastle. Ia mempunyai caps bersama The Three Lions sebanyak 73 kali. (sm/ada)
Padahal mantan pemain Arsenal ini yakin apabila diberi mandat sebagai kapten, ia bisa sampai sepuluh tahun memegang amanat ini. Namun kenyataannya ia cuma bisa memakai ban kapten sebanyak tiga kali saja dan itu pun hanya di level ujicoba.
Melalui biografi resmi yang diterbitkan oleh The Times, Campbell mengungkapkan kekesalan di dalam hatinya.
"Saya yakin apabila saya berkulit putih, saya bisa jadi kapten Inggris selama lebih dari 10 tahun. Cuma itu saja. Saya pikir FA berharap saya berkulit putih. Saya punya kredibilitas, bijaksana untuk menjadi kapten. Saya selalu konsisten di jantung pertahanan dan pernah menjadi kapten klub di awal karir saya," tulis Campbell.
"Saya pikir itu tidak bisa untuk mengubahnya karena mereka tidak ingin dan mungkin sebagian besar fans juga tidak menginginkan hal itu. Tidak masalah memiliki kapten kulit hitam dan ras campuran di tim U-18 dan U-21 tetapi tidak untuk tim nasional senior. Ada tembok penghalangnya dan meskipun tidak ada seorang pun pernah mengatakan itu, saya percaya ini adalah rahasia umum".
Selama menjadi pemain Campbell pernah membela klub Tottenham, Arsenal dan Newcastle. Ia mempunyai caps bersama The Three Lions sebanyak 73 kali. (sm/ada)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 16:09Daftar WAGs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:27Prediksi Inggris vs Selandia Baru 7 Juni 2026
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:45Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 5 Juni 2026 17:30Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
-
piala dunia 5 Juni 2026 17:01Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

