
Bola.net - Pelatih Rusia, Fabio Capello menganggap dominasi Spanyol di beberapa turnamen Internasional kini sudah berakhir. Menurut Capello, cetak biru permainan Spanyol kini sudah bukan lagi menjadi momok menakutkan.
Tiki-taka yang digunakan oleh La Furia Roja menurut Capello tak lagi efektif diterapkan di lapangan. Dengan tak banyak melakukan inovasi, tiki-taka Spanyol kini seolah kehilangan taji.
Keberhasilan Italia meredam lini tengah Spanyol di Piala Konfederasi, serta kemenangan telak Brasil dari Spanyol di ajang yang sama menjadi bukti kemunduran skema tiki-taka.
"Saya pikir Italia sudah menunjukkan cara menundukkan Spanyol di semifinal (Piala Konfederasi)," ucap Capello seperti dilansir Fifa.com.
"Mereka (Italia) memakai 3 bek dan menumpuk gelandang yang menyulitkan Spanyol. Mereka mengawal ketat penguasaan bola, menghindari bola panjang. Cara itu menyulitkan Spanyol dan pelatih lain kini bisa melihat jika Spanyol bisa dikalahkan," imbuh Capello.
Ditambahkan oleh Capello jika kreasi tiki-taka saat ini miskin kreasi. Bola lebih banyak diedarkan di lini tengah tanpa ada pergerakan maju menyerang lawan. [initial]
Baca Juga: (fifa/mac)
Tiki-taka yang digunakan oleh La Furia Roja menurut Capello tak lagi efektif diterapkan di lapangan. Dengan tak banyak melakukan inovasi, tiki-taka Spanyol kini seolah kehilangan taji.
Keberhasilan Italia meredam lini tengah Spanyol di Piala Konfederasi, serta kemenangan telak Brasil dari Spanyol di ajang yang sama menjadi bukti kemunduran skema tiki-taka.
"Saya pikir Italia sudah menunjukkan cara menundukkan Spanyol di semifinal (Piala Konfederasi)," ucap Capello seperti dilansir Fifa.com.
"Mereka (Italia) memakai 3 bek dan menumpuk gelandang yang menyulitkan Spanyol. Mereka mengawal ketat penguasaan bola, menghindari bola panjang. Cara itu menyulitkan Spanyol dan pelatih lain kini bisa melihat jika Spanyol bisa dikalahkan," imbuh Capello.
Ditambahkan oleh Capello jika kreasi tiki-taka saat ini miskin kreasi. Bola lebih banyak diedarkan di lini tengah tanpa ada pergerakan maju menyerang lawan. [initial]
Baca Juga: (fifa/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 7 Januari 2026 16:12Joan Garcia: Timnas Spanyol Itu Bonus, Tampil Bagus di Barcelona Itu Harus
-
Liga Italia 6 Januari 2026 14:13Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
-
Liga Italia 6 Januari 2026 11:53Fabio Capello: Jangan Coret Juventus dan AS Roma dari Perebutan Scudetto!
-
Piala Dunia 19 Desember 2025 08:58Finalissima Argentina vs Spanyol: Duel Perdana Lionel Messi dan Lamine Yamal
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 21 Januari 2026 14:02 -
piala dunia 19 Januari 2026 23:50 -
piala dunia 19 Januari 2026 13:01 -
piala dunia 19 Januari 2026 09:20 -
piala dunia 9 Januari 2026 17:58 -
piala dunia 3 Januari 2026 00:49
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)
