
Bola.net - - Timnas Jepang sukses mendapatkan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Namun, sebuah kritik tajam dilayangkan oleh Mark Lawrenson yang menyebut Jepang lolos dengan cara seperti lelucon.
Jepang lolos ke babak 16 besar dengan status penghuni posisi kedua Grup H dengan empat poin. Jepang berada di posisi kedua karena unggul poin fair play atas Senegal.
Pada laga terakhir, Jepang kalah dengan skor 0-1 atas Polandia (28/6/2018). Cara Jepang memainkan laga ini yang mendapatkan kritik pedas dari Lawrenson dan dianggap sebagai cara yang sangat buruk bak sebuah lelucon.
Jepang Seperti Lelucon

Lawrenson, salah satu pundit BBC Sport, menyebut permainan yang diperagakan Jepang tersebut menjadi yang sangat buruk.
"Itu adalah permainan yang sangat buruk sekali dan itu justru berubah jadi sebuah lelucon. Harus ada cara lebih baik untuk menentukan klasemen di Piala Dunia. Kartu kuning? Maaf, tidak," ucap Lawrenson.
Jepang Tak Ingin Main Menang

"Mereka memasukkan Hasebe dan dia memperlambat permainan. Dia bilang pada timnya telah menang lewat kartu kuning dan berkata pada teman-temannya untuk bermain lebih lambat," buka Osman.
"Mereka benar-benar mengatur pada lima atau enam menit akhir dari permainan. Kedua tim mundur dan tidak benar-benar ingin menekan. Ini menjadi sebuah akhir yang buruk. Jepang bermain buruk," tegas eks pemain Everton.
Klasemen Akhir Grup H

Jepang dan Senegal mendapatkan poin yang sama, empat poin. Kedua tim juga punya selisih gol yang sama, 0 gol [4 gol dan 4 kebobolan]. Jadi, penentuan tim di posisi kedua ditentukan lewat aturan fair play.
Jepang baru mendapatkan empat kartu kuning dan Senegal menerima enam kali kartu kuning. Jepang berada di posisi kedua dan lolos ke babak 16 besar. Senegal ada di posisi ketiga dan Polandia di posisi juru kunci dengan tiga poin.
Berikut Klasemen Akhir Grup H:
Group H came down to the finest of margins. #JPN go through ahead of #SEN, with the Lions of Teranga eliminated on Fair Play points. pic.twitter.com/YCDk0hSWmL
— FIFA World Cup 🏆 (@FIFAWorldCup) June 28, 2018
Saksikan Video Menarik Ini

Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 1 April 2026 16:28Rapuhnya Timnas Inggris Tanpa Harry Kane: Alarm Bahaya Thomas Tuchel
-
Piala Dunia 1 April 2026 13:448 Minggu Menakutkan Bagi Thomas Tuchel dan Timnas Inggris, Kenapa?
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 20 April 2026 13:17 -
Tim Nasional 20 April 2026 12:58 -
Liga Inggris 20 April 2026 12:46 -
Otomotif 20 April 2026 12:39 -
Liga Italia 20 April 2026 12:22 -
Otomotif 20 April 2026 11:55
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 April 2026 20:00 -
piala dunia 18 April 2026 18:00 -
piala dunia 15 April 2026 22:22 -
piala dunia 15 April 2026 22:06 -
piala dunia 14 April 2026 23:34 -
piala dunia 14 April 2026 23:08
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4790056/original/019136100_1711901412-AP24091563708822.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560362/original/026482800_1776666484-1001181929.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5241603/original/062091600_1749001626-gambarartikel_1693359304_93662__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/699933/original/_Dawn__Victims.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503052/original/005318900_1771076011-Rano_Museum.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560274/original/089142900_1776662532-IMG_9227.jpeg)
