
- Kapten timnas Kroasia Luka Modric mengaku dirinya sama sekali tidak berpikir untuk memenangkan trofi Ballon d'Or karena ia hanya fokus untuk membawa timnas meraih sukses di Piala Dunia 2018.
Modric merupakan kapten skuat Kroasia saat ini. Dan selama digelarnya turnamen empat tahunan ini, pemain berusia 32 tahun ini tampil apik.
Ia sukses membawa Kroasia tak terkalahkan di fase grup, termasuk membawa negaranya mengalahkan Argentina 3-0. Modric kemudian juga sukses membawa timnya melangkah ke semifinal untuk pertama kalinya setelah dua dekade.
Kesuksesan itu diraih dengan tidak mudah. Di babak perempat final mereka dihadang oleh Rusia yang tampil apik dan penuh semangat.
Pada akhirnya Kroasia bisa menang melalui adu penalti dengan skor 3-2. Di semifinal nanti mereka akan berduel lawan Inggris. (gl/dim)
Tak Pikirkan Ballon d'Or

Eks pemain Tottenham ini kemudian disebut-sebut pantas mendapatkan trofi Ballon d'Or. Apalagi sebelumnya ia membawa klubnya yakni Real Madrid menjadi juara Liga Champions.
Akan tetapi, penghargaan pribadi itu sama sekali tak menarik minat Modric. Menurutnya yang lebih berarti adalah kesuksesan tim Kroasia khususnya di ajang Piala Dunia ini.
"Terus terang saya tidak memikirkannya. Yang paling penting adalah tim nasional berhasil dan mencapai sesuatu yang besar. Tim ini bisa berbuat lebih banyak," tegasnya seperti dilansir Goal International.
"Penghargaan individu tidak penting bagi saya. Tentu saja, mereka adalah penghargaan untuk usaha dan penampilan sehari-hari," ucap Modric.
"Saya fokus pada tim nasional. Kami ingin membawa pulang medali," tegasnya lagi.
Pujian untuk Rusia
Modric lantas ditanya komentarnya terkait pertandingan melawan Rusia. Ia mengatakan bahwa Denis Cheryshev dkk tampil apik dan sangat menyulitkan Kroasia.
"Rusia memainkan pertandingan yang sangat bagus. Terutama babak pertama. Mereka mengejutkan kami. Mereka menekan kami sangat tinggi," puji Modric.
"Kami tidak bisa bermain (normal). Gaya kami ditekan. Mungkin kami tidak ingin mengambil risiko beberapa umpan. Kami harus menyeimbangkannya," serunya.
"Di babak kedua dan di perpanjangan waktu, kami mendominasi. Kami harus menyelesaikan pekerjaan sebelum penalti. Mungkin sudah ditulis di bintang-bintang bahwa kami harus melalui drama tambahan. Kami menghadapi lawan yang sangat bagus yang banyak berlari," tandasnya.
Berita Video

Timnas Kroasia menang 4-3 melalui adu penalti atas Rusia dalam perempat final Piala Dunia 2018, di Stadion Olimpiade Fisht, Sabtu (7/7/2018) atau Minggu dini hari WIB. Hasil itu membuat Kroasia menyamai rekor Argentina
[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 13:10Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 21:21Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 13:10Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 12:45Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 12:23Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 10:23Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:45Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
SOROT
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:45Waketum MUI Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Gus Yaqut
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:39DPR Dorong RI-Singapura Perkuat Penegakan Hukum Kebakaran Hutan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:163 Masalah MBG, dari Pengawasan hingga Tata Kelola
-
Liputan6 29 Oktober 2026 06:43Momen Prabowo Bacakan Ikrar Sumpah Pemuda Bareng Siswa SD
-
Liputan6 28 Oktober 2026 19:25Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385392/original/063858100_1793256354-IMG_20261029_131304_405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9385158/original/034017200_1793243298-erick-surat-fifa-618d32.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385053/original/031401100_1793231031-Screenshot_2026-10-29_063401.jpg)
