Haaland, Olise, hingga Musiala: 5 Bintang Piala Dunia 2026 yang Sebenarnya Bisa Membela Inggris

Haaland, Olise, hingga Musiala: 5 Bintang Piala Dunia 2026 yang Sebenarnya Bisa Membela Inggris
Selebrasi striker Timnas Norwegia, Erling Haaland (c) NFF Official

Bola.net - Timnas Inggris datang ke Piala Dunia 2026 dengan skuad bertabur bintang. Di bawah arahan Thomas Tuchel, Three Lions diperkuat nama-nama besar seperti Harry Kane, Jude Bellingham, dan Declan Rice yang membuat mereka masuk daftar favorit juara.

Meski begitu, kekuatan Inggris sebenarnya bisa saja jauh lebih menakutkan. Sejumlah pemain yang kini tampil di Piala Dunia bersama negara lain ternyata memiliki hak untuk membela Inggris sebelum akhirnya memilih jalur berbeda.

Mulai dari Erling Haaland hingga Jamal Musiala, berikut lima pemain yang secara aturan internasional bisa saja memperkuat Three Lions di turnamen tahun ini.

Berikut 5 pemain yang sebenarnya memenuhi syarat untuk membela Timnas Inggris di Piala Dunia jika dahulu memang menginginkannya.

Erling Haaland Memilih Tetap Setia kepada Norwegia

Erling Haaland Memilih Tetap Setia kepada Norwegia

Penyerang Norwegia, Erling Haaland saat laga melawan Moldova di kualifikasi Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Aurel Obreja

Erling Haaland menjadi salah satu penyerang paling produktif di dunia sejak bergabung dengan Manchester City pada 2022. Ketajamannya juga berlanjut bersama Timnas Norwegia, yang kini akhirnya tampil di turnamen besar internasional.

Yang menarik, Haaland sebenarnya lahir di Leeds saat sang ayah, Alf-Inge Haaland, bermain di Inggris. Kondisi tersebut membuatnya memenuhi syarat untuk membela Timnas Inggris.

Meski demikian, Haaland pindah ke Bryne di Norwegia saat masih berusia tiga tahun dan tumbuh sebagai warga Norwegia. Ia berkali-kali menegaskan bahwa dirinya hanya pernah mempertimbangkan membela Norwegia.

Mantan pelatih Inggris, Gareth Southgate, bahkan pernah mengakui bahwa Haaland sudah terikat dengan sistem tim nasional usia muda Norwegia sejak dini sehingga peluang Inggris merekrutnya hampir tidak pernah benar-benar terbuka.

Jamal Musiala Sempat Membela Timnas Usia Muda Inggris

Jamal Musiala Sempat Membela Timnas Usia Muda Inggris

Folarin Balogun berduel dengan Jamal Musiala di laga Timnas Amerika Serikat vs Timnas Jerman, Minggu (7/6/2026) (c) USMNT Official

Kasus Jamal Musiala berbeda dibanding Haaland. Gelandang serang Bayern Munchen ini justru sempat menjadi bagian penting tim nasional kelompok umur Inggris.

Musiala bermain bersama Jude Bellingham di berbagai level usia dan bahkan sempat mencatatkan dua penampilan untuk Timnas Inggris U-21 pada 2020. Saat itu, kariernya mulai menanjak bersama Bayern setelah meninggalkan akademi Chelsea.

Ketika performanya semakin bersinar di Jerman, pelatih Die Mannschaft saat itu, Joachim Low, bergerak cepat untuk meyakinkannya memilih Jerman. Dukungan rekan-rekannya di Bayern juga turut memengaruhi keputusan tersebut.

Musiala akhirnya memilih negara tempat ia lahir dan menghabiskan masa kecilnya sebelum pindah ke Inggris. Dalam beberapa kesempatan, Harry Kane bahkan bercanda bahwa dirinya mungkin bisa membujuk Musiala membela Inggris seandainya lebih dulu bergabung dengan Bayern.

Michael Olise Menolak Kesempatan Bermain untuk Three Lions

Michael Olise Menolak Kesempatan Bermain untuk Three Lions

Aksi winger Prancis, Michael Olise saat mencetak gol ke gawang Irlandia Utara di laga uji coba jelang Piala Dunia 2026. (c) equipedefrance

Michael Olise menjadi salah satu pemain yang memiliki banyak pilihan di level internasional. Winger Bayern Munchen itu lahir di London dari ayah berdarah Nigeria dan ibu keturunan Prancis-Aljazair.

Kondisi tersebut membuat Olise memenuhi syarat membela empat negara berbeda. Ketika tampil impresif bersama Crystal Palace, muncul harapan bahwa ia akan memilih Inggris.

Namun, Olise justru memutuskan bergabung dengan Timnas Prancis. Saat ditanya mengenai pilihannya, ia memberikan jawaban singkat yang mencerminkan karakternya.

Keputusan itu membuat Inggris kehilangan salah satu talenta menyerang paling kreatif di Eropa saat ini. Meski begitu, pilihan tersebut tidak terlalu mengejutkan karena Olise sebelumnya juga hanya pernah bermain di level usia muda bersama Prancis.

Scott McTominay Mengikuti Jejak Keluarganya ke Skotlandia

Scott McTominay Mengikuti Jejak Keluarganya ke Skotlandia

Scott Mctominay memperlihatkan uang edisi khusus bergambar dirinya yang dikeluarkan Bank of Scotland (c) Dok. Bank of Scotland

Karier Scott McTominay berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Setelah meninggalkan Manchester United dan bergabung dengan Napoli pada musim panas 2024, ia menjelma menjadi sosok penting di Italia.

Gelandang berusia 29 tahun itu bahkan meraih penghargaan pemain terbaik Serie A ketika membantu Napoli menjuarai liga pada musim pertamanya di Naples.

McTominay sebenarnya lahir di Lancaster, Inggris, sehingga memiliki hak membela Three Lions. Namun, ia juga memenuhi syarat bermain untuk Skotlandia melalui garis keturunan ayahnya.

Sebelum memutuskan pilihan internasionalnya, McTominay mendapat dorongan dari Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho untuk memilih Skotlandia. Kunjungan langsung pelatih Skotlandia saat itu, Alex McLeish, akhirnya menjadi faktor penting yang mengunci keputusannya.

Kini, McTominay menjadi salah satu pemain kunci yang membantu Skotlandia tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998.

Antoine Semenyo Luput dari Radar Inggris

Antoine Semenyo Luput dari Radar Inggris

Aksi Antoine Semenyo dalam laga Manchester City vs Crystal Palace di Liga Inggris, Kamis (14/5/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Antoine Semenyo menjalani debut internasional bersama Ghana pada 2022 ketika masih bermain untuk Bristol City. Saat itu, peluangnya masuk skuad Inggris hampir tidak pernah dibicarakan.

Namun, perkembangan kariernya berlangsung sangat cepat. Semenyo menjelma menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di Premier League dan kini dianggap sebagai pemain penting bagi Ghana.

Lahir di London, Semenyo juga memiliki kewarganegaraan Prancis melalui ibunya. Artinya, ia sebenarnya memiliki beberapa opsi sebelum menentukan pilihan internasional.

Perkembangannya yang terlambat membuat Inggris dan Prancis tidak sempat bergerak. Semenyo tidak pernah membela tim nasional kelompok umur kedua negara tersebut dan sudah menjadi pemain reguler Ghana sebelum namanya benar-benar menarik perhatian publik sepak bola Eropa.