
Bola.net - Pelatih Gennaro Gattuso meminta maaf kepada fans usai Italia dibantai Norwegia 4-1 di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kekalahan di San Siro pada Senin (17/11/2025) ini sangat memalukan bagi Azzurri.
Italia sebenarnya sempat unggul lebih dulu di babak pertama. Namun, mereka kolaps secara menyedihkan di babak kedua.
Gattuso bahkan punya penyesalan yang unik. Ia lebih rela timnya 'diajari main bola' ketimbang hancur lebur seperti ini.
Pelatih 47 tahun itu mengakui cemoohan fans kali ini pantas diterima. Ini adalah kegagalan total yang harus dipertanggungjawabkan.
Penyesalan yang Menyakitkan

Gattuso secara mengejutkan mengaku bisa lebih menerima kekalahan. Namun, bukan kekalahan dengan cara kolaps mental seperti ini.
Dia lebih suka jika Norwegia memang dominan sejak awal. Baginya, kekalahan seperti itu akan lebih mudah untuk diterima.
"Jujur, saya lebih suka jika Norwegia mengajari kami pelajaran sepak bola dari awal hingga akhir," kata Gattuso.
"Saya mungkin bisa menerimanya dengan lebih baik. Itulah penyesalan yang menyakitkan dari semua ini," lanjutnya.
Italia Gagal Ambil Langkah Berikutnya

Gattuso menyebut laga melawan Norwegia sangat penting. Kemenangan bisa jadi momentum untuk mentalitas tim jelang play-off.
Laga ini seharusnya menjadi pembuktian untuk melangkah lebih jauh. Sayangnya, Italia justru gagal total di ujian mental tersebut.
"Ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi saya hari ini, kami melawan tim yang kuat," ujar Gattuso.
"Dan kemenangan bisa meningkatkan mentalitas kami untuk mengambil langkah berikutnya. Kami gagal," tegasnya.
Gattuso: Omongan Saja Tidak Cukup Lagi!

Pelatih 47 tahun itu pun tak ragu mengambil tanggung jawab. Ia secara terbuka meminta maaf kepada para suporter Italia yang hadir.
Ia juga memuji fans yang di babak pertama terus mendukung tim. Namun, ia sadar bahwa pujian dan cinta saja tidak cukup lagi.
"Kami meminta maaf kepada para penggemar dan mengambil tanggung jawab. Kami tidak boleh hancur dan dipermalukan seperti yang kami lakukan hari ini," ucapnya.
"Orang-orang mencintai tim ini, tetapi omongan saja tidak cukup lagi. Ini adalah malam yang tidak pantas didapatkan oleh siapa pun, terutama mereka yang datang ke sini untuk mendukung kami," tambah Gattuso.
Italia Tidak Boleh Terlalu Terpuruk

Meski kecewa berat, Gattuso meminta timnya tidak berlarut-larut. Mereka harus segera bangkit dan lebih percaya diri.
Menurutnya, tim tidak boleh langsung terpuruk saat menghadapi kesulitan. Mereka harus yakin pada kemampuan sendiri dan tidak bermain aman.
"Pada saat yang sama, kami juga tidak boleh terlalu terpuruk pada tanda pertama kesulitan," kata Gattuso.
"Kami harus memiliki keyakinan lebih pada kemampuan kami dan tidak membatasi diri kami untuk melakukan hal minimal ketika keadaan mulai memburuk," pungkasnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Hasil Italia vs Norwegia: Haaland Menggila, Azzurri Tumbang 1-4 di San Siro
- Man of the Match Italia vs Norwegia: Erling Haaland
- Kenapa Italia Susah Payah Kalahkan Moldova? Ini Penjelasan Gianluca Mancini
- Italia Terancam Tak Lolos Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso Geram Dicemooh Suporter Sendiri, Kesal dengan Aturan Kualifikasi yang Janggal
- Syarat Timnas Italia Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026: Harus Menang dengan Selisih 9 Gol?
- Trauma 2018 dan 2022 Menghantui: Playoff Piala Dunia itu Sulit, Italia!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 2 April 2026 01:19 -
Liga Inggris 2 April 2026 01:07 -
Liga Inggris 1 April 2026 23:36 -
Bolatainment 1 April 2026 21:47 -
Tim Nasional 1 April 2026 21:42 -
Tim Nasional 1 April 2026 21:28
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 1 April 2026 21:21 -
piala dunia 1 April 2026 20:59 -
piala dunia 1 April 2026 20:22 -
piala dunia 1 April 2026 19:54 -
piala dunia 1 April 2026 19:28 -
piala dunia 1 April 2026 19:13
MOST VIEWED
- Kritik Keras untuk Rayan Cherki: Bukan Zidane, Hanya Level Pelapis!
- Hasil Inggris vs Jepang: The Three Lions Dipermalukan Kaoru Mitoma di Wembley
- Hasil Bosnia dan Herzegovina vs Italia: Kalah Dramatis, Italia Dipastikan Absen 3x Beruntun di Piala Dunia
- Bukan Prank April Mop, Italia Gagal (Lagi) ke Piala Dunia
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544129/original/053670400_1775063241-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_23.55.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544131/original/029681200_1775064620-WhatsApp_Image_2026-04-02_at_00.19.29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5542996/original/074567700_1775010537-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_09.07.08__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541165/original/057366200_1774854343-Anggota_TNI_Praka_Farizal_Rhomadhon_gugur_dalam_serangan_Israel_di_Lebanon.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544101/original/018913600_1775055128-dbd577db-2564-4e3d-8764-c6f79bedf5aa.jpg)
