FOLLOW US:


Ketika Lionel Messi Marah dan Membentak Pelatih Bolivia: 'Apa Maumu, Botak?'

15-10-2020 11:47

 | Yaumil Azis

Ketika Lionel Messi Marah dan Membentak Pelatih Bolivia: 'Apa Maumu, Botak?'
Lionel Messi melewati kawalan pemain Bolivia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2020, Rabu (14/10/2020) pagi WIB © AP Photo

Bola.net - Tidak ada yang bisa membendung kalau bintang Argentina sekaligus Barcelona, Lionel Messi, sudah marah. Bahkan ia tidak sungkan untuk melancarkan serangan verbal terhadap pelatih Bolivia, Lucas Nava.

Messi bermain sejak menit awal saat Argentina bertemu Bolivia di laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2020 zona CONMEBOL, Rabu (14/10/2020) kemarin. Argentina berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Pemain berusia 33 tahun itu gagal membubuhkan namanya di papan skor. Kedua gol tim asuhan Lionel Scaloni tersebut diciptakan oleh Lautaro Martinez dan Joaquin Correa.

Kemenangan itu terbilang penting buat Argentina. Mereka kini menduduki peringkat kedua usai menyapu bersih dua pertandingan dengan kemenangan. Tepat di bawah Brasil dengan koleksi poin yang sama, enam.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Kesal Terhadap Pelatih Bolivia

Saat pertandingan berakhir, Messi terlihat menghampiri Lucas Nava hingga menimbulkan keributan. Dalam video dari TyC Sports yang diunggah di media sosial Twitter, terlihat jelas bahwa Messi sedang menyerang Navas secara verbal.

Menurut pembaca bibir, seperti yang dikutip dari Mirror, Messi terlihat melontarkan perkataan kasar kepada Navas. Kapten Barcelona itu juga menambahkan serangan lainnya dengan kalimat: "Apa masalahmu, botak?"

Messi belum berhenti mengoceh. Setelah melayangkan serangan verbal tersebut, ia berkata: "Anda berteriak di sepanjang pertandingan. Apa yang anda lakukan? Dari bangku anda terus meneriaki saya di sepanjang permainan."

Padahal Lucas Nava sendiri diketahui juga berkebangsaan Argentina, sama seperti Messi. Pun di beberapa kesempatan, ia tidak sungkan untuk memberikan pujian kepada peraih enam trofi Ballon d'Or tersebut.

2 dari 2

Amarah yang Sulit Terbendung

Dalam beberapa bulan terakhir, Messi terlihat gampang marah terhadap orang yang tidak ia sukai. Contohnya terlihat pada beberapa bulan lalu, di mana ia menyerang Eric Abidal yang berstatus sebagai direktur Barcelona saat itu.

Messi juga tidak sungkan-sungkan untuk bertindak. Pada bursa transfer musim panas kemarin, ia melayangkan surat kepada Barcelona yang berisikan keinginan meninggalkan Camp Nou.

Tidak sampai di situ saja, ia juga kerap menyindir Barcelona secara terang-terangan di media sosial. Terutama setelah rekannya, Luis Suarez, dibiarkan pergi bergabung dengan Atletico Madrid.

(Mirror)