
Bola.net - Dusan Tadic menjadi duri dalam karier sepak bola Cristiano Ronaldo yang amat gemilang. Sebab, ada dua momen di mana Dusan Tadic sukses menyingkirkan Ronaldo dari persaingan antarnegara dan antarklub.
Portugal gagal lolos secara otomatis ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Sebab, pada laga terakhir babak kualifikasi Grup A, Portugal kalah dari Serbia dengan skor 2-1, Senin (15/11/2021) dini hari WIB.
Pada duel yang digelar di Stadion da Luz itu, Portugal unggul cepat pada menit ke-2 dari gol Renato Sanches. Tapi, Serbia membalikkan kedudukan lewat gol Dusan Tadic dan Aleksandar Mitrovic.
Dusan Tadic vs Ronaldo

Dusan Tadic pernah berhadapan dengan Ronaldo, dikutip dari Transfermakrt, sebanyak tujuh kali. Pertemuan itu terjadi pada level klub maupun tim nasional. Hasilnya cukup berimbang.
Dusan Tadic dua kali menang atas tim yang dibela Ronaldo. Sementara, Ronaldo dua kali menang. Tiga laga berakhir dengan skor imbang.
Tadic pernah mengungkapkan rasa kagum atas kehebatan Ronaldo. Suatu ketika, pemain yang membela Ajax Amsterdam itu berkata: Jika saya ingin memenangkan laga besar, saya akan memilih Cristiano Ronaldo di tim saya," ucapnya.
Singkirkan Ronaldo dari Liga Champions

Dusan Tadic memang mengagumi Ronaldo, tapi dia tidak pernah rendah diri saat di hadapan Ronaldo. Bahkan, pada musim 2018/2019 lalu, Tadic memimpin skuad Ajax Amsterdam menyingkirkan Ronaldo dari Liga Champions.
Tadic dan Ajax lolos ke perempat final Liga Champions usai mengalahkan Real Madrid di babak sebelumnya. Mereka lantas berjumpa Juventus. Pada leg pertama, kedua tim bermain imbang 1-1 di Johan Cruijff ArenA. Tadic dan Ronaldo bermain penuh.
Pada leg kedua, di Turin, Ronaldo mencetak gol pada menit ke-28. Tapi, Ajax membalas lewat gol Donny van de Beek pada menit ke-34 dan Matthijs de Ligt pada menit ke-67. Tadic membawa Ajax lolos ke semifinal dengan menyisihkan Juventus dan Ronaldo.
Singkirkan Ronaldo dari Piala Dunia

Serbia otomatis lolos ke putaran final Piala Dunia 2022. Portugal masih punya peluang. Mereka belum sepenuhnya gagal karena masih ada babak play-off yang harus dimainkan. Tapi, tidak ada jaminan Portugal babak lolos dengan mudah.
Performa apik Tadic menjadi kunci dari sukses Serbia dan kegagalan Portugal. Tadic mencetak satu gol dan assist. Dia benar-benar jadi pemain yang sangat menentukan.
"Kami menunjukkan bahwa kami bisa. Kami datang ke Portugal untuk mendominasi dan menang. Saya pikir setiap orang yang mengenakan lambang ini dan yang merupakan warga negara patut sangat bahagia dan bangga," kata Tadic.
"Serbia harus melaju ke Piala Dunia dan Euro terus menerus," kata pemain 32 tahun itu.
Sumber: Euromax, Transfermakrt
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Pengakuan Bernardo Silva: Portugal Buruk Sepanjang Laga, Bukan Cuma Menit Akhir
- Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, Morata: Lebih Alot dari Semifinal
- Portugal Kalah, Fernando Santos Masih Pede: Kami Akan ke Qatar
- Situasi Setiap Grup Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa: 7 Tim Lolos, Portugal Play-Off
- Cerita Heroik Serbia: Bungkam Portugal di Da Luz, Bikin Mandul Ronaldo, Lolos ke Qatar
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 16 April 2026 17:13 -
Liga Italia 16 April 2026 17:08 -
Liga Eropa UEFA 16 April 2026 17:00 -
Tim Nasional 16 April 2026 16:59 -
Liga Champions 16 April 2026 16:59 -
Liga Spanyol 16 April 2026 16:54
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 15 April 2026 22:22 -
piala dunia 15 April 2026 22:06 -
piala dunia 14 April 2026 23:34 -
piala dunia 14 April 2026 23:08 -
piala dunia 14 April 2026 21:03 -
piala dunia 14 April 2026 19:51
MOST VIEWED
- Neymar Dikejar Waktu: Hanya Punya 2 Bulan untuk Tembus Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
- FIFA Tolak Permintaan Timnas Iran Pindahkan Piala Dunia 2026 ke Meksiko: Bisa Bikin Logistik Terlalu Rumit
- Profil Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: Ini Kandang Kita
- Luis Suarez Buka Pintu Comeback ke Timnas Uruguay: Piala Dunia 2026 Jadi Panggilan Hati
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557515/original/033879000_1776332848-WhatsApp_Image_2026-04-16_at_16.43.57.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3637795/original/080026300_1637312813-Anggota_Komisi_II_DPR_RI_Rifqinizamy_Karsayuda.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557409/original/071050700_1776328079-Prabowo_Bahlil.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5332505/original/089616500_1756505846-WhatsApp_Image_2025-08-29_at_19.24.23.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557340/original/074139000_1776326278-IMG-20260416-WA0004.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557275/original/028154500_1776323982-Web-Cover-Ucapan-SNBP-2026.jpg)

