
Bola.net - Leonardo Spinazzola tak kuasa menahan emosinya setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Ia mengaku masih sulit percaya dengan hasil yang menimpa timnya.
Italia tersingkir usai kalah adu penalti 1-4 dari Bosnia dan Herzegovina dalam final play-off kualifikasi zona Eropa, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Laga di Stadion Bilino Polje sebelumnya berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.
Gli Azzurri sempat unggul lebih dulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15. Namun, Bosnia menyamakan kedudukan lewat Haris Tabakovic pada menit ke-79.
Situasi semakin sulit bagi Italia setelah Alessandro Bastoni mendapat kartu merah pada menit ke-41. Meski bertahan hingga extra time, tim asuhan Gennaro Gattuso akhirnya harus menyerah di babak adu penalti.
Tak Percaya Italia Tersingkir

Spinazzola mengungkapkan kekecewaan mendalam atas hasil tersebut. Ia menilai tim sudah berjuang keras meski bermain dengan 10 orang.
Menurutnya, Italia sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan. Namun, hasil akhir tidak berpihak kepada mereka.
"Saya masih tidak percaya kami tersingkir seperti ini, setelah memainkan pertandingan dengan 10 orang. Kami berjuang hingga adu penalti, kami bisa mencetak tiga atau empat gol, dan ini benar-benar kekecewaan besar bagi semua orang," ujar Spinazzola.
"Anak-anak Italia akan melihat Piala Dunia lagi tanpa Italia. Sangat menyedihkan melihat anak-anak muda menangis, saya berharap banyak yang akan menangis di masa depan," lanjutnya.
Evaluasi Jalannya Pertandingan

Spinazzola juga menyinggung beberapa momen dalam pertandingan yang dinilai tidak berjalan sesuai harapan. Ia menegaskan situasi semakin sulit sejak tim kehilangan satu pemain.
Meski demikian, ia tetap melihat adanya peluang yang sebenarnya bisa dimaksimalkan. Namun, ia tidak ingin terlalu lama membahas hal tersebut.
"Kami tahu akan sulit dengan 10 orang, tetapi kami memiliki tiga atau empat peluang. Tidak ada gunanya membicarakannya, ini benar-benar kekecewaan besar," kata Spinazzola.
"Kami tahu akan sulit dengan 10 orang, tetapi kami memiliki tiga atau empat peluang. Tidak ada gunanya membicarakannya, ini benar-benar kekecewaan besar," sambungnya.
Kesempatan Terakhir yang Terlewat

Kegagalan ini juga terasa lebih menyakitkan bagi Spinazzola secara pribadi. Ia mengakui bahwa ini kemungkinan menjadi kesempatan terakhirnya tampil di Piala Dunia.
Hal tersebut membuat rasa kecewa yang dirasakannya semakin besar. Ia menyampaikan penyesalannya kepada seluruh publik Italia.
"Bagi saya, tentu saja ini kesempatan terakhir. Saya minta maaf untuk seluruh Italia," ujar Spinazzola.
Sumber: Tuttomercatoweb
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 1 April 2026 13:448 Minggu Menakutkan Bagi Thomas Tuchel dan Timnas Inggris, Kenapa?
-
Piala Dunia 1 April 2026 12:14Leonardo Spinazzola Menangis Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 1 April 2026 13:44 -
Tim Nasional 1 April 2026 13:29 -
Piala Dunia 1 April 2026 13:00 -
Piala Dunia 1 April 2026 12:52 -
Liga Inggris 1 April 2026 12:49 -
Liga Inggris 1 April 2026 12:30
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 1 April 2026 13:54 -
piala dunia 1 April 2026 13:44 -
piala dunia 1 April 2026 13:00 -
piala dunia 1 April 2026 12:52 -
piala dunia 1 April 2026 12:23 -
piala dunia 1 April 2026 12:19
MOST VIEWED
- Kritik Keras untuk Rayan Cherki: Bukan Zidane, Hanya Level Pelapis!
- Hasil Inggris vs Jepang: The Three Lions Dipermalukan Kaoru Mitoma di Wembley
- Hasil Bosnia dan Herzegovina vs Italia: Kalah Dramatis, Italia Dipastikan Absen 3x Beruntun di Piala Dunia
- Bukan Prank April Mop, Italia Gagal (Lagi) ke Piala Dunia
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537055/original/020552800_1774408237-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525208/original/023013900_1773034243-Pramono_Sampah.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3894535/original/042247000_1641302185-20220104-PPKM_DKI_Jakarta_Naik_ke_Level_2-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543410/original/070969100_1775024671-1001075161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543344/original/019514500_1775022582-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016981/original/055489100_1652075718-20220905-FOTO---ASN-PEMROV-DKI-JAKARTA-Herman-2.jpg)

