
Bola.net - Era baru Timnas Italia di bawah komando pelatih Gennaro Gattuso akan segera dimulai pada malam ini. Gattuso akan memimpin Gli Azzurri untuk pertama kalinya dalam laga krusial melawan Estonia.
Pertandingan ini merupakan bagian dari ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga perdana Gattuso ini akan digelar di Bergamo pada Jumat (5/9/2025) malam waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.
Menjelang laga debutnya yang sangat dinantikan, Gattuso mengaku sangat terkesan dengan hari-hari pertamanya bersama tim. Ia memberikan pujian setinggi langit atas profesionalisme dan dukungan penuh yang ia terima dari seluruh elemen skuad.
Gattuso juga menegaskan kembali mengenai DNA sepak bola seperti apa yang ingin ia tanamkan dalam timnya. Simak penuturan lengkap sang pelatih jelang momen bersejarah dalam kariernya di bawah ini.
Awal yang Sempurna
Gennaro Gattuso akhirnya mendapatkan kesempatan pertamanya untuk bekerja secara langsung bersama para pemain Timnas Italia. Momen ini terjadi setelah ia resmi ditunjuk untuk menggantikan Luciano Spalletti pada 15 Juni lalu.
Pelatih yang akrab disapa Rino ini mengaku tidak bisa membayangkan sebuah awal yang lebih baik dari yang ia rasakan saat ini. Ia merasa sangat diterima oleh seluruh pemain, staf, dan orang-orang yang bekerja di federasi.
Menurutnya, semua pihak telah memberikan dukungan penuh dan menempatkan diri mereka untuk membantunya. Hal ini tentu menjadi sebuah modal yang sangat berharga bagi sang pelatih.
"Saya benar-benar tidak bisa membayangkan sesuatu yang lebih baik, skuad menempatkan dirinya untuk saya, bersama dengan semua orang yang bekerja di Federasi," kata Gattuso kepada Sky Sport Italia.
DNA Petarung Gli Azzurri
Menatap laga melawan Estonia, Gattuso mengharapkan sebuah pertandingan yang hebat dari anak asuhnya. Ia pun tak lupa memberikan pujian setinggi langit kepada para pemainnya atas sikap yang mereka tunjukkan.
Menurutnya, para pemain telah menunjukkan profesionalisme dan rasa kemanusiaan yang luar biasa. Ia juga kembali menekankan pentingnya rasa memiliki dan kebersamaan sebagai sebuah tim yang solid.
Gattuso menegaskan bahwa taktik dan teknik memang merupakan elemen yang penting dalam sepak bola. Namun, ia percaya ada hal lain yang menjadi ciri khas sejati dan kekuatan utama dari Timnas Italia.
"Kita bisa berbicara tentang taktik dan teknik sesuka kita, tetapi sejarah mengatakan bahwa kolektivitas dan semangat juang adalah bagian dari DNA sepak bola kita," tegasnya.
Fokus Penuh, Tahan Emosi
Lebih lanjut, Gattuso mengaku bahwa ia belum merasakan gejolak emosi yang berlebihan jelang laga debutnya ini. Untuk saat ini, ia lebih memilih untuk fokus penuh pada persiapan teknis dan strategi tim.
Ia mengatakan bahwa dirinya merasakan tekanan yang sama seperti saat masih aktif bermain sebagai seorang pemain. Baginya, konsentrasi adalah kunci utama yang harus dijaga menjelang sebuah pertandingan penting.
Meski begitu, ia memprediksi bahwa akan ada sedikit luapan emosi saat wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. Namun, untuk saat ini ia hanya ingin berkonsentrasi pada pekerjaannya.
"Kita tahu ada tugas yang sangat berat di hadapan kita, tetapi kita harus memberikan segalanya," sambungnya singkat.
Duka dan Penghormatan untuk Giorgio Armani
Di tengah persiapan jelang laga, skuad Timnas Italia juga sedang diselimuti oleh kabar duka. Perancang busana legendaris asal Italia, Giorgio Armani, dikabarkan meninggal dunia hari ini di usia 91 tahun.
Seperti yang diketahui, Armani memiliki hubungan yang sangat erat dengan Timnas Italia. Ia adalah sosok di balik desain jas resmi yang sering dikenakan oleh para pemain dan staf dalam berbagai turnamen besar.
Gattuso pun memastikan bahwa akan ada sebuah pesan penghormatan khusus yang akan diberikan oleh tim untuk Armani sebelum laga dimulai. Ia juga turut mengenang sosok desainer legendaris tersebut secara pribadi.
"Kita telah kehilangan seorang pria hebat, yang mewujudkan kelas dan kualitas. Saya bertemu dengannya di sebuah pertandingan bola basket, dia sangat mencintai olahraga," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
-
Liga Champions 21 Januari 2026 11:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:24 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:10 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:06Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 12:48 -
Liga Spanyol 21 Januari 2026 12:17 -
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17 -
Lain Lain 21 Januari 2026 11:58 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:44 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 11:40
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 19 Januari 2026 23:50 -
piala dunia 19 Januari 2026 13:01 -
piala dunia 19 Januari 2026 09:20 -
piala dunia 9 Januari 2026 17:58 -
piala dunia 3 Januari 2026 00:49 -
piala dunia 2 Januari 2026 09:11
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479367/original/064115100_1768975729-IMG-20260121-WA0044.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4571980/original/096727300_1694494346-364947854_988712392388985_468280612060778233_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478065/original/018458500_1768890334-ibu.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5479356/original/013937200_1768975045-puluhan-siswa-di-kulon-progo-diduga-keracunan-mbg-3a1f73.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5280954/original/009632900_1752299185-c1c8ad8b-1c19-4eff-8aa1-bdcf76216eea.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478781/original/040950500_1768923114-11.jpg)
