
Bola.net - Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise kerap menghiasi pembicaraan ketika Prancis tampil di Piala Dunia 2026. Namun, perjalanan Prancis tidak hanya dibangun oleh ketajaman lini depan.
Di balik kemenangan demi kemenangan, terdapat lini pertahanan yang bekerja tanpa banyak mendapat perhatian. Mereka tampil tenang, disiplin, dan mampu mematahkan berbagai ancaman lawan.
Kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay di Philadelphia memperlihatkan wajah lain Prancis. Tim asuhan Didier Deschamps mampu mengendalikan pertandingan tanpa memberikan banyak peluang kepada lawan.
Hasil tersebut melengkapi catatan tiga clean sheet dari lima pertandingan yang telah dijalani Prancis. Statistik itu menjadi gambaran bahwa keseimbangan tim menjadi modal utama untuk terus menjaga mimpi meraih gelar dunia.
Pertahanan yang Bekerja dengan Kompak dalam Senyap
William Saliba, Dayot Upamecano, Lucas Digne, dan Jules Kounde tampil kompak sepanjang pertandingan menghadapi Paraguay. Permainan fisik yang diperagakan lawan tidak mampu merusak organisasi pertahanan mereka.
Saliba mengakui pertandingan berlangsung berat, tetapi kemenangan seperti itu memiliki arti besar dalam turnamen singkat. "Tidak mudah, tetapi kemenangan seperti ini juga memberi manfaat. Ini Piala Dunia, kami tahu kemenangan tidak datang dengan mudah. Kami siap bertarung. Kami tidak kebobolan, kami meraih clean sheet lagi dan kemenangan lagi. Saya berharap kami bisa mempertahankan ini."
Ketangguhan lini belakang juga membuat Mike Maignan menjalani malam yang relatif tenang. Kiper Prancis itu lebih sering memainkan bola dengan kaki daripada melakukan penyelamatan menggunakan tangannya.
Menang dengan Kepala Tetap Dingin
Prancis sudah mengetahui tantangan yang akan diberikan Paraguay sebelum pertandingan dimulai. Tim pelatih meminta seluruh pemain tetap fokus agar tidak terpancing permainan keras lawan.
Saliba mengungkapkan pesan tersebut berhasil dijalankan sepanjang laga. "Kami mendapat peringatan dari pelatih dua atau tiga jam sebelum pertandingan. Ia memperlihatkan beberapa video dan menjelaskan bahwa mereka akan bermain sangat dekat, melakukan pelanggaran, dan mencoba memancing emosi kami. Kami harus tetap fokus penuh karena jika energi kami habis akibat hal itu, kami akan kehilangan arah. Kami berhasil tetap fokus."
Ryan Cherki merasakan manfaat dari pertandingan dengan tensi tinggi tersebut. Menurutnya, Prancis mampu membuktikan bahwa mereka tidak hanya piawai memainkan sepak bola atraktif, tetapi juga siap menghadapi pertarungan fisik.
Modal Berharga Menuju Ujian Berikutnya
Konsistensi lini belakang telah menjadi salah satu kekuatan terbesar Prancis sepanjang turnamen. Selain Paraguay, mereka juga mencatat clean sheet saat mengalahkan Swedia dan Irak dengan skor identik 3-0.
Hingga babak perempat final, Prancis baru kebobolan dua gol. Catatan itu memberikan kepercayaan diri menjelang laga melawan Maroko yang akan menentukan langkah menuju semifinal.
Tidak semua kemenangan lahir dari pesta gol atau aksi individu yang memikat. Bagi Prancis, mimpi menuju puncak Piala Dunia 2026 juga dibangun dengan pertahanan kokoh yang bekerja dalam senyap dan hampir tanpa cela.
Sumber: FIFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026 07:19Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 21:00Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Inggris 20 Agustus 2026 20:30Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
-
Liga Inggris 20 Agustus 2026 20:13Jadwal Liga Inggris 2026/27: Tiga Laga Besar pada Matchweek Pembuka di Vidio
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 20:01Di Mana Posisi Curtis Jones jika Gabung Inter Milan?
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 20 Agustus 2026 20:07Mengenal Sesar Opak, Patahan Aktif di Balik Gempa Bantul
-
Liputan6 20 Agustus 2026 19:44Gempa M3,5 Guncang Bantul Dipicu Aktivitas Sesar Opak
-
Liputan6 20 Agustus 2026 19:16Teknisi WiFi Diserang Geng Motor di Subang, Jari Putus
-
Liputan6 20 Agustus 2026 19:06Imbas Kabut Asap Tebal, Penerbangan ke Muara Teweh Batal 2 Hari
-
Liputan6 20 Agustus 2026 19:05Duduk Perkara Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan
-
Liputan6 20 Agustus 2026 19:00Basri Diduga Jadi Koordinator Narkoba 3 Klub Malam Batam
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329246/original/040400200_1787230124-IMG_20260820_184140.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329239/original/081792400_1787228428-431763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329233/original/084915100_1787227793-bandara-muhammad-sidik.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303986/original/055669400_1784703669-IMG-20260722-WA0144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329212/original/046774600_1787226950-IMG_5573.jpg)
