
Bola.net - Timnas Jerman baru saja memetik kemenangan tipis 2-1 dalam laga uji coba melawan Ghana. Gol penalti Kai Havertz dan penyelesaian akhir Deniz Undav memastikan hasil positif ini setelah sebelumnya mereka menang dramatis 4-3 atas Swiss.
Namun, hasil di papan skor tidak sepenuhnya membuat Julian Nagelsmann tersenyum lebar. Pelatih Die Mannschaft tersebut melihat ada celah besar yang bisa mengancam ambisi mereka di panggung dunia.
Kemenangan di laga persahabatan ini seharusnya menjadi modal kepercayaan diri. Masalahnya, Nagelsmann justru menyoroti penurunan kedisiplinan taktik yang terjadi di tengah pertandingan.
Ia merasa anak asuhnya mulai bermain di luar skema yang telah disepakati. Hal ini dianggap sebagai risiko besar yang tidak perlu diambil oleh tim sekaliber Jerman.
Penyakit Freestyle yang Kambuh

Jerman sebenarnya memulai laga dengan sangat dominan di 25 menit awal. Ghana bahkan nyaris tidak diberi kesempatan untuk melewati garis tengah lapangan karena tekanan konstan yang diterapkan Havertz dkk.
Nahas, dominasi tersebut justru membuat para pemain kehilangan kesabaran. Nagelsmann menilai timnya mulai meninggalkan posisi asli mereka dan bermain terlalu bebas atau "freestyle", persis seperti saat melawan Swiss.
Kondisi ini membuat struktur tim menjadi berantakan. Akibatnya, aliran bola menjadi tidak aman dan Jerman mulai rentan terkena serangan balik cepat dari lawan.
"Karena permainan berjalan sangat, sangat baik, kami menjadi agak tidak sabar dan berhenti mempertahankan posisi. Terjadi banyak freestyle lagi, persis seperti saat melawan Swiss. Dan terkadang kami tidak cukup aman saat memegang bola untuk melakukan freestyle semacam itu," ungkap Julian Nagelsmann.
Ancaman Cuaca Panas Amerika

Nagelsmann memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai kritikannya terhadap gaya bebas para pemain. Ia menegaskan bahwa tidak semua pemain di skuadnya cocok dengan gaya bermain yang berpindah-pindah posisi secara liar.
Beberapa pemain justru tampil jauh lebih efektif saat mereka terpaku pada peran aslinya. Kedisiplinan struktur ini dianggap kunci untuk menjaga keseimbangan tim, terutama dalam fase transisi.
Pelatih berusia 38 tahun itu juga mengingatkan faktor eksternal yang akan mereka hadapi di Amerika Serikat nanti. Suhu udara yang tinggi menuntut efisiensi energi yang maksimal dari setiap pemain.
Struktur yang kacau memaksa pemain berlari lebih jauh untuk menutup lubang. Hal ini dianggap sebagai pemborosan tenaga yang bisa berakibat fatal di turnamen resmi.
"Tim ini mempersulit diri mereka sendiri. Anda bisa mencegah tujuh atau delapan dari sepuluh serangan balik jika Anda tetap disiplin dalam struktur," kritiknya.
Menuntut Kesabaran di Lini Depan
Meskipun memuji gairah menyerang timnya, Nagelsmann meminta anak asuhnya untuk tidak terburu-buru mengunci kemenangan. Ia lebih memilih gol yang lahir di menit akhir daripada harus kebobolan banyak gol akibat kecerobohan taktik.
Baginya, menang dengan cara yang benar jauh lebih penting daripada sekadar mencetak banyak gol tapi rapuh di belakang. Kesabaran menjadi poin utama yang ia tekankan untuk sisa masa persiapan menuju Piala Dunia.
"Mereka ingin menang dan mencetak gol, tapi cukup bagi kami jika melakukannya di menit akhir. Hal yang penting adalah kami tidak kebobolan dua atau tiga gol karena terjebak serangan balik," tegas sang pelatih.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026 07:19Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 September 2026 19:05Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
-
Liga Spanyol 4 September 2026 18:30Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
-
Liga Champions 4 September 2026 17:55Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
-
Liga Inggris 4 September 2026 17:48Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
piala dunia 3 September 2026 13:133 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
-
piala dunia 1 September 2026 05:12Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 19:29Hujan Akhirnya Menyapa Pontianak
-
Liputan6 4 September 2026 19:10Hukuman 2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipangkas dan Batal Dipecat
-
Liputan6 4 September 2026 18:30Banjarbaru Buka Rumah Oksigen 24 Jam Hadapi Kabut Asap
-
Liputan6 4 September 2026 18:30Kawal Arahan Presiden, Bahlil Dorong Kerja Sama Energi RI-Rusia
-
Liputan6 4 September 2026 18:17Update Kebakaran Apartemen Pavilion, 33 Orang Berhasil Dievakuasi
-
Liputan6 4 September 2026 18:00Polisi Bongkar Penyelundupan 150 Ribu Benih Lobster di Bogor
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340860/original/078027400_1788524971-1002269829.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569416/original/031673100_1777441882-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340835/original/050371000_1788521462-kepolisian-buka-posko-kesehatan-warga-terdampak-karhutla-2855752.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405392/original/038546200_1762478198-8171642d-7f36-4b4a-8854-cd3977b193f0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340433/original/019222900_1788505106-bd18d704-271a-4c45-b584-ee025888aa4d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340818/original/020857700_1788519050-d7a656f6-5a03-4527-9746-7dacb9904fda.jpg)
