
Bola.net - Timnas Italia dipastikan gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia setelah kalah dalam adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina di Zenica. Kekalahan ini menjadi pukulan berat, bukan hanya bagi tim, tetapi juga bagi seluruh ekosistem sepak bola Italia.
Sempat muncul harapan ketika Moise Kean membawa Gli Azzurri unggul di Stadion Bilino Polje. Namun, kartu merah Alessandro Bastoni memaksa tim asuhan Gennaro Gattuso mengubah pendekatan secara drastis. Dari bermain menyerang, mereka harus bertahan total dalam tekanan tinggi.
Situasi semakin sulit karena Italia harus bermain dengan sepuluh orang dalam waktu yang panjang di hadapan publik tuan rumah. Tekanan tersebut akhirnya berbuah gol penyeimbang dari Haris Tabakovic di penghujung waktu normal, meski Gianluigi Donnarumma sebelumnya tampil gemilang di bawah mistar.
Di babak adu penalti, kegagalan Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante menjadi penentu kekalahan. Setelah peluit akhir, Gennaro Gattuso tampil ke depan untuk memikul tanggung jawab atas hasil pahit tersebut.
Pertahanan di Parit Perlindungan Zenica
Italia sebenarnya memulai laga dengan sangat baik. Gol cepat Moise Kean pada menit ke-15 lahir dari skema serangan balik yang rapi dan efektif, membuat lini belakang Bosnia sempat kehilangan kendali. Namun, ritme positif itu terhenti seketika setelah Bastoni diusir keluar lapangan.
Sejak saat itu, arah pertandingan berubah total. Italia terpaksa menumpuk pemain di lini belakang dan lebih banyak bertahan di wilayah sendiri. Ruang gerak mereka semakin terbatas seiring meningkatnya tekanan lawan.
Donnarumma menjadi sosok kunci dengan serangkaian penyelamatan penting yang menjaga asa tetap hidup. Meski begitu, pertahanan Italia akhirnya runtuh menjelang akhir babak kedua. Skor imbang memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan dengan tensi yang semakin tinggi.
Menolak Komentari Wasit Clement Turpin
Ketegangan memuncak di babak tambahan waktu ketika Marco Palestra dijatuhkan saat berada dalam posisi menjanjikan. Para pemain Italia menuntut kartu merah, tetapi wasit Clement Turpin hanya memberikan kartu kuning.
Reaksi keras terlihat dari Gattuso di pinggir lapangan. Keputusan tersebut terasa menambah beban di tengah situasi yang sudah sulit. Meski demikian, ia memilih merespons dengan sikap yang lebih tenang setelah pertandingan usai.
"Saya tidak ingin berbicara tentang wasit atau apa pun, tetapi ini adil untuk hari ini, inilah sepak bola," ujar Gennaro Gattuso.
Ia mengakui bahwa sepak bola selalu menghadirkan sisi manis dan pahit. Namun, hasil di Zenica tetap menjadi salah satu yang paling sulit ia terima.
Kekecewaan Gattuso
Setelah adu penalti berakhir, emosi Gattuso tak terbendung. Di balik kekecewaan itu, ia tetap menegaskan kebanggaannya terhadap perjuangan para pemain yang bertarung hingga batas terakhir.
"Jika Anda menusuk saya dengan belati hari ini, tidak akan ada yang keluar, darah saya sudah habis," katanya kepada RAI Sport.
Menurutnya, para pemain telah memberikan segalanya untuk tim nasional. Dalam kondisi tertekan, mereka tetap menunjukkan semangat, solidaritas, dan komitmen yang tinggi.
"Pemain-pemain ini tidak pantas menerima hasil ini setelah semua upaya, cinta, dan tekad yang mereka berikan," lanjutnya.
Ia juga menyoroti pentingnya Piala Dunia bagi perkembangan sepak bola Italia. Karena itu, tersingkir dengan cara seperti ini terasa sangat menyakitkan, terutama setelah perjuangan panjang yang telah dilalui.
Teka-teki Kursi Pelatih Italia
Kegagalan ini langsung memicu spekulasi tentang masa depan Gattuso sebagai pelatih. Tekanan publik dipastikan meningkat, tetapi ia menilai ini bukan waktu yang tepat untuk membahas kelanjutan posisinya.
Fokus utamanya tetap pada tanggung jawab yang belum tercapai: membawa Italia kembali ke panggung dunia. Karena itu, ia merasa perlu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
"Saya pribadi meminta maaf karena tidak berhasil melakukannya, tetapi para pemain ini sudah memberikan segalanya," ujarnya.
Untuk saat ini, masa depan Gattuso masih belum jelas. Ia memilih menyoroti kerja keras tim yang dinilainya luar biasa, meski hasil akhir tidak berpihak. Kekecewaan ini pun dipastikan akan membekas lama di ruang ganti Italia.
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
-
Piala Dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 06:49Deadline Terlewati, Enzo Fernandez Dipastikan Tetap di Chelsea
-
Liga Italia 15 Agustus 2026 06:31Davide Frattesi Resmi Gabung Lazio dari Inter dengan Status Pinjaman
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 05:39Konsorsium Jeff Bezos Beli Saham Minoritas Liverpool
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 23:30Setelah Chalobah, Como Ingin Comot Pemain Chelsea Ini Lagi?
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 22:30Cody Gakpo Sepakat Gabung Tottenham
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 21:30Reuni dengan Amorim, Manchester United Siapkan 25 Pemain untuk Hadapi AC Milan
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
SOROT
-
Liputan6 15 Agustus 2026 06:30Top 3: Prabowo Ungkap Arsitektur RAPBN 2027
-
Liputan6 15 Agustus 2026 06:00Saham TINS, SMGR dan GIAA Kompak Terbang Usai Pidato Prabowo
-
Liputan6 14 Agustus 2026 23:47Kontribusi Dividen BUMN 2026 Diprediksi Sentuh Rp 200 Triliun
-
Liputan6 14 Agustus 2026 23:19OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas
-
Liputan6 14 Agustus 2026 23:06BEI Ungkap Alasan IHSG Melonjak Setelah Pidato Prabowo
-
Liputan6 14 Agustus 2026 23:00Anggaran MBG Rp 240 Triliun Masih dari Pos Pendidikan, Purbaya Beri Penjelasan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323914/original/089450400_1786680755-pid6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755718/original/069568600_1778657615-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316292/original/041946800_1755231248-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4184395/original/026585700_1665141029-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303107/original/029463000_1754045559-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_16.22.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295138/original/014802100_1783915653-mbg5.jpg)
