
Bola.net - Tunisia punya modal dan harapan besar untuk mengarungi Piala Dunia 2022 di Qatar nanti. Di tangan Jalel Kadri, Tunisia optimis dapat memberikan kejutan di Piala Dunia 2022 dengan materi pemain yang mereka miliki.
Tunisia berhasil mendapatkan satu tiket ke Qatar sebagai wakil benua Afrika. Tunisia berhasil melewati para pesaingnya dengan pelatih sebelumnya, Mondher Kebaier. Namun di laga terakhir melawan Mali, Kebaier tidak mampu menemani Tunisia berjuang ke Piala Dunia.
Jalel Kadri yang sebelumnya menjadi asisten Kebaier diangkat menjadi pelatih kepala Tunisia di Fase Ketiga Kualifikasi Piala Dunia zona Afrika. Kepercayaan timnas Tunisia dibayar tuntas dengan satu tiket ke Piala Dunia 2022.
Menang atas Mali dengan agregat 1-0, Kadri bersama Tunisia masuk ke Putaran Final Piala Dunia dengan tergabung di Grup D. Dengan kemampuannya, Kadri akan memberikan kejutan di Grup D yang berisi Prancis, Denmark, dan Australia.
Di pertandingan pertama, taktik Jalel Kadri terbukti cukup jitu. Ia berhasil membawa timnas Tunisia menahan imbang timnas Denmark dengan skor 0-0.
Yuk intip profil Kadri selengkapnya di bawah ini.
Perjalanan Kepelatihan Jalel Kadri
Sebelum menjadi pelatih timnas Tunisia, nama Jalel Kadri mungkin terdengar asing ditelinga pecinta sepak bola dunia. Namun bagi pecinta sepak bola Tunisia, Jalel Kadri merupakan salah satu pelatih top di negara tersebut.
Pelatih berusia 50 tahun ini punya riwayat kepelatihan yang panjang bersama tim-tim Liga Tunisia. Terhitung belasan klub Tunisia yang pernah memakai jasa Jalel Kadri sebagai pelatih sejak mengawali karier kepelatihannya pada 2008.
Di timnas Tunisa sendiri, Jalel Kadri baru diangkat sebagai pelatih kepala pada Januari 2022 setelah satu musim menjadi asisten pelatih. Di bawah racikan Jalel Kadri, Tunisia berhasil memenangkan lima dari delapan laga yang dijalani. Kadri juga baru menelan satu kekalahan saat melawan Brasil dalam laga persahabatan.
Strategi dan Taktik Andalan Jalel Kadri
Jalel Kadri termasuk pelatih yang memiliki satu pakem formasi dalam menjalankan satu tim. Di timnas Tunisia, Jalel Kadri juga menerapkan pakem terbaiknya yakni formasi 4-3-3 menyerang.
Dari delapan laga yang dijalani Kadri bersama Tunisia, tujuh laga diantaranya memakai formasi 4-3-3 menyerang. Satu laga sisanya, Kadri memakai formasi 4-5-1 flat saat menang melawan Chili 2-0 dalam laga persahabatan.
Namun bukan berarti Jalel Kadri tak memiliki formasi alternative bagi timnas Tunisia. Sebelum melatih timnas Tunisia, Jalel Kadri juga sering menggunakan formasi 4-1-4-1 dan 4-5-1 bersama klub Tunisia, Stade Tunisien.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
- Menunggu Amukan Kylian Mbappe di Piala Dunia 2022: Rekor Gol Bawa Prancis Juara!
- Demi Nonton Piala Dunia 2022, Warga Arab Saudi Jalan Kaki 1.600 km dari Jeddah ke Doha!
- Piala Dunia 2022 Dipastikan Nyaman untuk Penyandang Disabilitas
- Membedah Kekuatan Polandia di Piala Dunia 2022: Si Robert Lewandowski FC!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 1 November 2026 10:14Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Inggris 1 November 2026 09:10Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
-
Liga Inggris 1 November 2026 09:00Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
-
Liga Spanyol 1 November 2026 08:51Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
-
Liga Italia 1 November 2026 08:28Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
-
Liga Italia 1 November 2026 08:21Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 1 November 2026 09:46Ketua Kadin Lapor Prabowo, Investasi Dalam Negeri Rp 2.000 Triliun
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9387406/original/067213100_1793501415-atlet-suram-88e80b.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474423/original/065994600_1768476612-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
