
Bola.net - Di bawah pelatih baru, Gerardo Martino, Argentina berhasil membalas kekalahan di final Piala Dunia 2014 lalu atas Jerman. Dalam partai uji coba di Dusseldorf (04/08), Die Mannschaft kalah 2-4.
Sang juara dunia mengawali pertandingan dengan percaya diri, mereka menguasai jalannya bola dan membuat pemain-pemain Argentina mengejar bola. Hingga pada menit ketujuh Mario Gomez muncul untuk menyambut umpan Toni Kroos, sayang usaha Gomez tak maksimal sehingga bola mudah diamankan Sergio Romero.
Argentina yang terus membayangi pergerakan pemain-pemain Jerman belum juga mampu menembus pertahanan yang kali ini digalang oleh Howedes dan Ginter, setidaknya sampai menit ke-20. Angel Di Maria yang bebas di depan kotak penalti mengangkat bola ke depan gawang dan langsung disambar oleh Sergio Aguero yang menembus jebakan offside.
Tiga menit kemudian Toni Kroos membuang peluang untuk menyamakan skor setelah Demichelis melakukan kesalahan dengan memberikan penguasaan bola pada Marco Reus.
Pengaruh Di Maria dalam permainan Albiceleste begitu terasa. Lima menit sebelum babak pertama usai, Di Maria yang diplot di sisi kanan memberi satu assist lagi atas terciptanya gol Erik Lamela yang melepaskan tendangan voli di muka gawang Manuel Neuer.
Babak pertama ditutup dengan kegagalan Gomez memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Reus. Argentina mempertahankan keunggulan 2-0 atas tuan rumah.
Hujan gol terjadi hanya dalam waktu tujuh menit di awal babak kedua.
Assist ketiga Di Maria berujung sundulan Federico Fernandez di menit 47 dan tiga menit kemudian, pemain termahal di Manchester United tersebut mencantumkan namanya dalam papan skor dengan chip ball terukur.
Sayang keunggulan empat gol Argentina tak bertahan, pemain Chelsea, Andre Schurrle memperkecil skor pada menit 52.
Pertahanan Argentina harus kebobolan lagi, 12 menit memasuki akhir pertandingan Federico Fernandez melakukan gol bunuh diri setelah tendangan Mario Gotze mengenainya.
Tanpa ada gol tambahan di sisa pertandingan Argentina pun pulang dengan senyuman. Sementara Joachim Loew harus berpikir keras untuk memberi reaksi di pertandingan kualifikasi Euro 2016 saat menghadapi Skotlandia (08/09) pekan depan.
Susunan pemain
Jerman : Manuel Neuer (Weidenfeller 46); Kevin Grosskreutz, Matthias Ginter, Benedikt Howedes, Erik Durm; Christoph Kramer, Toni Kroos, Andre Schurrle (Thomas Muller 57), Marco Reus, Julian Draxler (Podolski 33) ; Mario Gomez (Gotze 57)
Argentina : Sergio Romero; Pablo Zabaleta, Federico Fernandez, Martin Demichelis, Marcos Rojo; Enzo Perez (A Fernandez 46), Javier Mascherano, Lucas Biglia; Erik Lamela (Gago 68), Angel Di Maria, Sergio Aguero. (bola/dct)
Sang juara dunia mengawali pertandingan dengan percaya diri, mereka menguasai jalannya bola dan membuat pemain-pemain Argentina mengejar bola. Hingga pada menit ketujuh Mario Gomez muncul untuk menyambut umpan Toni Kroos, sayang usaha Gomez tak maksimal sehingga bola mudah diamankan Sergio Romero.
Argentina yang terus membayangi pergerakan pemain-pemain Jerman belum juga mampu menembus pertahanan yang kali ini digalang oleh Howedes dan Ginter, setidaknya sampai menit ke-20. Angel Di Maria yang bebas di depan kotak penalti mengangkat bola ke depan gawang dan langsung disambar oleh Sergio Aguero yang menembus jebakan offside.
Tiga menit kemudian Toni Kroos membuang peluang untuk menyamakan skor setelah Demichelis melakukan kesalahan dengan memberikan penguasaan bola pada Marco Reus.
Pengaruh Di Maria dalam permainan Albiceleste begitu terasa. Lima menit sebelum babak pertama usai, Di Maria yang diplot di sisi kanan memberi satu assist lagi atas terciptanya gol Erik Lamela yang melepaskan tendangan voli di muka gawang Manuel Neuer.
Babak pertama ditutup dengan kegagalan Gomez memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Reus. Argentina mempertahankan keunggulan 2-0 atas tuan rumah.
Hujan gol terjadi hanya dalam waktu tujuh menit di awal babak kedua.
Assist ketiga Di Maria berujung sundulan Federico Fernandez di menit 47 dan tiga menit kemudian, pemain termahal di Manchester United tersebut mencantumkan namanya dalam papan skor dengan chip ball terukur.
Sayang keunggulan empat gol Argentina tak bertahan, pemain Chelsea, Andre Schurrle memperkecil skor pada menit 52.
Pertahanan Argentina harus kebobolan lagi, 12 menit memasuki akhir pertandingan Federico Fernandez melakukan gol bunuh diri setelah tendangan Mario Gotze mengenainya.
Tanpa ada gol tambahan di sisa pertandingan Argentina pun pulang dengan senyuman. Sementara Joachim Loew harus berpikir keras untuk memberi reaksi di pertandingan kualifikasi Euro 2016 saat menghadapi Skotlandia (08/09) pekan depan.
Susunan pemain
Jerman : Manuel Neuer (Weidenfeller 46); Kevin Grosskreutz, Matthias Ginter, Benedikt Howedes, Erik Durm; Christoph Kramer, Toni Kroos, Andre Schurrle (Thomas Muller 57), Marco Reus, Julian Draxler (Podolski 33) ; Mario Gomez (Gotze 57)
Argentina : Sergio Romero; Pablo Zabaleta, Federico Fernandez, Martin Demichelis, Marcos Rojo; Enzo Perez (A Fernandez 46), Javier Mascherano, Lucas Biglia; Erik Lamela (Gago 68), Angel Di Maria, Sergio Aguero. (bola/dct)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 17:30Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 17:01Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:50Prediksi Brasil vs Mesir 7 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

