
Bola.net - Telah memastikan lolos ke Brasil, Italia hampir dipermalukan tamunya, Armenia di San Paolo. Bermain di laga pamungkas Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2014, kedua tim bermain imbang 2-2 dini hari tadi (16/10).
Armenia mencetak gol melalui aksi Yura Movsisyan (5') dan satu gol disumbangkan bintang mereka Henrikh Mkhitaryan (70'). Sedangkan Azzurri membalas lewat Alessandro Florenzi dan Mario Balotelli (24' 76').
Adanya beberapa pilar Azzurri yang bermasalah dengan kebugaran sepertinya berhasil dimanfaatkan Armenia di awal laga. Pertandingan baru berjalan lima menit tim tamu mampu mencuri gol terlebih dulu melalui Movsisyan.
Kesalahan Alberto Aquilani mampu dimanfaatkan oleh Henrikh Mkhitaryan sebelum akhirnya bintang Borussia Dortmund tersebut memberikan bola kepada Movsisyan. Tanpa kesalahan, Movsisyan memperdayai Marchetti.
Tertinggal satu gol, tuan rumah mulai menyusun serangan balasan. Namun tim tamu memberikan perlawanan alot. Keinginan untuk membawa pulang tiga poin tampaknya cukup kuat mempengaruhi permainan Armenia.
Namun akhirnya Azzurri mampu menyamakan kedudukan. Sundulan jarak dekat Florenzi berhasil membuat tim tamu harus kembali berjuang memburu gol. Hingga jeda babak pertama, kedudukan 1-1 masih bertahan.
Memasuki babak kedua, kedua tim masih menunjukkan permainan atraktif. Italia yang telah memastikan lolos ke Brasil sebenarnya tak terlalu memiliki kepentingan di laga ini. Namun menjaga kehormatan di depan pendukung sendiri menjadi motivasi bagi Andrea Pirlo dan kawan-kawan.
Tim tamu tak mengenal menyerah dalam laga kali ini. Mereka terus menerus memaksa tuan rumah mengeluarkan tenaga ekstra. Hasilnya, gol yang mereka tunggu-tunggu kembali hadir. Kali ini Mkhitaryan yang menjadi pencetak gol. Aksinya mampu membuat Marchetti kembali memungut bola dari jalanya.
Bukan Italia jika menyerah begitu saja. Masuk sebagai pemain pengganti, Balotelli menjadi pahlawan di menit ke 76. Pemain yang terkenal bengal tersebut sukses menjebol gawang tim tamu sekaligus menyamakan kedudukan.
Pertandingan sampai di sepuluh menit akhir. Kedua tim masih belum menyerah dalam memburu gol. Di menit rawan seperti ini, siapapun berpeluang tentunya menambah keunggulan atau bahkan mengunci kemenangan. Namun hingga injury time diberikan wasit, tak ada gol tercipta. Dan kedudukan tersebut tak berubah hingga pertandingan usai.
Starting line-up kedua tim:
ITALIA (4-1-4-1): Marchetti; Abate, Astori, Bonucci, Pasqual; Pirlo; Florenzi (Candreva 60), Aquilani (Rossi 73'), Montolivo, Insigne; Osvaldo (Balotelli 54').
ARMENIA (4-4-2): Berezovski; Arzumanyan, Hayrapetyan (Hovhannisyan 63'), Mkoyan, Haroyan; Mkrtchyan, Ozbiliz (Sarkisov 78'), Ghazaryan, Mkhitaryan; Yedigaryan (Pizzelli 90'), Movsisyan. (bola/gag)
Armenia mencetak gol melalui aksi Yura Movsisyan (5') dan satu gol disumbangkan bintang mereka Henrikh Mkhitaryan (70'). Sedangkan Azzurri membalas lewat Alessandro Florenzi dan Mario Balotelli (24' 76').
Adanya beberapa pilar Azzurri yang bermasalah dengan kebugaran sepertinya berhasil dimanfaatkan Armenia di awal laga. Pertandingan baru berjalan lima menit tim tamu mampu mencuri gol terlebih dulu melalui Movsisyan.
Kesalahan Alberto Aquilani mampu dimanfaatkan oleh Henrikh Mkhitaryan sebelum akhirnya bintang Borussia Dortmund tersebut memberikan bola kepada Movsisyan. Tanpa kesalahan, Movsisyan memperdayai Marchetti.
Tertinggal satu gol, tuan rumah mulai menyusun serangan balasan. Namun tim tamu memberikan perlawanan alot. Keinginan untuk membawa pulang tiga poin tampaknya cukup kuat mempengaruhi permainan Armenia.
Namun akhirnya Azzurri mampu menyamakan kedudukan. Sundulan jarak dekat Florenzi berhasil membuat tim tamu harus kembali berjuang memburu gol. Hingga jeda babak pertama, kedudukan 1-1 masih bertahan.
Memasuki babak kedua, kedua tim masih menunjukkan permainan atraktif. Italia yang telah memastikan lolos ke Brasil sebenarnya tak terlalu memiliki kepentingan di laga ini. Namun menjaga kehormatan di depan pendukung sendiri menjadi motivasi bagi Andrea Pirlo dan kawan-kawan.
Tim tamu tak mengenal menyerah dalam laga kali ini. Mereka terus menerus memaksa tuan rumah mengeluarkan tenaga ekstra. Hasilnya, gol yang mereka tunggu-tunggu kembali hadir. Kali ini Mkhitaryan yang menjadi pencetak gol. Aksinya mampu membuat Marchetti kembali memungut bola dari jalanya.
Bukan Italia jika menyerah begitu saja. Masuk sebagai pemain pengganti, Balotelli menjadi pahlawan di menit ke 76. Pemain yang terkenal bengal tersebut sukses menjebol gawang tim tamu sekaligus menyamakan kedudukan.
Pertandingan sampai di sepuluh menit akhir. Kedua tim masih belum menyerah dalam memburu gol. Di menit rawan seperti ini, siapapun berpeluang tentunya menambah keunggulan atau bahkan mengunci kemenangan. Namun hingga injury time diberikan wasit, tak ada gol tercipta. Dan kedudukan tersebut tak berubah hingga pertandingan usai.
Starting line-up kedua tim:
ITALIA (4-1-4-1): Marchetti; Abate, Astori, Bonucci, Pasqual; Pirlo; Florenzi (Candreva 60), Aquilani (Rossi 73'), Montolivo, Insigne; Osvaldo (Balotelli 54').
ARMENIA (4-4-2): Berezovski; Arzumanyan, Hayrapetyan (Hovhannisyan 63'), Mkoyan, Haroyan; Mkrtchyan, Ozbiliz (Sarkisov 78'), Ghazaryan, Mkhitaryan; Yedigaryan (Pizzelli 90'), Movsisyan. (bola/gag)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

