
Bola.net - Virus Corona merupakan masalah terbesar yang mengancam dunia, juga sepak bola. Ini adalah kesempatan sepak bola untuk melakukan hal yang benar dan menghentikan pertandingan di seluruh dunia, untuk membantu pemerintah mengatasi situasi sulit yang sebenarnya.
Kuncinya ada di Piala Dunia 2022 Qatar yang dijadwalkan pada musim dingin Eropa. Sampai saat ini, belum ada gambaran pasti tentang bagaimana mengatur jadwal untuk turnamen paling bergengsi di dunia sepak bola itu.
Jauh sebelum itu, sekarang sepak bola pun sudah kewalahan mengatasi penyebaran wabah virus corona alias Covid-19. Beberapa pertandingan dipercepat, beberapa ditunda. Juga ada keputusan pertandingan tanpa penonton.
Mengutip Express, sebenarnya hanya ada satu solusi yang masuk akal: Hentikan semua pertandingan kompetitif sekarang -- dan jangan mulai lagi sampai Agustus 2020 nanti. Mengapa demikian? Apa alasannya?
Sepak Bola Mesti Mengalah
Tidak ada yang mau melihat satu tim terbebani dengan tumpukan jadwal yang kian padat karena mereka diisolasi, terlebih jika lawan mereka dalam kondisi yang lebih baik. Juga, bagaimana bisa trofi dan gelar juara diberikan di stadion kosong tanpa penonton? Sepak bola akan terasa hambar.
Kerumunan massa, entah ratusan atau ribuan, adalah sasaran empuk untuk wabah Covid-19. Sepak bola bisa mengambil peran di sini, yakni dengan menunda pertandingan untuk waktu yang lama, bukan tetap memainkannya tanpa penonton.
Serie A ditunda, La Liga tanpa penonton, Ligue 1 tanpa penonton, Bundesliga tanpa penonton, Liga Europa dan Liga Champions terdampak, hanya Premier League yang masih bertahan.
Sepak bola tanpa penonton akan mati. Klub merugi, fans kecewa, mungkin hanya pihak penyiar yang sedikit untung. Bagaimanapun, pertandingan tanpa penonton umumnya diberlakukan sebagai hukuman, bukan keputusan wajar.
Express merumuskan 4 langkah yang bisa diambil sepak bola untuk membantu dunia dalam pencegahan wabah Covid-19, apa saja?
1. Tunda Sampai Waktu Lama
Penyerang PSG, Neymar, merayakan golnya ke gawang Borussia Dortmund dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions hari Kamis (12/3/2020). (c) AP Photo
Musim tersisa sepertiga, tidak terlalu lama. Sepak bola, khususnya di Eropa, disarankan menunda semua pertandingan sampai beberapa bulan ke depan, mungkin baru dimulai begitu menginjak bulan Agustus.
Keputusan ini menguntungkan semua pihak. Liga-liga dan kompetisi Eropa akan tuntas di pertengahan November, waktu yang tepat.
2. Euro 2020 Setelah Liga
Begitu musim selesai di pertengahan November, Euro 2020 bisa bergulir dalam kondisi terbaik. Tidak ada negara yang merugi, dengan harapan wabah Covid-19 sudah mereda pada saat itu.
Kompetisi Eropa ini dijadwalkan berakhir pada akhir tahun, waktu yang tepat untuk memasuki musim baru.
3. Dua Tahun Berikutnya
Trofi Euro 2020 (c) uefa
Lalu, karena musim berakhir di akhir Desember, musim baru bisa dimulai pada Februari sampai November 2021 mendatang. Sepak bola Eropa bakal jadi olahraga musim panas, bukan musim dingin.
Pergeseran jadwal ini dinilai tidak akan merugikan tim mana pun. Toh hanya perlu melakukannya selama dua musim, mengapa?
4. Tepat untuk Piala Dunia 2022
Ya, hanya dua musim menggeser jadwal, sepak bola Eropa bakal siap menyambut Piala Dunia 2022. Jika musim benar-benar berjalan pada Februari-November selama tahun kalender 2021 dan 2022, akhir musim akan tiba di waktu yang tepat.
Sepak bola tidak perlu lagi pusing memikirkan mengatur jadwal Piala Dunia 2022 Qatar yang dilaksanakan akhir tahun. Dengan pergeseran musim di Eropa, tim-tim akan tiba dalam kondisi terbaiknya di Qatar, bukan memangkas musim di tengah-tengah.
Bantuan Sepak Bola
Bomber Real Madrid, Karim Benzema, bersama bek senior Barcelona, Gerard Pique usai duel El Clasico. (c) AP Photo
Voila! Itulah skenario indah yang dirancang Express, dengan asumsi penyebaran Covid-19 bakal berkurang drastis pertengahan tahun ini.
Lalu, setelah ajang Piala Dunia 2022 nanti, sepak bola Eropa punya beberapa opsi untuk kembali ke kalender musim yang sekarang. Akan lebih mudah, lebih banyak waktu.
Meski belum ada vaksin untuk Covid-19, sepak bola bisa membantu dunia. Langkah pertama adalah dengan menghapus ego setiap pegiat sepak bola Eropa, mulai dari pemain sampai petinggi.
Bagaimanapun, keamanan umat manusia lebih penting daripada duel antara 11 pemain yang memperebutkan satu bola di lapangan.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Pasca Rugani Terjangkit COVID-19: Inter Milan Resmi Mengisolasi Skuatnya
- Perkara Virus Corona, Manchester United Rela Premier League Selesai Lebih Cepat
- Juventus Konfirmasi Daniele Rugani Positif Terjangkit Virus Corona
- Bek Real Madrid Marah: Memangnya La Liga Kebal dari Virus Corona?!
- Gara-Gara Virus Corona, Partai Final Copa del Rey Ditunda
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 20:19Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 19:45Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 20:19Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 19:45Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
