
Bola.net - Timnas Italia kini berada di titik penting, yakni final play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga melawan Bosnia dan Herzegovina menjadi kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang sejak terakhir tampil pada 2014.
Tekanan besar menyelimuti Timnas Italia karena dua kegagalan beruntun di kualifikasi sebelumnya. Catatan itu masih membekas dan menjadi bayang-bayang yang sulit dihapus.
Kini, di bawah arahan Gennaro Gattuso, Gli Azzurri mencoba bangkit. Kemenangan atas Irlandia Utara di semifinal play-off memberi sedikit harapan.
Dua kegagalan menuju Piala Dunia 2018 dan 2022 menjadi titik terendah dalam sejarah modern Timnas Italia. Sekarang, mereka berusaha menghapusnya.
Gagal Total di Era Ventura (2018)
BREAKING: Italy have sacked manager Gian Piero Ventura after failing to qualify for the 2018 World Cup. (Source: Di Marzio) pic.twitter.com/Pa8Jd7Zu7Q
— Transfer News Live (@DeadlineDayLive) November 15, 2017
Kegagalan Timnas Italia menuju Piala Dunia 2018 menjadi kejutan besar di sepak bola dunia. Untuk pertama kalinya sejak 1958, mereka absen dari putaran final.
Saat itu, Italia dilatih oleh Gian Piero Ventura yang datang dengan ekspektasi tinggi. Namun, pendekatan taktiknya dinilai tidak mampu memaksimalkan kualitas pemain.
Skuad Italia sebenarnya dipenuhi nama besar seperti Gianluigi Buffon, Leonardo Bonucci, hingga Lorenzo Insigne. Meski demikian, performa tim tidak stabil sepanjang fase kualifikasi.
Italia harus puas finis di bawah Spanyol setelah kalah 0-3 di Santiago Bernabeu. Hasil itu memaksa mereka menjalani jalur play-off.
Tersingkir oleh Swedia di Play-off
Buffon breaks down in tears and confirms he has played his last game for the national side. 😔✊ pic.twitter.com/wppmCRkWkZ
— CaughtOffside (@caughtoffside) November 13, 2017
Di babak play-off, Italia menghadapi Swedia dalam dua leg penentuan. Kekalahan 0-1 di leg pertama menjadi pukulan awal yang berat.
Pada leg kedua di San Siro, Italia gagal mencetak gol dan hanya bermain imbang 0-0. Agregat 0-1 memastikan mereka tersingkir secara menyakitkan.
Keputusan Ventura yang tidak memainkan Insigne menuai kritik tajam. Tim kesulitan membongkar pertahanan lawan tanpa kreativitas di lini serang.
Kekalahan ini memicu krisis besar di sepak bola Italia. Ventura dipecat dan federasi mendapat tekanan untuk melakukan perubahan menyeluruh.
Euforia Euro Berujung Petaka (2022)
📅 05/09/2021 - Switzerland 0-0 Italy
— Football Tweet ⚽ (@Footballtweet) November 12, 2021
❌ Jorginho misses a penalty
📅 12/11/2021 - Italy 1-1 Switzerland
❌ Jorginho misses a penalty
Imagine if Italy finished second in Group C behind Switzerland. 🇮🇹🤕 pic.twitter.com/S1mPHS3cAO
Empat tahun berselang, Timnas Italia kembali gagal ke Piala Dunia 2022. Ironisnya, kegagalan ini terjadi setelah mereka menjuarai Euro 2020.
Di bawah asuhan Roberto Mancini, Italia tampil dominan dalam banyak laga. Namun, efektivitas menjadi masalah utama.
Dua hasil imbang melawan Swiss menjadi titik krusial. Dua penalti gagal dari Jorginho berdampak besar pada posisi akhir klasemen.
Italia akhirnya finis sebagai runner-up dan kembali masuk jalur play-off. Situasi ini membuka risiko besar yang akhirnya menjadi kenyataan.
Kejutan dari Makedonia Utara
4 years ago former Palermo player Aleksandar Trajkovski scored a late winner against Italy to prevent them from qualifying for the 2022 world cup.
— Rosanero UK (@RosaneroUK) March 25, 2026
Coincidentally this match was played in our stadium! 🩷🖤pic.twitter.com/bVxUnzmcpO
Di semifinal play-off, Italia menghadapi Makedonia Utara. Mereka mendominasi pertandingan di Renzo Barbera, tetapi gagal mencetak gol.
Petaka datang di masa injury time lewat gol Aleksandar Trajkovski. Kekalahan 0-1 langsung mengakhiri mimpi Italia ke Piala Dunia.
Kegagalan ini menunjukkan masalah utama di lini depan. Ketergantungan pada Ciro Immobile tidak menghasilkan efektivitas yang diharapkan.
Selain itu, faktor mental pasca-Euro dan regenerasi pemain turut memengaruhi performa tim. Kombinasi ini membuat Italia kembali terpeleset di momen krusial.
Dua kegagalan tersebut menjadi pelajaran penting bagi Timnas Italia. Kini, mereka menghadapi ujian baru dengan harapan menghapus trauma panjang itu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 11:513 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
-
Piala Dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 07:55Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 13:13Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 23 Agustus 2026 01:32Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
-
Liga Italia 23 Agustus 2026 01:25Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
-
Tim Nasional 22 Agustus 2026 22:36Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
-
Liga Italia 22 Agustus 2026 22:29Link Streaming Inter vs Monza di Liga Italia, Sabtu 22 Agustus 2026
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 22:00Bruno Fernandes Kesal MU Kalah dari Hull City: Gini Aja Terus!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
SOROT
-
Liputan6 23 Agustus 2026 00:49Kronologi Kebakaran Desa Adat Sade, Api Hanguskan Ratusan Rumah Suku Sasak
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:37Seskab Teddy: 4 Heli Water Bombing Ditambah untuk Kebakaran Hutan Kalteng
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:244 Remaja Terseret Ombak di Pantai Tuturuga, 2 Tewas dan 1 Hilang
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:09Momen Prabowo Telepon di Tengah Rapat Kebakaran Hutan, Minta Pompa dan Heli
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:05Gereja di Lapas Manado Terbakar
-
Liputan6 22 Agustus 2026 21:593 Nelayan Kapal Layar Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian hingga Lumajang
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330741/original/041673200_1787421185-1005824714.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330482/original/071249500_1787382815-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_13.55.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330737/original/014551600_1787416079-1000044932.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330733/original/010127900_1787415521-IMG-20260822-WA0153.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330732/original/075039900_1787414833-1000044918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330703/original/088871800_1787408195-Screenshot_2026-08-22-19-52-50-77.jpg)
