Disebut Ogah Bela Prancis Lagi Usai Kegagalan Penalti di Euro 2022, Kylian Mbappe Beri Reaksi Keras!

Ari Prayoga | 20 Juni 2022 13:45
Ekspresi striker timnas Prancis Kylian Mbappe setelah gagal mencetak gol vs Swiss di Euro 2020. (c) AP Photo

Bola.net - Bintang Prancis, Kylian Mbappe ogah tinggal diam terhadap pernyataan Presiden federasi sepak bola negaranya, Noel Le Graet soal kekecewaan usai kegagalan di Euro 2020.

Kala itu, langkah Prancis yang berstatus sebagai juara Piala Dunia 2018 harus terhenti di babak 16 besar usai Les Bleus dipaksa menyerah lewat babak adu penalti oleh Swiss.

Mbappe bisa jadi disebut menjadi kambing hitam kekalahan Prancis setelah eksekusi penaltinya bisa dibendung Yann Sommer. Mbappe pun sangat terpukul atas kekalahan tersebut.

1 dari 3 halaman

Pengakuan Noel Le Graet

Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe usai membobol gawang Kazakhstan pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona UEFA (c) AP Photo

Baru-baru ini, Le Graet mengungkapkan bahwa Mbappe sempat merasa sangat kecewa atas kurangnya dukungan yang diberikan federasi terhadapnya yang dibanjiri kritik.

Bahkan, Le Graet mengklaim bahwa saking marah dan kecewanya, Mbappe sampai terpikirkan untuk berhenti membela Prancis usai pentas Euro 2020 itu.

"Saya bertemu dengannya setelah Euro, dia merasa Federasi tidak membelanya setelah gagal mengeksekusi penalti dan kritik di media sosial," ujar Le Graet kepada Le Journal Du Dimanche.

"Kami bertemu selama lima menit di kantor saya. Dia marah, dia tidak ingin bermain untuk tim Prancis lagi – yang jelas tidak dia maksudkan.

“Anda tahu bagaimana dia, dia seorang pemenang, dia sangat frustrasi, seperti kita semua, karena tereliminasi. Dia sangat ramah media. Dia pria yang hebat, jauh lebih kolektif daripada yang dipikirkan orang."

2 dari 3 halaman

Reaksi Kylian Mbappe

Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe (c) Pool via AP

Rupanya, pernyataan Le Graet tersebut tak begitu saja diterima Mbappe. Bintang PSG itu pun memberikan reaksi keras lewat unggahan di akun Twitter pribadinya.

"Ya akhirnya saya menjelaskan kepadanya di atas segalanya dengan baik bahwa itu terkait dengan rasisme dan TIDAK dengan penalti. Tapi dia menganggap bahwa tidak ada rasisme..." tulis Mbappe.

Dari tulisan tersebut, Mbappe seperti ingin menyatakan bahwa yang menjadi alasan dirinya ingin pensiun dari tim nasional bukanlah kegagalan penalti, akan tetapi sikap abai Le Graet terhadap pelecehan rasisme di Ligue 1.

3 dari 3 halaman

Cuitan Kylian Mbappe

Sumber: Twitter @KMbappe

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR