
Bola.net - Rumor mengenai 'main mata' selalu mencuat pada partai terakhir fase grup di setiap turnamen. Kini isu tersebut tengah berkembang di gelaran Euro 2012.
Matchday terakhir akan dimulai pada Minggu (17/06). Seiring dengan hal tersebut, kecurigaan akan adanya konspirasi untuk menjatuhkan tim tertentu sudah mulai muncul ke permukaan.
Isu paling gencar adalah adanya 'main mata' antara Kroasia dan Spanyol. Jika hal itu benar terjadi maka apapun hasil yang diraih oleh Italia tidak akan berpengaruh sama sekali. Anak asuh Cesare Prandelli akan ditantang tim juru kunci Republik Irlandia yang sudah dipastikan angkat koper saat dihancurkan Spanyol empat gol tanpa balas.
Azzuri bisa dikatakan adalah tim yang paling khawatir akan adanya permainan ini. Pasalnya, mereka pernah mendapatkan pengalaman pahit di Euro 2004 yang berkaitan dengan kolusi. Saat itu pelaku yang dicurigai bersekongkol untuk menjatuhkan Italia adalah dua tim skandinavia, Swedia dan Denmark.
Banyak pihak yang telah membahas masalah ini, sampai-sampai presiden FIGC, Giancarlo Abete, ikut angkat bicara.
Abete percaya akan profesionalisme kedua negara. Kepercayaan tersebut didapatnya dari pernyataan pelatih Spanyol Vicente del Bosque yang akan memainkan permainan yang bersih dan jujur.
Sang presiden juga menyatakan bahwa Italia hanya harus fokus untuk memenangkan pertandingan dan tidak perlu memikirkan hal di luar itu.
"Kami harus berkonsentrasi penuh untuk menghadapi Irlandia," ungkap Abete.
"Kami akan membuat kesalahan besar secara mental dan substansi jika kami tidak memahami bahwa kami hanya perlu mengalahkan Irlandia dan tidak seharusnya memikirkan hal lain."
"Sepak bola selalu didampingi dengan kontroversi dan kecurigaan, tapi kami harus fokus terhadap tujuan kami. Kami akan memulai dengan meraih lima poin di akhir putaran grup dan kemudian akan kami lihat yang terjadi kemudian."
Dengan kata lain, Italia sangat berharap kepada Spanyol agar tetap bermain layaknya tim besar. (foti/bgn)
Matchday terakhir akan dimulai pada Minggu (17/06). Seiring dengan hal tersebut, kecurigaan akan adanya konspirasi untuk menjatuhkan tim tertentu sudah mulai muncul ke permukaan.
Isu paling gencar adalah adanya 'main mata' antara Kroasia dan Spanyol. Jika hal itu benar terjadi maka apapun hasil yang diraih oleh Italia tidak akan berpengaruh sama sekali. Anak asuh Cesare Prandelli akan ditantang tim juru kunci Republik Irlandia yang sudah dipastikan angkat koper saat dihancurkan Spanyol empat gol tanpa balas.
Azzuri bisa dikatakan adalah tim yang paling khawatir akan adanya permainan ini. Pasalnya, mereka pernah mendapatkan pengalaman pahit di Euro 2004 yang berkaitan dengan kolusi. Saat itu pelaku yang dicurigai bersekongkol untuk menjatuhkan Italia adalah dua tim skandinavia, Swedia dan Denmark.
Banyak pihak yang telah membahas masalah ini, sampai-sampai presiden FIGC, Giancarlo Abete, ikut angkat bicara.
Abete percaya akan profesionalisme kedua negara. Kepercayaan tersebut didapatnya dari pernyataan pelatih Spanyol Vicente del Bosque yang akan memainkan permainan yang bersih dan jujur.
Sang presiden juga menyatakan bahwa Italia hanya harus fokus untuk memenangkan pertandingan dan tidak perlu memikirkan hal di luar itu.
"Kami harus berkonsentrasi penuh untuk menghadapi Irlandia," ungkap Abete.
"Kami akan membuat kesalahan besar secara mental dan substansi jika kami tidak memahami bahwa kami hanya perlu mengalahkan Irlandia dan tidak seharusnya memikirkan hal lain."
"Sepak bola selalu didampingi dengan kontroversi dan kecurigaan, tapi kami harus fokus terhadap tujuan kami. Kami akan memulai dengan meraih lima poin di akhir putaran grup dan kemudian akan kami lihat yang terjadi kemudian."
Dengan kata lain, Italia sangat berharap kepada Spanyol agar tetap bermain layaknya tim besar. (foti/bgn)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
-
piala eropa 13 Februari 2026 10:31Hasil Drawing UEFA Nations League: Inggris Satu Grup dengan Spanyol dan Kroasia!
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:07Motor Dipinjam Teman Dekat, Malah Dijual Buat Bayar Kos
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:49Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Maumere Tutup 2 Hari
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/680401/original/ilustrasi-pencurian-motor-140521-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898852/original/049583200_1780728555-1002133434.jpg)
