
Bola.net - Harvey Elliott menjelma menjadi pahlawan kemenangan timnas Inggris U-21 di babak semifinal Euro U-21. Gelandang lincah milik Liverpool ini tampil gemilang saat berhadapan dengan Belanda.
Dua gol yang ia sarangkan tidak hanya memastikan kemenangan 2-1 untuk The Three Lions. Torehan tersebut juga mengantarkan skuad muda Inggris melaju ke partai puncak untuk menghadapi Jerman.
Di balik performa impresifnya, Elliott mengungkapkan bahwa ia kini mengemban peran dan tanggung jawab yang lebih besar sebagai pemimpin di dalam tim. Ia merasa pengalamannya di level senior sangat membantunya dalam memimpin rekan-rekannya.
Secara khusus, ia mengaku banyak menyerap ilmu kepemimpinan dari para seniornya di Liverpool. Dua nama besar bahkan menjadi panutan utamanya dalam bertindak di atas lapangan.
Belajar dari Para Pemimpin di Liverpool

Harvey Elliott menjelaskan bahwa perannya di timnas U-21 saat ini sangat berbeda dengan situasinya di Liverpool. Jika di level klub ia dikelilingi oleh banyak figur pemimpin yang sudah matang, kini giliran dirinya yang harus mengambil peran tersebut.
Sebagai salah satu dari dua pemain yang pernah menjuarai turnamen ini pada tahun 2023, ia sadar betul akan tanggung jawabnya. Ia berusaha menggunakan semua pembelajaran dari para senior di Liverpool untuk memandu rekan-rekannya, baik di saat sulit maupun saat ia berada di bangku cadangan.
"Ini adalah situasi yang berbeda karena datang dari Liverpool, ada banyak pemimpin di tim itu. Saya pikir sekarang saatnya menggunakan pembelajaran saya, menggunakan apa yang saya lihat dilakukan oleh para pemimpin di Liverpool dan bagaimana mereka membangun tim," kata Elliott.
"Bahkan jika saya berada di bangku cadangan, saya mencoba yang terbaik untuk tetap positif, menjaga semangat tim terus berjalan. Ketika masa-masa sulit, bagaimana mereka membangkitkan diri mereka sendiri dan tim," tambahnya.
Aksi Nyata Salah dan Van Dijk sebagai Inspirasi

Lebih jauh, gelandang berusia 22 tahun itu secara spesifik menyebut dua nama sebagai inspirasi terbesarnya. Ia menyoroti bagaimana aksi nyata Mohamed Salah dan Virgil van Dijk di momen krusial menjadi contoh kepemimpinan sejati.
Menurutnya, kepemimpinan terbaik bukanlah tentang seberapa banyak Anda berbicara, melainkan tentang bagaimana Anda tampil saat dibutuhkan. Gol-gol penting dari Salah atau sundulan penentu kemenangan dari Van Dijk adalah bukti nyata dari kepemimpinan melalui tindakan.
"Saya melihat mereka. Jika Anda melihat begitu banyak momen sepanjang musim, di mana orang seperti Mohamed Salah, misalnya, harus mencetak gol untuk kami, gol-gol penting, gol kemenangan," ujar Elliott.
"Menjelang akhir musim, Van Dijk muncul dan mencetak gol sundulan di menit ke-90. Saya pikir hal-hal kecil seperti itu, kepemimpinan untuk tidak menyerah, untuk terus berjuang hingga peluit akhir dan memanfaatkan peluang-peluang ini, saya pikir itulah kepemimpinan itu sendiri," jelasnya.
Mental Juara untuk Laga Final
Dengan koleksi empat gol hingga saat ini, Elliott menjadi salah satu pemain tersubur di turnamen. Performa gemilangnya seakan menjadi jawaban atas keraguan yang pernah dialamatkan kepadanya mengenai kemampuannya di laga-laga besar.
Pengalamannya menjuarai turnamen ini sebelumnya diyakini sangat membantunya untuk tampil lebih matang. Ia kini merasa lebih paham tentang apa yang diperlukan sebuah tim untuk bertarung hingga babak akhir dan keluar sebagai juara.
"Ini adalah situasi di mana saya tahu apa yang diperlukan untuk berada di tahap akhir turnamen ini. Saya pernah mengalaminya sebelumnya dan saya telah melihat para pemain melakukannya di mana mereka harus melangkah maju, terutama ketika masa-masa sulit," tuturnya.
"Bisa menyumbang dua gol dan memenangkan pertandingan, saya sangat senang, tetapi ini adalah salah satu momen di mana kami harus memikirkan final sekarang. Kami tidak boleh terlalu terbawa suasana dan kami perlu memulihkan diri, beristirahat, dan berjuang lagi," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Maret 2026 20:17 -
Liga Inggris 5 Maret 2026 19:15Liverpool vs Manchester United: Duel Panas Rebut Gelandang Juventus
-
Liga Inggris 5 Maret 2026 17:30
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Maret 2026 17:57 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 17:48 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 17:41 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 17:00 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 16:49 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 16:45
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 13 Februari 2026 10:31 -
piala eropa 30 Januari 2026 07:49 -
piala eropa 13 November 2025 10:43 -
piala eropa 10 Oktober 2025 09:19 -
piala eropa 10 Oktober 2025 07:29 -
piala eropa 10 Oktober 2025 04:49
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5235659/original/024370500_1748427364-kursi_roda2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523180/original/008500300_1772793409-4604.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5523174/original/029665500_1772792687-260306-fpi-titip-surat-habib-rizieq-untuk-prabowo-usai-bukber-di-istana-desak-ri-keluar-bop-gaza-9330a1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5523155/original/059490600_1772792578-260306-prabowo-janji-depan-ulama-kalau-bop-tak-beri-kemerdekaan-palestina-saya-akan-mundur-9dd197.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/977450/original/072407200_1441351297-Ilustrasi_Sosmed_-_Kleora_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520708/original/035499600_1772630964-1.jpg)
