
Bola.net - Italia menjalani pertandingan mathcday ketujuh Grup H menghadapi Malta. Pertandingan ini digelar di Stadio Artemio Franchi pada hari Jumat (04/09).
Italia harus susah payah untuk menundukkan Malta yang memang tampil bertahan. Italia baru bisa mencetak gol tunggal mereka menjelang menit ke-70.
Seperti diperkirakan, Italia langsung mendominasi pertandingan sejak awal. Italia dibiarkan bebas menguasai bola oleh Malta yang memilih tampil bertahan dan menunggu kesempatan lewat serangan balik.
Italia menunjukkan permainan yang tertata dari belakang. Umpan-umpan mereka sangat akurat tetapi tetap kesulitan menembus pertahanan Malta yang berlapis. Malta memang menumpuk pemain di belakang dengan harapan bisa mencuri poin di kandang sang raksasa.
Terus menyerang tanpa membuahkan hasil membuat Italia sedikit frustrasi. Bukan cuma penyerang Italia saja yang mencoba melepas tembakan, para gelandang pun kerap melepas tendangan dari luar kotak. Sementara itu, para bek ikut membantu menyerang utamanya jika dalam situasi bola mati.
Namun gelombang serangan Italia bisa diredam dengan sangat baik oleh Malta. Hingga babak pertama berakhir, Italia masih belum bisa menembus rapatnya pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Italia masih berkuasa di atas lapangan. Permainan berjalan nyaris hanya di separuh lapangan milik Malta saja. Namun Italia masih belum juga bisa menemukan ide untuk mendobrak pertahanan lawan.
Antonio Conte pun melakukan beberapa perubahan untuk meningkatkan ketajaman timnya. Hasilnya, pada menit ke-69, Italia akhirnya sukses menjebol gawang Malta. Umpan silang Antonio Candreva sukses dikonversi oleh Graziano Pelle untuk membawa Italia unggul.
Setelah sukses meraih gol, permainan Italia nampak lebih rileks. Mereka mulai nyaman memainkan bola di daerah sendiri dan tak terburu-buru untuk mengalirkan bola ke depan.
Namun meski pertandingan berjalan semakin terbuka, tetap tidak ada gol tambahan yang muncul. Kemenangan ini membuat Italia sejajar dengan Kroasia di pucuk Grup H,. Sementara itu, Malta berada di posisi paling belakang.
Susunan Pemain Italia: Buffon; Darmian, Bonucci, Chiellini, Pasqual; Verratti (Soriano, 78'), Pirlo, Bertolacci (Parolo, 55'); Gabbiadini (Candreva, 64'), Pelle, Eder.
Susunan Pemain Malta: Hogg; A. Muscat, Borg, Z. Muscat, Agius, Failla; R. Muscat, Fenech, Briffa (Sciberras, 90'); Effiong (Mifsud, 90'), Schembri (Kristensen, 73'). (bola/hsw)
Italia harus susah payah untuk menundukkan Malta yang memang tampil bertahan. Italia baru bisa mencetak gol tunggal mereka menjelang menit ke-70.
Seperti diperkirakan, Italia langsung mendominasi pertandingan sejak awal. Italia dibiarkan bebas menguasai bola oleh Malta yang memilih tampil bertahan dan menunggu kesempatan lewat serangan balik.
Italia menunjukkan permainan yang tertata dari belakang. Umpan-umpan mereka sangat akurat tetapi tetap kesulitan menembus pertahanan Malta yang berlapis. Malta memang menumpuk pemain di belakang dengan harapan bisa mencuri poin di kandang sang raksasa.
Terus menyerang tanpa membuahkan hasil membuat Italia sedikit frustrasi. Bukan cuma penyerang Italia saja yang mencoba melepas tembakan, para gelandang pun kerap melepas tendangan dari luar kotak. Sementara itu, para bek ikut membantu menyerang utamanya jika dalam situasi bola mati.
Namun gelombang serangan Italia bisa diredam dengan sangat baik oleh Malta. Hingga babak pertama berakhir, Italia masih belum bisa menembus rapatnya pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Italia masih berkuasa di atas lapangan. Permainan berjalan nyaris hanya di separuh lapangan milik Malta saja. Namun Italia masih belum juga bisa menemukan ide untuk mendobrak pertahanan lawan.
Antonio Conte pun melakukan beberapa perubahan untuk meningkatkan ketajaman timnya. Hasilnya, pada menit ke-69, Italia akhirnya sukses menjebol gawang Malta. Umpan silang Antonio Candreva sukses dikonversi oleh Graziano Pelle untuk membawa Italia unggul.
Setelah sukses meraih gol, permainan Italia nampak lebih rileks. Mereka mulai nyaman memainkan bola di daerah sendiri dan tak terburu-buru untuk mengalirkan bola ke depan.
Namun meski pertandingan berjalan semakin terbuka, tetap tidak ada gol tambahan yang muncul. Kemenangan ini membuat Italia sejajar dengan Kroasia di pucuk Grup H,. Sementara itu, Malta berada di posisi paling belakang.
Susunan Pemain Italia: Buffon; Darmian, Bonucci, Chiellini, Pasqual; Verratti (Soriano, 78'), Pirlo, Bertolacci (Parolo, 55'); Gabbiadini (Candreva, 64'), Pelle, Eder.
Susunan Pemain Malta: Hogg; A. Muscat, Borg, Z. Muscat, Agius, Failla; R. Muscat, Fenech, Briffa (Sciberras, 90'); Effiong (Mifsud, 90'), Schembri (Kristensen, 73'). (bola/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
-
Liga Italia 28 Juli 2026 19:16Roberto Mancini Sepakat Kembali Latih Timnas Italia
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 September 2026 23:59Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
-
Liga Italia 6 September 2026 23:45Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:30Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:18Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:48Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 23 Juli 2026 20:49Italia Tunggu Jawaban Guardiola
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
