
Bola.net - Jude Bellingham memiliki cara unik untuk meningkatkan level permainannya. Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menilai gelandang Real Madrid tersebut justru bisa tampil lebih baik ketika bermain dengan sedikit amarah.
Penilaian itu muncul setelah Bellingham tampil impresif saat Inggris kalah 2-3 dari Spanyol. Tuchel melihat sang gelandang mampu memanfaatkan emosi sebagai pemicu untuk meningkatkan intensitas permainannya di lapangan.
“Menurut saya, lebih baik bagi Jude Bellingham bermain dengan sedikit amarah. Itu yang dia sukai. Dia terkadang mencari momen untuk menyalakan apinya,” ujar Tuchel.
Tuchel Melihat Sisi Kompetitif Bellingham
Tuchel menilai Bellingham memiliki karakter kompetitif yang kuat. Gelandang Real Madrid tersebut kerap menunjukkan peningkatan performa ketika pertandingan berjalan sulit atau ketika ada situasi yang memancing emosinya.
Karakter tersebut sudah terlihat dalam beberapa pertandingan Bellingham bersama klub maupun Timnas Inggris. Ia tidak mudah membiarkan situasi pertandingan memengaruhi mentalnya dan justru berusaha menjadikannya sebagai dorongan untuk bermain lebih agresif.
Di sisi lain, emosi yang tinggi tetap memiliki risiko. Amarah dapat membuat pemain kehilangan kendali, tetapi Bellingham sejauh ini lebih sering mampu mengubahnya menjadi energi positif di lapangan.
Amarah Bisa Menjadi Sumber Motivasi
Bellingham juga dikenal tidak menghindari duel dengan pemain lawan. Ia beberapa kali terlibat dalam persaingan fisik maupun adu psikologis, tetapi pada saat yang sama tetap menunjukkan keinginan untuk melindungi rekan setimnya.
Sikap tersebut terlihat ketika Bellingham membela rekan-rekannya dalam pertandingan. Ia tidak ragu menunjukkan keberanian ketika situasi pertandingan memanas dan tetap berusaha mempertahankan fokus terhadap target tim.
Bagi Tuchel, kemampuan mengubah emosi menjadi motivasi merupakan bagian penting dari karakter Bellingham. Ketika memiliki misi yang jelas, gelandang berusia muda tersebut mampu memainkan pertandingan dengan intensitas berbeda.
Bellingham Tetap Perlu Mengendalikan Emosi
Kemampuan bermain dengan amarah tentu tidak berarti Bellingham harus selalu berada dalam kondisi emosional. Ada situasi ketika emosi berlebihan justru dapat mengganggu pengambilan keputusan dan membuat pemain kehilangan fokus.
Namun, pengalaman Bellingham menunjukkan bahwa ia cukup mampu mengendalikan sisi tersebut. Ia dapat menggunakan ketegangan pertandingan untuk meningkatkan agresivitas tanpa kehilangan tujuan utamanya.
Oleh karena itu, kemampuan memanfaatkan emosi secara tepat bisa menjadi salah satu kekuatan Bellingham. Ia tidak hanya mengandalkan teknik dan kemampuan fisik, tetapi juga memiliki mental kompetitif yang membuatnya terus berusaha memberikan pengaruh hingga pertandingan berakhir.
Sumber: The Real Champs
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 27 Oktober 2026 13:524 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
-
Liga Champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 12:33Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 16 Oktober 2026 13:52Masa Depan Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal Kembali Diragukan
-
piala eropa 15 Oktober 2026 23:15Link Streaming Liga Europa: RB Salzburg vs Milan 15 Oktober 2026
SOROT
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:41Cak Imin: MBG Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:28DPR Wanti-wanti Potensi Kepentingan Asing di RUU Perampasan Aset
-
Liputan6 27 Oktober 2026 16:17DPR Soroti Kasus Montir Dicatut Jadi Pemilik McLaren
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:19Prabowo Panggil Kepala BRIN, Riset Penanganan Kebakaran Hutan Dibahas
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:15Cak Imin Tanggapi Isu BPJS Kesehatan Diganti Klinik KDMP
-
Liputan6 27 Oktober 2026 14:44Sahroni Tanggapi KPK: Perampasan Aset Pejabat Harus Berdasarkan Pembuktian
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356106/original/025282300_1790153036-85d3e4f0-6ca9-48a2-bdad-4b5d189bfb54.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382614/original/000993500_1793003285-IMG-20261026-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383494/original/044750700_1793089062-IMG-20261027-WA0030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383487/original/062982100_1793088940-1000799696.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475814/original/005504500_1687349060-WhatsApp_Image_2023-06-21_at_16.58.06.jpeg)
