
Bola.net - Dua juara dunia bertemu dalam pertandingan persahabatan. Spanyol menjamu Jerman di Estadio de Balaidos pada hari Rabu (19/11).
Dengan menampilkan skuat yang jauh dari kata ideal, kedua tim lebih banyak terlibat pertarungan taktik dalam laga ini. Jerman akhirnya bisa menang lewat gol tunggal Toni Kroos pada menit-menit akhir laga.
Kesan eksperimen sangat terasa dalam laga ini. Kedua tim banyak sekali menurunkan pemain lapis kedua. Selain untuk menjajal kedalaman tim, Spanyol dan Jerman memang tengah dilanda banyak cedera yang mengganggu tim utama mereka.
Pada intinya, kedua tim sama-sama tidak bisa menurunkan skuat terbaiknya dalam laga ini. Banyak pemain muda yang mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan ini.
Pertarungan taktik antara kedua pelatih untuk memperebutkan dominasi penguasaan bola sangat terlihat. Alhasil, pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah dan tak banyak peluang manis yang tercipta.
Hingga 20 menit pertama, hanya ada satu tembakan yang diperoleh masing-masing tim. Pada akhirnya, Jerman lebih memilih menunggu untuk diserang serta menyerap semua tekanan Spanyol dengan baik.
Intensitas pertandingan baru naik menjelang babak pertama berakhir, namun kedua tim sama-sama tidak bisa memaksimalkan peluangnya dengan sempurna. Skor kacamata bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Vicente Del Bosque melakukan beberapa perubahan namun efektivitas serangan Spanyol masih belum meningkat. Sementara itu, Joachim Loew cenderung lebih tenang dan tak melakukan pergantian hingga fase akhir laga.
Spanyol semakin meningkatkan tekanan mereka ke pertahanan Jerman tapi gagal menunjukkan sentuhan akhir yang mematikan. Sementara itu, Jerman cenderung menunggu dan membiarkan Spanyol bermain di tengah tapi menutup akses menuju pertahanan.
Ketika pertandingan nampaknya bakal diakhiri dengan tanpa gol, Toni Kroos muncul sebagai pembeda. Tendangan Kroos dari jarak sekitar 25 meter membentur tanah dan gagal diantisipasi oleh Kiko Casilla pada menit ke-89.
Kemenangan tipis Jerman ini bertahan hingga laga usai. Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor tak pernah kalah Spanyol di kandang sendiri dalam 34 pertandingan.
Susunan pemain Spanyol: Casillas (Casilla, 77'); Azpilicueta, Pique (Albiol, 46'), Ramos (Bartra, 46'), Bernat; Raul Garcia (Callejon, 70'), Busquets (Camacho, 46'), Bruno, Isco; Morata, Nolito (Pedro, 77').
Susunan pemain Jerman: Zieler; Howedes, Mustafi, Rudiger; Rudy, Khedira (Bender, 90'), Kroos, Durm; Muller (Bellarabi, 22'), Gotze (Kruse, 84'), Volland. (bola/hsw)
Dengan menampilkan skuat yang jauh dari kata ideal, kedua tim lebih banyak terlibat pertarungan taktik dalam laga ini. Jerman akhirnya bisa menang lewat gol tunggal Toni Kroos pada menit-menit akhir laga.
Kesan eksperimen sangat terasa dalam laga ini. Kedua tim banyak sekali menurunkan pemain lapis kedua. Selain untuk menjajal kedalaman tim, Spanyol dan Jerman memang tengah dilanda banyak cedera yang mengganggu tim utama mereka.
Pada intinya, kedua tim sama-sama tidak bisa menurunkan skuat terbaiknya dalam laga ini. Banyak pemain muda yang mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan ini.
Pertarungan taktik antara kedua pelatih untuk memperebutkan dominasi penguasaan bola sangat terlihat. Alhasil, pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah dan tak banyak peluang manis yang tercipta.
Hingga 20 menit pertama, hanya ada satu tembakan yang diperoleh masing-masing tim. Pada akhirnya, Jerman lebih memilih menunggu untuk diserang serta menyerap semua tekanan Spanyol dengan baik.
Intensitas pertandingan baru naik menjelang babak pertama berakhir, namun kedua tim sama-sama tidak bisa memaksimalkan peluangnya dengan sempurna. Skor kacamata bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Vicente Del Bosque melakukan beberapa perubahan namun efektivitas serangan Spanyol masih belum meningkat. Sementara itu, Joachim Loew cenderung lebih tenang dan tak melakukan pergantian hingga fase akhir laga.
Spanyol semakin meningkatkan tekanan mereka ke pertahanan Jerman tapi gagal menunjukkan sentuhan akhir yang mematikan. Sementara itu, Jerman cenderung menunggu dan membiarkan Spanyol bermain di tengah tapi menutup akses menuju pertahanan.
Ketika pertandingan nampaknya bakal diakhiri dengan tanpa gol, Toni Kroos muncul sebagai pembeda. Tendangan Kroos dari jarak sekitar 25 meter membentur tanah dan gagal diantisipasi oleh Kiko Casilla pada menit ke-89.
Kemenangan tipis Jerman ini bertahan hingga laga usai. Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor tak pernah kalah Spanyol di kandang sendiri dalam 34 pertandingan.
Susunan pemain Spanyol: Casillas (Casilla, 77'); Azpilicueta, Pique (Albiol, 46'), Ramos (Bartra, 46'), Bernat; Raul Garcia (Callejon, 70'), Busquets (Camacho, 46'), Bruno, Isco; Morata, Nolito (Pedro, 77').
Susunan pemain Jerman: Zieler; Howedes, Mustafi, Rudiger; Rudy, Khedira (Bender, 90'), Kroos, Durm; Muller (Bellarabi, 22'), Gotze (Kruse, 84'), Volland. (bola/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 19 Agustus 2026 12:27Real Madrid Masih Mencari Pengganti Toni Kroos di Lini Tengah
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
-
Liga Spanyol 3 Agustus 2026 21:12Ferran Torres Diburu Tottenham dan PSG, Barcelona Pasang Harga Rp1 Triliun
-
Liga Spanyol 29 Juli 2026 19:41Demi Rodri, Real Madrid Mulai Buka Negosiasi dengan Manchester City
-
Piala Dunia 29 Juli 2026 07:51Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 September 2026 07:00MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
-
Liga Inggris 6 September 2026 06:30Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
-
Liga Italia 6 September 2026 06:00Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
-
Asia 6 September 2026 05:28Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
-
Liga Inggris 6 September 2026 05:03Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
-
Liga Italia 6 September 2026 01:27Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 23 Juli 2026 20:49Italia Tunggu Jawaban Guardiola
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 07:05KAI Sulap Akses Karet-BNI City, Ada Travelator hingga Selasar
-
Liputan6 6 September 2026 06:45Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta
-
Liputan6 6 September 2026 06:30Singgung Reformasi 1998, AHY Ingatkan TNI-Polri Tetap Netral
-
Liputan6 6 September 2026 06:03Warga Lampung Serbu Masker Imbas Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 05:49Lampung Hujan Abu Anak Krakatau, Jalanan Penuh Debu
-
Liputan6 6 September 2026 05:38Hujan Abu Anak Krakatau, Warga Serang Keluhkan Mata Perih dan Ganggu Sekolah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9339943/original/007353500_1788436543-0L5A7723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341516/original/023759800_1788652104-Screenshot_2026-09-06_064736.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341500/original/032571500_1788646347-94055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341502/original/008425000_1788647191-1001633539.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341508/original/088977200_1788648922-1001633522.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341507/original/041386100_1788648437-1000945323.jpg)
