Angola Berharap Mimpi Jadi Nyata

Angola Berharap Mimpi Jadi Nyata

Bola.net - - Angola memang bukan tim unggulan Grup D, namun dalam laga nanti malam melawan Iran di Leipzig, Angola akan tampil beda dengan susunan tim ofensif 4-4-2. Pola ini jelas berbeda dari pola pola defensif 4-5-1 yang diterapkan dalam dua laga sebelumnya, ini karena tim asuhan Luis Oliveira Goncalves ini ingin memburu kemenangan dengan selisih tiga gol. Hal ini diyakini Kapten yang optimis timnya bisa melangkah ke putaran kedua setelah pertandingan terakhir Grup D nanti malam. Tim Afrika ini memiliki satu poin dengan selisih kalah satu gol, butuh mengalahkan Iran dan berharap pimpinan klasemen Portugal menang satu gol atas Meksiko yang memiliki empat point dengan selisih kalah dua gol. Portugal yang memiliki nilai maksimal dari dua pertandingan, sudah pasti lolos ke 16 besar. "Saya yakin kami bisa mengalahkan Iran, Portugal juga bisa menang dan kami bisa mewujudkan impian kami," kata striker Akwa pada Selasa (20/06). "Melangkah ke putaran kedua akan menjadi sesuatu yang spesial bagi kami dan untuk penduduk," katanya. Setelah kalah 1-0 dari Portugal pada pertandingan pembukaan, Angola menahan Meksiko 0-0 meski hanya bermain dengan 10 pemain pada 10 menit menjelang bubaran pertandingan. "Kami tegang melawan Portugal tapi percaya diri dan pengalaman kami dapat dari pertandingan itu dan membantu kami bisa bermain lebih baik melawan Meksiko, jika kami terus belajar maka kami akan bermain baik," kata Akwa. Meskipun telah mencetak 36 gol dalam 79 pertandingan untuk timnas, Akwa tidak memiliki klub, juga sama seperti kiper Angola Joao Ricardo. Akwa mengatakan seluruh tim wakil Afrika mendapat pengalaman berharga di Jerman. "Anda tahu persiapan kami bagus untuk putaran final tapi anda butuh pengalaman dan kami semuanya tegang saat dimulainya pertandingan. Anda hanya bisa belajar dengan berada di sini," kata Akwa. "Namun tim-tim Afrika pada Piala Dunia yang lalu sempat membuat kejutan, ingat Kamerun, Nigeria dan Senegal, dan kami pikir kami bisa melakukan hal yang sama," tambah Akwa optimis. Keyakinan yang sama juga dilontarkan pelatih Angola Goncalves yang merupakan satu-satunya pelatih lokal di antara enam wakil Afrika di Jerman. Goncalves menilai prestasi 'Palancas Negras' akan sangat penting bagi perdamaian bangsanya. Angola juga memiliki keunggulan pemain di mana banyak pemain Angola juga besar di Super Liga Portugal, salah satunya striker, yang kemungkinan akan dipasangkan dengan Akwa. Sayang, dalam laga ini Angola akan kehilangan salah satu gelandang andalannya, Andre, yang mendapatkan kartu merah dalam pertandingan melawan Meksiko. Posisinya kemungkinan akan digantikan Rui Marques, yang tampil cukup baik dalam pertandingan melawan Meksiko. Ketangguhan kiper Joao Ricardo kembali menjadi sandaran harapan lini belakang Angola. Dalam dua pertandingan yang dilakoni Palancas Negras, kiper berusia 36 tahun itu melakukan 11 penyelamatan gemilang. Sebaliknya, meski sudah tidak punya harapan ke babak 16 besar, namun Iran juga memburu kemenangan sebagai sebuah hadiah bagi pendukung mereka. Sebelumnya Iran hanya sekali menang di ajang Piala Dunia, yakni saat melawan Amerika Serikat pada Piala Dunia 1998. "Kami ingin pulang dengan membawa kemenangan. Kami sadar Angola masih memiliki peluang, namun kami juga ingin keluar dari kejuaraan ini dengan kepala tegak," tegas Branko Ivankovic, pelatih Iran yang tak akan menurunkan Javad Nekounam dan Ali Karimi. Sama-sama bukan tim unggulan, dan juga berambisi meraih kemenangan. Bisa dipastikan kedua tim akan sangat ngotot bermain karena tak satu tim pun mau kebobolan dalam jumlah banyak, yang bisa diartikan sebagai aib mereka di mata pendukungnya, karena itu hasil seri tampaknya lebih obyektif untuk laga ini. [img=/p/ang_vs_ira.gif][/img] Perkiraan Pemain Angola (4-4-2): 1-Joao Ricardo (g) (KK); 20-Loco (KK), 3-Jamba (KK), 5-Kali, 21-Delgado; 17-Ze Kalanga (KK), 15-Rui Marques, 7-Figueiredo, 11-Mateus; 9-Mantorras, 10-Akwa Cadangan: 2-Marcos Airosa, 4-Lebo Lebo, 6-Miloy, 14-Mendonca, 12-Lama (g), 13-Edson, 16-Flavio, 18-Love, 19-Andre Titi Buengo, 22-Mario (g), 23-Marco Abreu Pelatih: Luis Oliveira Goncalves Iran (4-4-1-1): 1-Ebrahim Mirzapour (g); 13-Hosein Kaebi (KK), 5-Rahman Rezaei, 3-Sohrab Bakhtiarizadeh, 20-Mohammad Nosrati; 2-Mehdi Mahdavikia, 8-Ali Karimi, 7-Ferydoon Zandi, 21-Mehrzad Madanchi (KK); 14-Andranik Taymoorian; 9-Vahid Hashemian Cadangan: 4-Yahya Golmohammadi (KK), 6-Javad Nekounam, 10-Ali Daei, 12-Hassan Roudbarian (g), 15-Arash Borhani, 17-Javad Kazemeian, 18-Moharram Navidkia Pelatih: Branko Ivankovic Berita tim - Angola masih memiliki peluang melaju ke putaran kedua membuat mereka akan tampil dengan semangat menggelora. Kalau dalam dua pertandingan sebelumnya mereka menggunakan formasi 4-5-1, kali ini mereka akan menggunakan formasi lebih offensive (4-4-2) - Iran telah kehilangan peluang untuk bersaing merebut tiket babak 16 besar. Dalam laga kali ini mereka tak akan diperkuat Javad Nekonam, playmaker Ali Karimi dan Ali Daei.

Berita Terkait

BERITA LAINNYA