Laga Penentuan, Hindari Bentrok Fisik

Laga Penentuan, Hindari Bentrok Fisik

Bola.net - - Sang juara lima kali Piala Dunia bertekad untuk tidak terseret dalam suatu permainan yang mengetengahkan bentrok fisik dengan Australia dalam pertandingan Grup F Piala Dunia hari Minggu (18/06) yang akan disiarkan pukul 23.00 WIB. Pelatih Brazil Carlos Alberto Parreira, sementara menunjukkan rasa hormatnya kepada timpalannya, pelatih Australia, Guus Hiddink asal Belanda, juga khawatir atas apa yang dianggapnya sebagai tim yang memiliki gaya bermain yang bisa menimbulkan luka memar ([i]bruising style[/i]) dan telah memberitahu pemainnya agar tidak terjadi suatu perkelahian atau adu fisik. Kedua tim sama-sama mengantungi tiga poin setelah mengalahkan berturut-turut Kroasia dan Jepang dalam pertandingan pembuka mereka. Kemenangan 3-1 Australia atas Jepang merupakan kemenangan pertama mereka pada suatu putaran final Piala Dunia. Tim 'Socceroos' kemungkinan akan mengistirahatkan empat pemainnya yang menerima kartu kuning yakni: Tim Cahill, John Aloisi, Craig Moore dan Vince Grella, guna memastikan mereka bisa bermain pada pertandingan terakhir di grup itu melawan Kroasia. Brazil mencatat rekor delapan kali menang secara beruntun untuk menuju putaran dinal Piala Dunia dengan mengalahkan Kroasia 1-0 pada Selasa. "Australia adalah satu tim yang sangat sering bentrok fisik namun kami tidak akan berkelahi dengan mereka," ujar Parreira kepada wartawan, "Urusan kami ialah bermain sepakbola, menggiring dan mengoper bola di tanah serta menerapkan gaya dan teknik bermain kami." "Ini merupakan suatu pertandingan yang menentukan karena siapa pun yang menang hampir pasti akan melenggang ke babak berikutnya," ujar Parreira. Parreira juga tahu ia bakal menghadapi salah satu pelatih paling cerdik, Hiddink, yang yang memimpin negara kelahirannya, Belanda, mencapai semifinal Piala Dunia 1998 dan Korea Selatan pada tahap yang sama empat tahun kemudian. "Ia adalah pelatih yang sangat bagus, satu yang terbaik di dunia, dan saya sangat menghormatinya," ujar Parreira. Australia yang biasanya percaya diri telah mengeluarkan pernyataan yang bernada lebih hati-hati saat merek bersiap-siap untuk menghadapi tim juara dunia itu. Tidak ada tekanan "Tidak ada tekanan terhadap kami karena setiap orang mengharapkan Brazil menang namun ada pula kekhawatiran bahwa mereka mungkin belum berlatih secara serius," ujar bek Lucas Neill. Secara mengejutkan, Australia memenangkan pertemuan paling akhir mereka 1-0 dengan Brazil dalam [i]playoff[/i] tempat-ketiga pada Piala Konfederasi tahun 2001 di Jepang. Pelatih Brazil saat itu, Emerson Leao, dipecat atas hasil tersebut, yang baru mengetahui nasibnya itu saat ia baru akan bertolak pulang. Pertandingan saat ini akan menjadi suatu ujicoba bagi , pencetak gol terbanyak dengan delapan gol pada Piala Dunia 2002. Striker andalan Brazil itu mengalami pertandingan yang menyedihkan saat melawan Kroasia, terlebih dengan spekulasi atas berat badan dan kesehatannya. Pada Rabu lalu, ia dibawa ke klinik karena mengeluh pusing kepala namun tim manajemen menyatakan tidak ditemukan gejala tidak normal dalam dirinya. Parreira telah menyatakan Ronaldo akan memulai pertandingan melawan Australia. Ia juga siap berjudi nasib dengan menurunkan striker Real Madrid itu. [img=/p/bra_vs_aus.gif][/img] Perkiraan Pemain Brazil: (4-4-2) 1-Dida (g); 2-Cafu, 3-Lucio, 4-Juan, 6-Roberto Carlos; 5-Emerson (KK), 11-Ze Roberto, 8-Kaka, 10-Ronaldinho; 9-Ronaldo, 7-Adriano Pelatih: Carlos Alberto Parreira Cadangan: 22-Julio Cesar (g), 13-Cicinho, 15-Cris, 16-Gilberto, 17-Gilberto Silva, 19-Juninho Pernambucano, 23-Robinho Australia (4-2-3-1): 1-Mark Schwarzer (g); 7-Brett Emerton, 2-Lucas Neil, 6-Tony Popovic 14-Scott Chipperfield; 13-Vince Grella (KK), 5-Jason Culina; 32-Marco Bresciano 23-Marco Bresciano, 10-Harry Kewell; 11-Mark Viduka Pelatih: Guus Hiddink Cadangan: 18-Zeljko Kalac (g), 3-Craig Moore (KK), 22-Mark Milligan, 8-Josip Skoko, 4-Tim Cahill (KK), 15-John Aloisi (KK), 19-Joshua Kennedy Tempat: Allianz Arena, Munich Kapasitas : 66.000 Waktu: Minggu, 18 Juni 1800 waktu lokal (1600 GMT) 23:00 WIB) Wasit dan hakim garis : akan diumumkan Tim: Kemungkinan formasi, nomor kaos, nama, cap, gol, pelatih: Brazil (4-4-2) 1-Dida (87-0); 2-Cafu (146-0), 3-Lucio (51-2), 4-Juan (39-2), 6-Roberto Carlos (128-10); 5-Emerson (73-1), 11-Ze Roberto (80-5), 8-Kaka (35-10), 10-Ronaldinho (67-30); 9-Ronaldo (99-62), 7-Adriano (35-22) Pelatih: Carlos Alberto Parreira Australia (4-5-1): 1-Mark Schwarzer (38-0); 7-Brett Emerton (49-11), 2-Lucas Neill (26-0), 6-Tony Popovic (56-7), 14-Scott Chipperfield (47-11); 8-Josip Skoko (46-9), 5-Jason Culina (14-1), 20-Luke Wilkshire (10-0), 23-Marco Bresciano (25-7), 10-Harry Kewell (21-6); 9-Mark Viduka (34-6) Pelatih : Guus Hiddink Berita tim: Ronaldo dikabarkan masuk dalam daftar pemain yang turun lapangan. Pelatih Carlos Alberto Parreira menurunkannya kendati ia tampil tidak seperti biasanya saat timnya menang 1-0 atas Kroasia, Selasa. Ronaldo dibawa ke klinik Rabu, ketika ia mengeluh pening kepala tetapi setelah diperiksa disebutkan tidak ada sesuatu yang abnormal di kepalanya. Australia dilaporkan dalam kondisi prima setelah menang 3-1 atas Jepang tetapi pelatih Guus Hiddink tampaknya akan mengistirahatkan empat pemainnya yang kena kartu kuning, Tim Cahill, John Aloisi, Craig Moore dan Vince Grella. Dihukum : tidak ada Cedera : tidak ada Brazil tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan internasional dan tidak kemasukan satu gol pun dalam lima pertandingan. Kekalahan mereka terakhir atas Meksiko di Piala Konfederasi. Australia membukukan kemenangan dramatis atas Uruguay tahun lalu sehingga mereka maju ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 32 tahun. Mereka mengalahkan juara Eropa, Yunani, dan Liechtenstein dalam tanding pemanasan kemudian menahan Belanda tanpa gol sebelum akhirnya menang setelah lebih dahulu kecolongan ketika melawan Jepang pada pembuka Piala Dunia. Setelah didahului kekakalahan 0-1 pada babak pertama, tim Socceroos akhirnya membobol gawang Jepang tiga kali dalam delapan menit akhir, dua gol diciptakan Tim Cahill dan satu lagi dibuat John John Aloisi. Kutipan kunci: Pelatih tim Brazil Carlos Alberto Parreira: "Ronaldo akan menemukan bentuk permainannya lagi, itu yang ingin kita lihat." "Australia merupakan tim yang mengandalkan fisik jadi kita tidak akan adu fisik dengan mereka. Kita hanya ingin bermain sepakbola, letakkan bola di lapangan dan keluarkan gaya dan teknik bermain." Pemain tengah Australia Tim Cahill: "Minggu (akan tejadi) 11 superstar melawan 11 pemain Australian yang ingin melanjutkan kemenangan mereka. Kami menghormati mereka tetapi di lapangan akan lain ceritanya." "Yang ingin kami lakukan saat melawan Brazil adalah tidak kemasukan gol. Kami akan memiliki banyak peluang untuk mengalahkan mereka." Fakta kunci: Brazil merupakan satu-satunya negara yang main dalam semua 18 turnamen Piala Dunia dan mempertahankan gelar juara yang mereka sandang di Jepang dan Korea Selatan empat tahun lalu. Kekalahan mereka terakhir di Piala Dunia terjadi ketika kalah 0-3 atas Perancis di final turnamen 1998. Bos tim nasional Australia Guus Hiddink merupakan satu-satunya pelatih yang membawa dua negara berbeda ke semifinal Piala Dunia, pertama membawa Belanda pada 1998 dan kedua Korea Selatan pada 2002. Pertemuan Piala Dunia sebelumnya: Tidak pernah

Berita Terkait

BERITA LAINNYA