Menang Berarti Lolos!

Menang Berarti Lolos!

Bola.net - - Swiss dan Korsel berhasil menapaki dua laga awalnya dengan hasil mulus, meski bukan poin maksimal 6 tapi poin 4 hasil menang sekali dan seri sekali, sangat meringankan beban mereka. Mereka pun mencatat prestasi sendiri dengan berhasil menahan Perancis yang sebenarnya secara kasat mata kelasnya lebih tinggi dari mereka berdua. Prestasi yang membuat mereka hanya butuh hasil seri untuk berkesempatan lolos ke putaran ke dua, apalagi pada saat yang bersamaan Perancis gagal menekuk Togo. Tapi memang yang paling aman yaitu hasil maksimal. Siapapun yang menang di pertandingan Swiss lawan Korsel ini dipastikan akan melaju ke babak 16 besar. Swiss adalah salah satu tim dengan pasukan-pasukan muda di Piala Dunia dengan melihat kompetisi ini sebagai kesempatan untuk mendapat pengalaman guna tampil di Euro 2008, sedangkan Korsel mencoba untuk membuat kejutan seperti yang mereka lakukan pada Piala Dunia 2002 dengan melaju hingga semifinal. "Tidak ada alasan mengapa kita tidak dapat menjadi juara grup. Jika kami bermain seperti empat tahun lalu maka siapa yang tahu apa yang akan terjadi?", kata gelandang Park Ji-sung. Hasil empat tahun lalu merupakan tolok ukur bagi Korsel meski beberapa pemain yang dulu memperkuat negeri ginseng tersebut tidak lagi bermain. Pelatih Korsel Dick Advocaat mendapat kritik untuk memasukkan Ahn Jung-hwan setelah striker hanya menjadi pemain pengganti untuk dua pertandingan sebelumnya. Pertandingan pada Jumat (23/6) merupakan suatu kesempatan kiper Korsel Lee Woon-jae untuk membuktikan ketangguhannya, dia juga merayakan penampilan ke-100 kalinya bagi Korsel mengatakan: "Saya akan mencoaba segala hal agar Korsel tetap tidak kebobolan gol. Pertandingan ke-100 saya tidak akan memiliki arti, kecuali jika kami menang." Di sisi lain, Swiss merasa bahwa masa depan yang cerah ada di hadapan mereka. Pada 2008, mereka akan menikmati keuntungan sebagai tuan rumah Piala Eropa bersama Austria. "Kami mengusahakan agar puncak prestasi yang dicapai pemain-pemain muda ini terjadi saat Euro 2008 dan saya pun berpikir bahwa Piala Dunia kali ini masih terlalu cepat bagi mereka," kata pelatih Koebi Kuhn. "Tetapi, saya pun tidak bisa memperkirakan seberapa cepat pemain seperti Philippe Senderos dan Tranquillo Barnetta akan menjadi pemain-pemain top di klub-klub Eropa, jadi tampakya kami sudah mendului rencana itu". pun mendapat kritikan dari media untuk memasukkan Hakan Yakin sejak menit pertama setelah pemain yang baru pulih dari cedera itu menunjukkan permainan gemilang pada babak kedua saat melawan Togo. Pertandingan tersebut merupakan pertandingan ke-50 bagi Kuhn sebagai pelatih. "Saya bisa merayakannya tanpa kue," canda Kuhn. "Satu-satunya hal yang saya inginkan dari pemain ialah tiga angka dan lolos ke babak selanjutnya." Pemain tengah Swiss Daniel Gygax yang bermain di klub Perancis Lille diperkirakan akan absen setelah mengalami cedera otot perut saat menang 2-0 atas Togo. Pemain berusia 24 tahun itu merupakan salah satu pemain yang diandalkan pelatih Kobi Kuhn, dia telah bermain 10 kali dari 12 kualifikasi Piala Dunia dan satu dari beberapa anggota timnas yang meraih semifinal Kejuaraan Eropa U-21 pada 2001. Pertandingan ini diperkirakan akan berakhir imbang. [img=/p/swi_vs_kor.gif][/img] PERKIRAAN TIM (4-5-1): 1-Pascal Zuberbuehler; 3-Ludovic Magnin, 4-Philippe Senderos, 20-Patrick Mueller, 23-Philipp Degen; 8-Raphael Wicky, 6-Johann Vogel, 22-Hakan Yakin, 7-Ricardo Cabanas, 16-Tranquillo Barnetta; 9-Alex Frei Pelatih: Koebi Kuhn Korea Selatan (4-3-3): 1-Lee Woon-jae; 4-Choi Jin-cheul, 6-Kim J-K , 3-Kim Dong-jin, 22-Song Chong-gug, 12-Lee Young-pyo; 13-Lee E-Y, 17-Lee Ho, 7-Park Ji-sung; 14-Lee C-S, 11-Seol K-H, 9 Ahn J-H Pelatih: Dick Advocaat HEAD TO HEAD Kedua tim ini belum pernah bertemu sebelumnya. KONDISI TIM Kepercayaan diri mereka naik ketika berhasil membuktikan diri bahwa mereka bukanlah tim yang sulit sekali mencetak gol dengan kemenangan 2-0 atas Togo. Impian lolos ke babak kedua akan memacu mereka tampil habis-habisan melawan Korsel. Kondisi mereka sedang bagus-bagusnya karena berhasil menang melawan Togo dan menahan imbang raksasa Perancis. Keinginan mereka untuk mengulang prestasi di tahun 2002 akan menjadi panutan tersendiri di pertandingan lawan Swiss ini. DATA DAN FAKTA - Hasil seri cukup untuk meloloskan Swiss dan Korsel ke babak berikutnya. Dengan catatan, Prancis gagal memetik kemenangan minimal 2-0 atas Togo. Tapi, jika Prancis menang dengan skor minimal 2-0, sementara Korsel gagal mengalahkan Swiss, maka Korsel akan tersingkir. - Swiss baru kali pertama menghadapi wakil Asia di Piala Dunia. Sementara Korsel sudah 17 kali bertemu wakil Eropa di Piala Dunia dengan catatan tiga kali menang (atas Italia, Spanyol, dan Polandia). Kemenangan itu dibukukan di Piala Dunia 2002. - Philipp Degen, Marco Streller, Alexander Frei, Ludovic Magnin, Ricardo Cabanas dan Johann Vogel babak absen membela Swiss di laga selanjutnya jika kembali mendapat kartu kuning. - Lee Ho, Kim Young-Chul, Kim Dong-Jin, dan Lee Chun-Soo akan absen pada laga Korsel selanjutnya jika kembali menerima kartu kuning.

Berita Terkait

BERITA LAINNYA