
Bola.net - - Ini merupakan pertandingan Piala Dunia yang paling mengecewakan dengan terlalu banyak pertahanan yang membosankan dalam persepakbolaan dan pertandingan yang dimenangkan dengan tendangan penalti. Babak final pertandingan antara Jerman Barat dengan Argentina merupakan yang paling sedikit menginspirasi dalam sejarah kompetisi dan keputusan yang ironis dengan tendangan penalti akhir oleh pemain Jerman Barat, Andreas Brehme. Argentina jadi tim pertama yang tidak mendapatkan skor dalam babak final dan juga tim pertama dua pemainnya tidak diijinkan mengikuti final. Satu lagi bintang lapangan yang memulai debutnya di turnamen Piala Dunia ke 14 ini, ialah Salvatore Schillaci, yang di negara asalnya dikenal dengan julukan 'Toto.' Schillaci masuk lapangan untuk menggantikan pemain utama Andrea Carnevale, saat Italia melawan Asutria. Saat itu, ia masih berusia 25 tahun dan sedang dalam dalam bentuk terhebatnya. Dia berhasil menyarangkan enam gol ke gawang lawan dan mengakhiri turnamen tersebut sebagai pencetak gol terbanyak, di mana pada hakekatnya ia berhasil mengangkat tim Italia ke babak semi final seorang diri. Namun, tim Squadra Azzurra ini terjegal dengan tendangan penalti saat melawan Argentina, hanya dengan mencetak dua gol dalam tujuh permainan. Pada akhirnya Italia harus menelan kekecewaan dengan hanya berada di posisi ketiga, dan Argentina berada di posisi kedua. Jerman, sang juara di turnamen kali ini, meraih kemenangan dengan menyingkirkan Yugoslavia (4-1), memukul mundur Belanda (2-1) , menaklukkan Czechoslovakia (1-0) dan menang dari Inggris (dengan seri 1-1 di permainan penuh dan 4-3 dalam penalti). Di bawah pimpinan pelatih Franz Beckenbauer, yang di tahun 1974 jadi kapten bagi tim Jerman Barat, mereka berjaya lewat permainan bagus Matthäus, Brehme, Völler, Klinsmann, Kohler, dan Hässler, yang semuanya memiliki bakat luar biasa. Dengan kemenangan ketiganya ini, Jerman bergabung dengan Italia dan Brasil sebagai negara yang paling terhormat di perhelatan Piala Dunia FIFA. Setelah Meksiko di tahun 1986, Piala Dunia ke 14 kembali diselenggarakan di wilayah Eropa, tepatnya di Italia, negara kebesaran bagi persepakbolaan dunia. Itali menyelenggarakan acara terbesar dunia ini tanpa perlu mengeluarkan banyak ongkos, 10 dari 12 stadion untuk Piala Dunia telah dibenahi dan dua yang lainnya (di Turin dan Bari), dibangun dengan sedikit biaya khusus untuk turnamen ini. Tiga pemain dalam tim yang berbeda, Roger Milla dari tim Kamerun, Salvatore Schillaci dari tim Itali dan penjaga gawang Argentina, Sergio Goycochea – mampu membuat para penonton gegap-gempita. Milla, yang kembali dari pensiunnya untuk turut berpartisipasi dalam turnamen besar ini, yang saat itu berusia 38 dan 20 hari mendapat gelaran pencetak gol tertua sepanjang sejarah Piala Dunia saat dia berhasil menyarangkan tendangan bolanya ke gawang Romania (dia memperbesar rekornya di Piala Dunia tahun 1994). Dalam beberapa hari di perempat final, si 'Singa Tua' ini dan tim Kamerun-nya dihajar Inggris hingga kalah dengan skor 3-2, walau sebelumnya mereka sempat memimpin dengan skor 2-1.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 22 Juli 2026 18:03Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 22 Juli 2026 17:31Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
-
Piala Dunia 22 Juli 2026 16:47Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
BERITA LAINNYA
-
sejarah 20 Juli 2010 17:58Ongkos Mahal, Ogah Berangkat
-
sejarah 20 Juli 2010 17:56Kiper Penyelamat Hidup Tim Lawan
-
sejarah 20 Juli 2010 17:47Juara Bertahan Terburuk
-
sejarah 15 Juli 2010 18:20Piala Dunia Paling Bobrok, Membosankan dan Beringas
-
sejarah 14 Juli 2010 19:16Malangnya Israel
-
sejarah 13 Juli 2010 19:00Ini Perang Sungguhan!
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 18:47Jurus Pemerintah Siapkan Anak Indonesia Jadi SDM Unggul
-
Liputan6 22 Juli 2026 18:23Kronologi Anggota TNI Tewas Dikeroyok Usai Cekcok di Tempat Makan
-
Liputan6 22 Juli 2026 17:46Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Gara-Gara Kue
-
Liputan6 22 Juli 2026 17:37Mengenal Universitas Republik Indonesia Dipimpin Pensiunan Jenderal TNI
-
Liputan6 22 Juli 2026 17:27Gerindra Nilai Sudaryono Sosok Tepat Pimpin BGN
-
Liputan6 22 Juli 2026 17:20MBG di Bandar Lampung Disetop, Dana Operasional Belum Cair
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292616/original/039216600_1783633532-WhatsApp_Image_2026-07-09_at_21.48.45.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/44632/original/tni-ilustrasi--130604c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304494/original/095146800_1784717176-901934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304481/original/069210100_1784716665-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_16.51.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304431/original/058033000_1784714748-IMG_6017.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080101/original/064595300_1736158589-20250106-Dapur_MBG-MER_1.jpg)

