
Bola.net - - Seperti Mimpi! Itulah mungkin yang dirasakan tim Ghana saat ini. Hadir dengan status tim debutan, mereka berhasil membuat semua perhatian di dunia tertuju pada mereka. Berhasil membuat Ceko, tim yang jauh lebih berpengalaman di Piala Dunia, tidak berdaya dan menjadi tim debutan yang berhasil lolos ke putaran kedua selain Ukraina. Sungguh prestasi yang luar biasa, apalagi mereka juga menjadi satu-satunya wakil dari benua Afrika yang masih bertahan sampai ke putaran kedua. Apalagi di putaran kedua ini mereka akan menghadapi Brasil, tim yang dianggap paling superior di sepakbola internasional. Ghana akan berusaha menjadi tim asal Afrika pertama yang berhasil mengalahkan atau bahkan mencetak gol melawan Brazil. Kalau mereka bisa melakukan itu akan menjadi suatu catatan menakjubkan sendiri bagi Ghana. Ghana, tempat pelatih Brazil Carlos Alberto Parreira memulai karirnya pada 1960-an, bertekad untuk mencatat prestasi untuk diri mereka sendiri. "Saya kira ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk bermain melawan Brazil di Piala Dunia. Kita tidak bisa meminta lebih dari itu. Kami sangat senang menunjukkan pada dunia di mana Ghana", kata pemain tengah Derek Boateng, yang timnya disebut Parreira sebagai "kekuatan tak terkendali". "Kami tidak akan mengatakan bahwa kami akan mengalahkan mereka," katanya. "Kami hanya akan memberikan penampilan yang baik. Ini sangat penting bagi kami dan seluruh Afrika." Ghana, yang melakukan debut Piala Duia mereka, mengatakan mereka tidak berada dalam tekanan dan menunggu untuk melawan sang pemegang gelar. Tapi meskipun demikian, Ghana yang telah empat kali memenangi Piala Afrika dan sering dibandingkan dengan Brazil di masa lalu, tim "Black Stars" baru bermain di Piala Dunia untuk pertamakalinya. Pelatih Ghana pun mengakui kesulitan yang mereka hadapi. "Sulit untuk menghentikan mereka. Jika Anda menghentikan Ronaldhino, ada Ronaldo. Jika Anda menghentikan Ronaldo akan ada Roberto Carlos. Jika Anda menghadangnya ada Cafu makanya ini akan sangat sulit, sangat berat. Mereka punya individualitas yang unggul. Tetapi sebagai tim mereka tidak terlalu bermain bagus sebelumnya", katanya. Ghana akan tampil tanpa pemain tengah Michael Essien, yang diskors. Meski demikian, striker Asamoah Gyan dan pemain tengah Sulley Muntari yang dilarang main dalam pertandingan melawan AS, sudah bisa diturunkan lagi. Sementara itu Brazil, pernah empat kali melawan tim dari Afrika di Piala Dunia dan memenangi semuanya tanpa kemasukan satu gol pun. Mereka mengalahkan Zaire (1974), Aljajair (1986), Kamerun (1994) dan Maroko (1998). pun mengenang pengalamannya saat menangani Ghana pada tahun 1960-an. "Saat itu, masih sangat amatir," kata Parreira. "Kami sebenarnya ditempatkan di tenda-tenda tentara. Sekarang, mereka lebih berpengalaman. Mereka telah kehilangan kepolosannya." "Ghana telah tampil cantik secara mengejutkan dan mereka pantas untuk lolos. Mereka mempunyai teknik dan permainan yang baik dengan kecepatan yang hebat", katanya menanggap kemajuan yang dicapai Ghana. Hal itu pun disadari oleh pemain tengah Brasil Juninho Pernambucano: "Ini akan menjadi pertandingan yang sangat berbahaya dan kami harus berhati-hati." Brasil pun mencermati rekor kedisplinan Ghana yang melakukan 32 pelanggaran saat menang 2-1 atas Amerika Serikat dan masing-masing 22 ketika menghadapi Italia dan Republik Ceko. "Tergantung wasit untuk terus mengendalikannya. Ini penting bagi kualitas pertandingan", katanya. "Mereka tidak terkendali," tambahnya. "Tidak ada tekanan pada mereka, mereka tidak ada kewajiban untuk menang, seluruh tekanan ada pada tim Brazil." Brazil tampak lebih hidup saat meraih kemenangan 4-1 atas Jepang pada Kamis (22/6) setelah , , Gilberto Silva, Juninho Pernambucano dan diturunkan dalam tim menggantikan Cafu, Roberto Carlos, Emerson, Ze Roberto dan Adriano. Banyak pengkritik merasa seluruh kelima pemain pendatang baru itu pantas mempertahankan tempatnya. Parreira akan mengumumkan timnya pada hari digelarnya pertandingan. Satu-satunya yang diragukan dari Brazil akibat cedera adalah striker , yang merasa sakit menusuk pada pahanya selama latihan Sabtu (24/6). Prediksi skor untuk pertandingan ini yaitu 3-1 untuk kemenangan Brasil. [img=/p/bra_vs_gha.gif][/img] PERKIRAAN TIM (4-4-2): 1-Dida; 2-Cafu, 3-Lucio, 4-Juan, 6-Roberto Carlos; 17-Gilberto Silva, 19-Juninho Pernambucano, 8-Kaka, 10-Ronaldinho; 9-Ronaldo, 7-Adriano Pelatih: Carlos Alberto Parreira (4-4-2): 22-Richard Kingston; 15-John Paintsil, 4-Kuffour, 5-John Mensah, 7-Shilla Illiasu; 9-Derek Boateng, 10-Stephen Appiah, 20-Otto Addo, 11-Sulley Muntari; 14-Matthew Amoah, 3-Asamoah Gyan Pelatih: Ratomir Dujkovic Wasit: Lubos Michel (Slovakia) HEAD TO HEAD 27-03-1996 Brazil v Ghana 8-2 (Uji Coba) KONDISI TIM Sudah mulai berhasil menemukan permainan terbaiknya saat mengalahkan Jepang 4-1. Semua pemain pun dalam keadaan fit kecuali yang masih cedera, dipastikan ini tidak menjadi halangan bagi Brasil. Tampil penuh percaya diri dan tanpa beban karena lolos sampai babak kedua ini sudah menjadi suatu prestasi luar biasa bagi mereka. Berbekal penampilan apik mereka sebelumnya, mereka yakin masih dapat mengimbangi permainan Brasil. DATA DAN FAKTA - Brazil tak terkalahkan dalam 13 pertandingan internasional, kekalahan terakhir mereka terjadi saat melawan Meksiko pada Piala Konfederasi tahun lalu. - Brazil telah memenangi rekor 10 kemenangan beruntun pada babak final Piala Dunia sejak kemenangan 2-1 atas Turki pada pertandingan pembukaan mereka pada babak final 2002. Kekalahan terakhir mereka adalah 0-3 melawan Perancis pada final 1998. - Mereka mempunyai rekor 100% dan belum kemasukan satu gol pun melawan musuh asal Afrika pada Piala Dunia. Mereka telah mengalahkan Zaire (1974), Algeria (1986), Kamerun (1994) dan Maroko (1998). - Ghana adalah satu dari dua debutan (bersama Australia) yang lolos ke babak 16 besar. Ghana melanjutkan tradisi wakil Afrika yang selalu lolos ke babak kedua sejak 1986. - Wakil Afrika sudah 17 kali bertemu tim asal Amerika Selatan. Tapi, baru tiga kali tim Afrika memetik kemenangan. Yakni Aljazair yang menang atas Cile (1982), dan Kamerun yang mengalahkan Argentina dan kolombia (1990).
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 12:04Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 10:09Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 09:50Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 08:20Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
-
Liga Champions 4 November 2026 08:14Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
BERITA LAINNYA
-
sejarah 20 Juli 2010 17:58Ongkos Mahal, Ogah Berangkat
-
sejarah 20 Juli 2010 17:56Kiper Penyelamat Hidup Tim Lawan
-
sejarah 20 Juli 2010 17:47Juara Bertahan Terburuk
-
sejarah 15 Juli 2010 18:20Piala Dunia Paling Bobrok, Membosankan dan Beringas
-
sejarah 14 Juli 2010 19:16Malangnya Israel
-
sejarah 13 Juli 2010 19:00Ini Perang Sungguhan!
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
-
Liputan6 4 November 2026 11:45Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Bisa Tekan IHSG, Ini Kata Analis
-
Liputan6 4 November 2026 10:41Geger Temuan Granat dan 41 Amunisi Aktif di Lamongan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389619/original/071817600_1793763682-site_1_image_870x_6aea90c8d9120.jpg)
