Tampil Perdana Dengan Formasi Baru

Tampil Perdana Dengan Formasi Baru

Bola.net - - Kualitas pemain Perancis tidak perlu diragukan lagi. Semua pemain inti Perancis menjadi langganan pengisi klub-klub besar. Limpahan bakat-bakat besar ini membuat pelatih Perancis Raymond Domenech dapat dengan tenang menyusun formasi terbaiknya. Meski sempat dihantam masalah cedera striker Djibril Cisse yang sangat mengejutkan publik Perancis, dengan cepat memanggil Sidney Govuo untuk meredam kecemasan tersebut. Untuk pertandingan perdana ini Perancis yang biasanya tampil dengan formasi 4-3-1-2 dengan menempatkan sang jenderal Zinedine Zidane di belakang dua striker mencoba tampil beda dengan formasi baru 4-2-3-1, dengan menempatkan , Frank Ribery dan bersamaan di belakang stiker tunggal Thierry Henry. Hal memenuhi permintaan publik yang menuntut Ribery diturunkan jadi starter seiring penampilannya yang bersinar saat pertandingan pemanasan. Taktik ini memang mengorbankan David Trezeguet yang harus rela duduk di bangku cadangan, tapi meski memakai taktik memakai dua strikerpun tampaknya Domenech lebih memilih Luis Saha untuk menjadi [i]starter[/i], merujuk dari komentar yang tampaknya jauh lebih merasa pas berduet dengan dibanding dengan . Hal ini sempat memicu ketidakpuasaan pada diri . Namun terlepas dari masalah itu semua, Piala Dunia ini akan menjadi momen yang emosional bagi publik Perancis karena akan menjadi kesempatan terakhir mereka melihat penampilan , jenderal tim mereka selama bertahun-tahun. dan beberapa pemain veteran lain yang berusia tidak muda lagi akan merasa senang jika dapat mengakhiri karir dengan manis. Perancis juga berusaha menghapus kenangan buruk di putaran Piala Dunia 2002 yang lalu, tampil sebagai juara bertahan malah kalah 0-1 dari Senegal. Bukan itu saja mereka juga tak pernah menang, tidak berhasil mencetak satu gol pun dan akhirnya harus tersingkir secara menyedihkan. Karena itu berbekal kepercayaan diri baru terutama dengan hasil terus menang selama pemanasan, Perancis berusaha menghapus trauma lama itu. Tapi mereka menghadapi musuh yang tidak mudah. Swiss yang mengalami perkembangan pesat pada beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa mereka bukanlah lawan yang enteng, terutama saat mereka mampu menahan imbang Perancis dua kali pada babak kualifikasi. "Kami dapat bermain dengan Perancis 10 kali dan mungkin menang dua kali. Kami berharap, salah satu kemenangan tersebut adalah dari pertandingan pembuka, Selasa," kata pelatih Swiss Koebi Kuhn. "Kami memiliki pemain-pemain muda yang ingin menunjukkan kepada dunia kehebatan mereka." Dia pun memberi catatan khusus untuk yang dianggap paling patut diwaspadai di pertandingan nanti. " adalah salah satu striker terbaik di dunia, bahkan mungkin adalah yang terbaik dan saya melihat bahwa ia memiliki peran yang sangat penting pada pertandingan kualifikasi," kata yang berharap pemain belakangnya Philippe Senderos dapat menjinakkan rekan satu timnya di Arsenal. Dengan skuad mudanya Swiss memang akan mampu menahan laju serangan Perancis, tapi jangan lupakan begitu berbahayanya jika sekali saja mendapat kesempatan. Prediksinya pertandingan akan berjalan sedikit alot tapi Perancis dengan pengalamannya akan mampu mengatasi Swiss. Skor 2-0 untuk Perancis. [img=/p/fra_vs_swi.gif][/img] PERKIRAAN TIM Perancis (4-2-3-1): 16-Fabien Barthez; 19-Willy Sagnol, 15-Lilian Thuram, 5-William Gallas, 3-Eric Abidal; 4-Patrick Vieira, 6-Claude Makelele; 11-Sylvain Wiltord, 10-Zinedine Zidane, 22-Franck Ribery; 12-Thierry Henry. Pelatih : Raymond Domenech Cadangan: 23-Gregory Coupet (g), 2-Jean-Alain Boumsong, 13-Mikael Silvestre, 8-Vikash Dhorasoo, 7-Florent Malouda, 14-Louis Saha, 20-David Trezeguet Swiss (4-5-1): 1-Pascal Zuberbuehler (g); 3-Ludovic Magnin, 4-Philippe Senderos, 20-Patrick Mueller, 23-Philipp Degen; 8-Raphael Wicky, 6-Johann Vogel, 10-Daniel Gygax, 7-Ricardo Cabanas, 16-Tranquillo Barnetta; 9-Alex Frei Pelatih: Koebi Kuhn Cadangan: 12-Diego Benaglio (g), 2-Johan Djourou, 13-Stephane Grichting, 19-Valon Behrami, 22-Hakan Yakin, 11-Marco Streller, 14-David Degen, 18-Mauro Lustrinelli Wasit: Valentin Ivanov (Rusia) Stadion: Gottlieb-Daimler, Stuttgart KONDISI TIM Dimainkannya sebagai starter dan main bersamaan dengan membawa angin segar bagi Perancis. Kehadiran mereka berdua akan menjamin suplai umpan-umpan matang pada Henry. Upaya terobosan mereka sendiri juga terkadang mampu mengancam gawang lawan. Tampil dengan skuad mudanya, Swiss siap tampil percaya diri untuk meladeni tim Perancis yang masih banyak dihuni pemain-pemain veteran. Apalagi berbekal sukses menahan imbang Prancis saat kualifikasi lalu, Swiss yakin mampu mengimbangi permainan Perancis. HEAD TO HEAD (tiga laga terakhir) 08/10/2005 Swiss v Prancis 1-1 26/03/ 2005 Prancis v Swiss 0-0 21/06/ 2004 Swiss v Prancis 1-3 FACT AND FIGURE - Perancis 12 kali berpartisipasi dalam putaran final Piala Dunia dan sekali menjadi juara (1998). - Pada Piala Dunia 2002, Prancis tersingkir di putaran pertama dengan tidak mencetak satu gol pun dan tidak pernah menang. Itu adalah catatan terburuk tim juara bertahan. - Dari 11 laga perdana Piala Dunia, Prancis menang lima kali, sekali seri, dan lima kali kalah. - Prancis dan Swiss telah bertemu sebanyak 35 kali. Prancis memenangkan 15 pertandingan, sementara Swiss menang 12 kali. - Prancis dan Swiss bergabung dalam satu grup di kualifikasi Piala Dunia 2006. Dalam dua pertemuan mereka bermain imbang 0-0 dan 1-1 - Pada Piala Eropa 2004, Prancis mengalahkan Swiss 3-1 di kualifikasi grup melalui gol Thierry Henry (Dua gol) dan Zinedine Zidane. - Swiss delapan kali menembus putaran final Piala Dunia, tiga kali menembus babak perempat final (1934, 1938, 1954). Swiss tidak pernah menang pada laga perdana sejak 1954, saat mereka menjadi tuan rumah. - Dalam 22 pertandingan terakhir di Piala Dunia, Swiss selalu kebobolan. Ini adalah salah satu rekor terburuk. Selama partisipasi di Piala Dunia, tidak satu pun pemain Swiss yang mendapatkan kartu merah. - Lilian Thuram dan Zinedine Zidane adalah pemain di tim Perancis dengan caps terbanyak dengan 114 dan 102 caps. - Thierry Henry dan David Trezeguet adalah pencetak gol terbanyak di tim Perancis dengan 33 dan 32 gol. - Johann Vogel, Raphael Wicky dan Patrick Muller memiliki caps terbanyak untuk Swiss dengan 85,67 dan 64 caps. - Alexander Frei adalah pencetak gol terbanyak di tim Swiss dengan 25 gol.

Berita Terkait

BERITA LAINNYA