Tunisia Butuh Keajaiban Untuk Menahan Spanyol

Tunisia Butuh Keajaiban Untuk Menahan Spanyol

Bola.net - - Performa yang ditunjukkan tim Spanyol pada pertandingan awalnya melawan Ukraina sangatlah luar biasa. Turun dengan bintang-bintang mudanya, pasukan Luis Aragones ini tampil sangat garang. Dengan kerjasama yang tertata rapi dan kompak mereka berhasil menggelontor gawang Ukraina dengan 4 gol tanpa balas. Menghadapi Spanyol pada pertandingan kedua di Gottleib-Daimler Stadion, Stuttgart, tentu bukan pekerjaan mudah bagi Tunisia. Pasukan Loger Lamerre ini harus meningkatkan konsentrasi dan kerjasama jika ingin membuat kejutan. Berbekal 1 poin dari hasil menahan imbang Saudi Arabia, Tunisia harus lebih memotivasi diri untuk meraih poin lagi pertandingan ini, mengingat kesempatan untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka bagi Tunisia. Pada pertandingan menghadapi Saudi Arabia, Rabu lalu, tim asal Afrika Utara tersebut berhasil mendominasi pertandingan babak pertama dan memimpin lebih dulu menit ke-23, tapi gagal mempertahankan konsistensi sehingga akhirnya harus puas bermain imbang 2-2. "Kami harus lebih berkonsentrasi dan menghindari kesalahan seperti yang pernah kami lakukan sebelumnya. Spanyol adalah tim besar yang secara teknis lebih baik. Kami akan menampilkan permainan terbaik kami dan berhadap akan memberikan kejutan, jika Tuhan mengizinkan," kata pemain belakang Radhi Jaidi yang untuk ke-90 kalinya membela tim nasional Tunisia. Pernyataan serupa juga disampaikan kapten Riadh Bouazizi. Pelatih Loger Lamerre merasa yakin pertandingan melawan Spanyol nanti akan berlangsung seru. "Mereka akan berjuang bersama. Kami juga mempunyai senjata seperti halnya Spanyol. Mungkin teknik kami tidak begitu bagus, tapi kami punya kekuatan," katanya. "Kami punya babak pemain berkualitas dan kami ingin merepotkan Spanyol. Kami akan memberikan 100 persen kemampuan kami," katanya menambahkan. Walau tampil sangat mengesankan tidak membuat Spanyol berbesar kepala. Dibalik kegemilangan penampilan Spanyol saat menggilas Ukraina, Entranador Luis Aragones merasa sedikit agak khawatir dengan kinerja pertahanan anak asuhannya itu. Luis Aragones merasa barisan pertahanan yang dimiliki Spanyol masih butuh tantangan yang lebih berat dan barisan depan juga dituntut untuk lebih kreatif dalam melakukan penetrasi ke daerah lawan terutama lewat sayap. "Tunisia akan lebih sulit ditaklukkan daripada Ukraina. Jangan lupa, Tunisia adalah juara Afrika tahun lalu. Mereka memiliki barisan tengah yang kuat dan dua striker yang memiliki pergerakan yang cukup baik. Mereka bermain lebih taktis, tapi kadang mereka bermain lebih lambat. Itu akan sangat menguntungkan kami, dan kami akan memanfaatkan celah itu". Kemungkinan besar Aragones akan tetap menurunkan matador-matador mudanya. Barisan depan kembali akan diperkuat Fernando Torres, David Villa, dan Luis Garcia. Dengan begitu kemungkinan besar Raul Gonzalez akan kembali menjadi cadangan pada pertandingan melawan Tunisia nanti. Belajar dari hasil laga pertama, pelatih Roger Lamerre berniat melakukan perubahan formasi Tunisia. Kehadiran penyerang asing, Francileudo Santos yang berdarah Brazil yang absent pada laga awal Tunisia, diharapkan membawa keajaiban pada pertandingan versus Spanyol nanti, yah semoga saja. [img=/p/spa_vs_tuni.gif][/img] Prediksi Pemain: Spanyol (4-3-3) 1-Iker Casillas (59-0); 15-Sergio Ramos (12-2), 5-Carles Puyol (48-1), 22-Pablo Ibanez (12-0), 3-Mariano Pernia (2-1); 16-Marcos Senna (4-0), 14-Xabi Alonso (27-1), 8-Xavi (37-1); 11-Luis Garcia (11-3), 9-Fernando Torres (31-11), 21-David Villa (9-4) Pelatih: Luis Aragones Tunisia (4-4-2): 1-Ali Boumnijel (49-0); 6-Hatem Trabelsi (57-0), 15-Radhi Jaidi (90-6), 3-Karim Hagui (27-4), 18-David Jemmali (3-0); 20-Hamed Namouchi (15-1), 12-Joahar Mnari (38-1), 14-Adel Chedli (39-4), 13-Riadh Bouazizi (86-4); 5-Ziad Jaziri (62-14), 9-Yassine Chikhaoui (2-0) Pelatih: Roger Lemerre Berita tim: Pelatih tim nasional Spanyol Luis Aragones tampaknya akan tetap dengan susunan timnya yang mengalahkan Ukraina 4-0 pada pertandingan pembuka mereka. Berarti kapten dan pencetak gol terbanyak Raul akan mengawali pertandingan dengan duduk di bangku cadangan. Gol ganda David Villa membawanya membukukan gol keempat dari sembilan pertandingan internasional, sementara gol akhir Fernando Torres merupakan yang ke-11 dari 31 penampilannya. Gol pembuka Xabi Alonso merupakan golnya yang pertama untuk tim nasional. Tunisia membutuhkan permainan penampilan tim dibanding ketika melawan Arab Saudiwill saat mereka butuh waktu injury time untuk menggolkan bola sehingga permainan menjadi imbang 2-2. Spanyol dapat bebas memilih semua pemainnya untuk diturunkan dalam formasi pertandingan sedangkan striker asal Brazil yang ada dalam tim Tunusia, Francileudo dos Santos, tampaknya akan istirahat karena menderita cedera kaki. tidak ada Kutipan kunci: Pelatih Spanyol Luis Aragones: "Berdasar sejarah kami belum melakukan sesuatu di Piala Dunia. Kali ini kami ingin berbuat sesuatu, tetapi kami akan menjalani pertandingan keras lawan Tunisia. Mereka lebih baik dari Ukraina dan kami hormat kepada mereka." Bek Carles Puyol: "Kami tidak terlalu buruk sebelumnya dan kami memiliki kesempatan sekarang. Mengawali permainan Piala Dunia seperti ini menjadi dukungan moral besar bagi kami tetapi kami harus tetap merendah." Pemain Tunisia Radhi Jaidi: "Kami tidak akan berbuat buruk..seperti pertandingan lalu. Kami harus sabar dan memusatkan perhatian. Yakinlah, kami memiliki motivasi." Statistik kunci: Kemenangan atas Ukraina memperpanjang rekor tidak terkalahkan bagi Meksiko dalam 23 pertandingan tetapi mereka masih harus menjalani hal serius untuk melewati rekor 31 pertandingan sepanjang September 1994 dan November 1997 di bawah kepemimpinan pelatih Javier Clemente. Cesc Fabregas merupakan pemain termuka dalam tim Spanyol di Piala Dunia ketika ia tampil sebagai pengganti pada babak kedua melawan Ukraina. Pemain lini tengah Arsenal yang kini berusia 19 tahun itu memegang rekor termuda setelah Julen Guerrero yang tampil pada Piala Dunia 1994 ketika ia berusia 20 tahun. Spanyol sudah tampil dalam delapan kali turnamen Piala Dunia tetapi satu-satunya kesempatan mereka keluar dari putaran perempat final terjadi saat mereka maju ke empat besar pada 1950. Tunisia merupakan tim pertama Afrika yang memenangi Piala Dunia ketika mereka mengalahkan Meksiko 3-1 pada 1978. Pertemuan sebelumnya di Piala Dunia: Tidak pernah

Berita Terkait

BERITA LAINNYA