2 Transfer Januari Terbaik dan Terburuk Real Madrid dalam Beberapa Tahun Terakhir

2 Transfer Januari Terbaik dan Terburuk Real Madrid dalam Beberapa Tahun Terakhir
Pemain Real Madrid, Marcelo, merayakan juara Liga Champions usai mengalahkan Liverpool di Stadion Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina, 26 Mei 2018. (c) AP Photo/Pavel Golovki

Bola.net - Real Madrid dikenal dengan strategi transfer Januari yang berbeda dari klub elite lainnya. Klub ini jarang panik di tengah musim, lebih mengutamakan stabilitas dibanding solusi instan.

Meski begitu, beberapa transfer Januari memiliki dampak ekstrem bagi klub. Ada yang menjadi legendaris dan membentuk identitas Madrid, sementara yang lain menjadi simbol keputusan terburu-buru.

Sejarah transfer Januari Los Blancos menunjukkan hasil yang sangat kontras. Beberapa pemain mampu mendefinisikan era, sementara yang lain gagal meninggalkan jejak berarti.

Empat nama menonjol dalam diskusi ini. Dua pemain berhasil mengubah sejarah klub, sedangkan dua lainnya menunjukkan risiko gagal di pasar transfer musim dingin.

1 dari 5 halaman

Transfer Terburuk:?Julien Faubert

Julien Faubert dibawa Madrid dengan status pinjaman dari West Ham pada Januari 2009. Saat itu klub mengejar Barcelona di La Liga dan membutuhkan kualitas instan, namun Faubert gagal memenuhi ekspektasi.

Ia hanya tampil dua kali di semua kompetisi dan tidak pernah menjadi starter. Gol maupun assist nihil, dan kepercayaan pelatih terhadapnya sangat terbatas.

Keterbatasan teknis, pemahaman taktik yang minim, dan kesulitan beradaptasi membuat transfer ini menjadi contoh perencanaan buruk. Faubert tidak memberikan kontribusi jangka panjang maupun jangka pendek.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 17 Januari 2026
Real Madrid Real Madrid
20:00 WIB
Levante Levante
2 dari 5 halaman

Transfer Terburuk: Reinier Jesus

Reinier Jesus diboyong Madrid pada Januari 2020 sebagai talenta muda Brasil. Secara teori, transfer ini mengikuti model sukses klub dalam mendatangkan pemain dari Amerika Selatan.

Namun kenyataannya, Reinier belum tampil kompetitif untuk tim utama. Ia dipinjamkan ke beberapa klub Eropa, gagal menunjukkan konsistensi maupun intensitas fisik yang dibutuhkan di level tertinggi.

Kasusnya menjadi tipe kegagalan Januari berbeda: bukan panik, tapi proyek yang terhenti. Bagi Madrid, minimnya dampak Reinier membuatnya termasuk transfer musim dingin paling mengecewakan.

3 dari 5 halaman

Transfer Terbaik:?Marcelo

Marcelo datang pada Januari 2007 sebagai remaja dengan bakat besar. Seiring waktu, ia menjadi salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah sepak bola dan ikon kesuksesan Madrid modern.

Ia tampil lebih dari 540 kali, mencetak 38 gol dan memberikan lebih dari 100 assist. Pengaruhnya tidak hanya statistik, tapi juga taktik dan emosional, termasuk chemistry dengan Cristiano Ronaldo yang menjadi senjata utama di Liga Champions.

Transfer ini bukan solusi cepat, tapi visi jangka panjang. Marcelo memberikan trofi, identitas, dan momen tak terlupakan bagi Real Madrid.

4 dari 5 halaman

Transfer Terbaik: Casemiro

Jika Marcelo membawa kreativitas, Casemiro menghadirkan keseimbangan. Datang pada Januari 2013 dari Sao Paulo, ia awalnya dianggap pemain tambahan rendah profil, tapi kontribusinya berkembang pesat.

Casemiro bermain 336 kali, mencetak 31 gol, dan berperan penting dalam lima gelar Liga Champions. Sebagai jangkar defensif di lini tengah, ia melindungi lini belakang sekaligus memberi ruang bagi pemain kreatif bersinar.

Peran Casemiro jauh melebihi statistik. Bersama Luka Modric dan Toni Kroos, ia membentuk struktur yang membuat trio legendaris Madrid mendominasi Eropa. Untuk transfer Januari, nilainya tak ternilai bagi klub.

Sumber: Madrid Universal

5 dari 5 halaman

Klasemen La Liga