
Bola.net - Laga Barcelona vs Real Madrid berakhir murung bagi tuan rumah. Sebab, Barcelona harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor 1-3 pada laga pekan ketujuh La Liga musim 2020/2021 itu.
Bermain di Camp Nou, Sabtu (24/10/2020) malam WIB, Barcelona sudah tertinggal pada menit ke-5. Fede Valverde membuka keunggulan Real Madrid usai menerima umpan Karim Benzema.
Namun, Barcelona bangkit hanya tiga menit berselang. Ansu Fati mencetak gol usai menerima umpan Jordi Alba.
Pada babak kedua, Real Madrid mampu menambah dua gol. Pada menit ke-63, Real Madrid mencetak gol dari eksekusi penalti Sergio Ramos. Setelah itu, ada gol Luka Modric pada menit ke-90.
Real Madrid menang dengan skor 1-3 pada laga El Clasico sekaligus menutup tren kekalahan pada dua laga terakhir.
Lantas, pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari duel ini? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Barcelona Rapuh di Pertahanan
Neto tidak bisa dikatakan tampil buruk pada laga ini. Walau kiper asal Brasil itu kebobolan tiga gol, dia juga membuat banyak penyelamatan. Neto enam kali mengamankan gawang Barcelona.
Faktor yang membuat tiga gol bersarang di gawang Barcelona adalah rapuhnya duet Gerard Pique dan Clement Lenglet. Sergio Busquets juga tidak tampil cukup bagus pada laga El Clasico.
Gol Fede Valverde menjadi bukti betapa rapuhnya duet Lenglet dan Pique. Sedangkan, Busquets tidak melakukan upaya yang cukup untuk mengejar Valverde. Kinerja tiga pemain tersebut tidak cukup bagus di laga ini.
Faktor Sergio Ramos

Sergio Ramos menunjukkan bahwa kehadirannya di lapangan sangat penting bagi Real Madrid. Sergio Ramos sempat kewalahan menjaga Lionel Messi di babak pertama, tetapi bangkit di babak kedua.
Sergio Ramos punya pengalaman segudang untuk bermain di laga sulit, seperti El Clasico. Saat dia mendapat momen, Sergio Ramos tahu apa yang harus dilakukan. Itulah yang terjadi saat Lenglet menari kaus-nya di kotak penalti.
Sergio Ramos pun dengan tenang menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti. Ramos membuat Real Madrid unggul 1-2. Momen ini kemudian membuat Real Madrid berada di atas angin dan akhirnya menang.
Singa tua yang mengaum keras di Camp Nou...
— LaLigaID (@LaLigaID) October 24, 2020
🔟 menit tersisa, @realmadrid masih memimpin 1-2 di #ElClásico lewat aksi @SergioRamos ©️🤍 pic.twitter.com/FSqbfzs6K7
Pergantian Pemain Koeman
Ronald Koeman membuat keputusan yang tepat dengan memainkan Ansu Fati sebagai penyerang. Pemain 17 tahun tampil tajam dan merepotkan lini pertahanan Madrid. Koeman juga lebih memilih Pedri daripada Griezmann.
Namun, Ronald Koeman kurang siap dalam melakukan pergantian. Eks pelatih Everton itu lebih nampak panik daripada mengganti pemain dengan cermat untuk bisa mengubah situasi.
⏰ Akhir laga
— FC Barcelona (@fcbarcelona_id) October 24, 2020
⚽ #ElClásico (1-3)
👟 Ansu Fati / Fede Valverde, Sergio Ramos & Modric pic.twitter.com/GlFgHMIXiU
Pada menit ke-81, Koeman mengganti tiga pemain sekaligus. Termasuk Fati yang bermain sangat bagus. Nahas, pemain yang dimasukkan pelatih asal Belanda itu tidak memberi dampak yang besar.
Pergantian Pemain Zidane
Berbeda dengan Ronald Koeman, kubu Zinedine Zidane justru cerdik dalam pergantian pemain. Satu pergantian dilakukan Zidane dan mampu mengubah jalannya laga yakni Nacho digantikan Lucas Vazquez.
Nacho yang bermain sebagai bek kanan menjadi titik lemah Real Madrid di babak pertama. Gol Ansu Fati berasal dari wilayahnya. Namun, Vazquez mengubah sisi kanan Madrid menjadi sulit tembus setelah dia berada di lapangan.
🔄 43' | 1-1 | Cambio: @Lucasvazquez91 ↔️ @nachofi1990#ElClásico | #HalaMadrid pic.twitter.com/i7HOQd1Hy6
— Real Madrid C.F. (@realmadrid) October 24, 2020
Bukan hanya kuat saat bertahan, Vazquez juga aktif membantu lini serang. Dia sempat memberi umpan pada Toni Kroos yang berujung peluang emas.
Zidane juga memainkan Luka Modric untuk menggantikan Fede Valverde pada menit ke-69. Masukannya Modric membuat Madrid lebih tenang saat menguasai bola. Mereka bisa mengatur ritme permainan dengan baik.
Aksi Menjanjikan Ansu Fati

Barcelona memang kalah. Ronald Koeman pun tidak menunjukkan pilihan yang tepat dalam pergantian pemain. Namun, ada satu kabar baik untuk Barcelona dari Ansu Fati.
Ansu Fati menunjukkan bahwa dia adalah aset besar Barcelona di masa depan. Pemain 17 tahun itu menjadi sosok yang paling merepotkan pertahanan Real Madrid di laga ini.
Ansu Fati mencatat rekor sebagai pencetak gol paling muda di El Clasiso. Sebelumnya, Ansu Fati juga mencatatkan rekor sebagai pencetak gol termuda Barcelona, pencetak gol termuda Barcelona di Liga Champions, dan pencetak gol termuda Spanyol.
🔙 𝟑𝟎 𝐌𝐚𝐫𝐞𝐭 𝟏𝟗𝟒𝟕
— LaLigaID (@LaLigaID) October 24, 2020
👶 Alfonso Navarro (17 tahun, 356 hari)
🆕 𝟮𝟰 𝗢𝗸𝘁𝗼𝗯𝗲𝗿 𝟮𝟬𝟮𝟬
👶 @ANSUFATI (17 tahun, 359 hari)
Penyerang @fcbarcelona_id ini menjadi pencetak gol termuda kedua dalam sejarah #ElClásico sepanjang masa! 💙❤️ pic.twitter.com/Haq1mzLwmB
Sumber: Berbagai Sumber
Baca Ini Juga:
- Man of the Match Barcelona vs Real Madrid: Sergio Ramos
- Barcelona Tumbang di El Clasico, Netizen: Kawal 1-3, Real Madrid Latihan di Camp Nou
- Hasil Pertandingan Barcelona vs Real Madrid: Skor 1-3
- Insiden Tarikan Baju Sergio Ramos oleh Clement Lenglet, Pantas Dapat Penalti?
- Momen El Clasico: Ketika Lionel Messi Mem-Boateng-kan Sergio Ramos
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Gelandang Barcelona 95 Persen ke Monaco, Transfer bakal Rampung Pekan Ini
Real Madrid Segera Resmikan Dumfries, tapi Belum Selesai Belanja: 3 Nama Ini Layak Jadi Prioritas
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
