
Bola.net - Barcelona harus menempuh 120 menit untuk menaklukkan tim divisi 3 Cornella pada duel 32 besar Copa del Rey 2020/21, Jumat (22/1/2021). Tim asuhan Ronald Koeman itu menang dengan skor 2-0.
Tim tamu, sejatinya punya peluang mencetak gol di waktu normal atau 90 menit. Namun, penalti Antoine Griezmann dan Ousmane Dembele bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Cornella Ramon Juan.
Barcelona akhirnya bisa mencetak gol pada babak tambahan atau extra time. Mereka mencetak gol melalui Ousmane Dembele (92') dan Martin Braithwaite (120+1').
Sebelum pertandingan usai, Cornella bermain dengan 10 pemain pada menit ke-118. Albert Estelles mendapat kartu merah.
Hasil ini mengantar Barca ke babak 16 besar Copa del Rey. Cornella pun harus tersingkir.
Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari duel Cornella vs Barcelona? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Performa Apik Ramon Juan
😍 QUINA ATURADA, @ramon99jr! 🧤
— UE Cornellà (@ue_cornella) January 21, 2021
🔝 BRUTAAAAAAAAAL 🤩#CornellàBarça pic.twitter.com/DXbB6vjZ4v
Kiper Cornella Ramon Juan tampil gemilang pada pertandingan ini. Ia mampu membuat para pemain Barcelona frustrasi.
Ramon Juan berhasil menggagalkan sejumlah peluang Barcelona. Itu termasuk tembakan Trincao, Martin Braithwaite dan Miralem Pjanic.
Puncaknya kiper berusia 21 tahun tersebut berhasil menggagalkan dua penalti Barcelona. Ia menepis tendangan dari Miralem Pjanic dan Ousmane Dembele.
Dembele Kembali Jadi Pembeda

Ousmane Dembele baru masuk di awal babak kedua dengan menggantikan Riqui Puig. Ronald Koeman sepertinya tidak salah memasukkan pemain asal Prancis tersebut.
Dembele memang gagal mengeksekusi penalti setelah tembakannya ditepis kiper Cornella. Namun, ia mampu menebusnya saat pertandingan memasuki babak tambahan.
Dembele menjebol gawang Cornella lewat tembakan keras kaki kanan dari luar kotak penalti. Gol tersebut membuka jalan bagi Barcelona untuk meraih kemenangan.
Rekor Penalti Barcelona
😱 Pjanić pings one that's tipped by the keeper and then goes off the crossbar!! 🚀 pic.twitter.com/0I8Pdh7NJB
— FC Barcelona (@FCBarcelona) January 21, 2021
Barcelona mendapat dua penalti saat melawan Cornella. Sayangnya, Blaugrana gagal mengkonversinya menjadi gol.
Tendangan Miralem Pjanic dan Ousmane Dembele berhasil dimentahkan kiper Cornella. Hal itu semakin menunjukkan bahwa rekor Barcelona dalam mengeksekusi penalti tidak terlalu bagus.
Pada musim ini, Barcelona sudah mendapat 12 penalti tetapi hanya tujuh kesempatan yang berhasil dikonversi menjadi gol. Pemain yang gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti adalah Miralem Pjanic, Antoine Griezmann, Martin Braithwaite, Ousmane Dembele hingga Lionel Messi.
Debut Moriba
Dalam laga ini, Ronald Koeman menurunkan pemain muda Ilaix Moriba. Gelandang berusia 18 tahun itu dipercaya tampil sejak menit pertama.
Debut Moriba bersama Barcelona cukup mengesankan. Di babak kedua, ia memiliki peluang untuk mencetak gol dari tendangan dari luar kotak penalti.
Moriba kemudian ditarik keluar untuk digantikan Trincao. Ia menjadi pemain muda ketiga yang melakukan debut di bawah pelatih Ronald Koeman.
💙❤️ @IlaixMK pic.twitter.com/S5w3h1JhR7
— FC Barcelona (@FCBarcelona) January 21, 2021
Lapis Kedua Barcelona Kesulitan
Barça XI#CornellàBarça
— FC Barcelona (@FCBarcelona) January 21, 2021
💪🔵🔴 pic.twitter.com/mugNQodsaV
Ronald Koeman memainkan tim lapis kedua saat menghadapi Cornella. Dengan nama-nama yang ada di strating XI, Barcelona harusnya bisa meraih hasil yang lebih baik.
Tidak ada nama Lionel Messi dalam pertandingan kali ini. Koeman menurunkan Antoine Griezmann, Miralem Pjanic, martin Braihtwaite, hingga Clement Lenglet yang levelnya masih di atas rata-rata pemain Cornella.
Namun, tim lapis kedua Barcelona justru kesulitan meladeni perlawanan pemain Cornella. Mereka membutuhkan 120 menit untuk menyingkirkan tim divisi 3 itu.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:11Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:08Kepala BGN: Tidak Ada Instruksi Hentikan Layanan MBG
-
Liputan6 4 Juni 2026 19:50Prabowo Resmi Copot Silmy Karim dari Wakil Menteri Imipas
MOST VIEWED
Analisis: Kenapa Barcelona Memilih Anthony Gordon daripada Marcus Rashford?
Here We Go! Real Madrid Pastikan Transfer Denzel Dumfries, Suksesor Ideal Dani Carvajal Akhirnya Ditemukan
Real Madrid Bergerak Cepat, Florentino Perez Amankan Ibrahima Konate dari Liverpool
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734491/original/088854500_1780540374-5.jpg)

