
Bola.net - Barcelona berada di masa terburuknya di musim 2022/2023. Setelah sempat tampil menawan di awal musim, Barcelona tampak tidak berdaya di beberapa pertandingan terakhir.
Barcelona yang baru sekali menelan kekalahan di Liga Spanyol tak bernasib mujur di Liga Champions. Skuat asuhan Xavi Hernandez ini tersingkir ke Liga Europa karena hanya bisa finis di peringkat ke-3, meski masih menyisakan satu pertandingan tersisa.
Para penggemar kini terbagi menjadi dua kubu akibat hasil tak memuaskan tersebut. Ada yang masih mempercayai Xavi sebagai nahkoda tim, ada juga yang sudah tidak sabar melihat pelatih baru.
Namun, Thierry Henry berpendapat Barcelona harus lebih sabar dengan manajer yang baru berpengalaman melatih Al Sadd tersebut. Barcelona tidak boleh bertindak gegabah seperti yang dilakukan Aston Villa dengan memecat Steven Gerrard.
Jangan Hanya Perhatikan Hasil Akhir

Henry yang pernah bermain bersama Xavi saat aktif menjadi pemain itu memahami tuntutan yang keluar dari para penggemar. Mereka mengharapkan hasil baik di setiap pertandingannya.
“Pada akhirnya, hasil akhir akan selalu jadi perhitungan. Saya lihat hal ini terjadi di Inggris, tepatnya ketika Steven Gerrard dipecat,” kata dia kepada CBS Sports.
Permintaan tersebut menurutnya tidak bisa ditanggapi dengan pemecatan. Henry menyarankan Barcelona untuk bisa lebih percaya ke proses.
Bisa Lebih Buruk

Lagipula, Henry tidak begitu percaya pergantian manajer bisa membawa perubahan instan bagi Barcelona. Manajer baru pada akhirnya akan beradaptasi kembali.
Selama masa adaptasi itu tidak ada yang menjamin manajer baru ini akan tampil impresif. Bahkan bisa saja manajer baru akan lebih buruk dengan apa yang sudah dicapai Xavi sejauh ini.
“Tapi jika sekarang Barcelona memiliki manajer baru, maka saya pikir gunung apinya akan meletus. Maksud saya, situasinya akan jadi lebih buruk dari sekarang,” kata Henry.
Punya Pemain yang Dibutuhkan

Apa yang dikatakan Henry memang masuk akal mengingat Xavi sangat didukung oleh petinggi Barcelona di bursa transfer musim panas 2022. Ia diberikan pemain-pemain yang dibutuhkan.
Xavi juga telah meminta klub untuk menyingkirkan pemain-pemain yang dianggapnya tidak masuk skema tim di musim ini. Dengan kata lain, kerangka tim yang diinginkan Xavi sudah terbentuk.
Apabila Xavi dipecat, kerangka tim ini jadi percuma. Manajer baru akan kembali mengubah kerangka tersebut dengan filosofi mereka sendiri.
Sumber: CBS Sports
Klasemen La Liga 2022/2023
Bacaan Menarik Lainnya:
- Janji Vinicius untuk Benzema di Madrid: Kubantu Biar Cetak Banyak Gol Seperti Musim Lalu!
- Fakta dan Statistik Pralaga La Liga 2022/2023 Pekan Ini
- Membedah Tuduhan 'Local Pride' ke Xavi: 10 Pemain Paling Sering Dimainkan Xavi Musim 2022/2023
- Satu Lagi Kandidat Pengganti Sergio Busquets di Barcelona: Pemain Ajax Bekas Bidikan Chelsea
- Jujur, Rudiger Gak Nyangka Bisa Langsung Nyetel di Real Madrid!
- Markas Barcelona Jadi Tempat Favorit Virgil van Dijk Setiap Bermain Tandang
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:02Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
MOST VIEWED
Here We Go! Real Madrid Pastikan Transfer Denzel Dumfries, Suksesor Ideal Dani Carvajal Akhirnya Ditemukan
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Barcelona Dikabarkan Capai Kesepakatan Lima Tahun dengan Julian Alvarez
Konate Baru Umumkan Tinggalkan Liverpool, Kini Sudah Capai Kesepakatan dengan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
