FOLLOW US:


Barcelona Untung, Ini Isyarat Real Madrid Mundur dari Pemburuan Neymar

30-08-2019 09:40

 | Richard Andreas

Barcelona Untung, Ini Isyarat Real Madrid Mundur dari Pemburuan Neymar
Karim Benzema dan Sergio Ramos, Real Madrid © AP Photo

Bola.net - Real Madrid tampaknya tidak akan mendatangkan pemain baru lagi pada bursa transfer musim panas ini. Emilio Butragueno menegaskan skuad Los Blancos yang sekarang sudah cukup kuat.

Kamis (29/8/2019) kemarin, Madrid akhirnya mendapati lawan-lawan mereka di ajang Liga Champions musim ini. Mereka tergabung di Grup A bersama dengan PSG, Club Brugge, dan Galatasaray.

Usai acara drawing tersebut, mau tak mau pertanyaan utama yang menghubungkan Madrid-PSG kembali mengudara: mungkinkah Neymar mendarat di Santiago Bernabeu? Butragueno menjawab tegas, yakni bahwa Madrid sudah cukup puas.

Apakah ini artinya Madrid sudah mundur dari pemburuan Neymar? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Tutup Mulut

Rumor yang beredar menyebut Madrid masih mengawasi usaha Barcelona memulangkan Neymar. Jika situasi memungkinkan, Madrid bisa jadi menikung Barca pada satu kesempatan.

Biar begitu, Butragueno membantah tegas. Dia menjamin Madrid selalu menjaga hubungan baik dengan klub lain di bursa transfer. Mereka tak mau berbuat curang.

"Kami tidak mau berbicara tentang pemain-pemain yang bukan milik kami dan kami tidak akan mengubah kebijakan tersebut," tegas Butragueno kepada Movistar.

"Kami ingin menghargai pihak lain dan kami punya skuad luar biasa, itulah kebenarannya."

2 dari 2

Menghadapi PSG

Lebih lanjut, Butragueno angkat bicara tentang pertandingan Madrid melawan PSG nanti. Menurutnya, laga itu bakal sangat menarik. PSG merupakan tim kuat, keduanya bakal bersaing merebut puncak klasemen.

"Bermain melawan PSG bakal jadi pertandingan klasik, tak perlu diragukan lagi bahwa mereka merupakan tim kuat," sambung Butragueno.

"Laga itu membuat kami termotivasi sebab itu merupakan salah satu laga terhebat yang bisa Anda saksikan di dunia saat ini, ini adalah kompetisi paling sulit di dunia," tandasnya.

Sumber: Movistar