Bernardo Silva, Solusi ketika Real Madrid Kesulitan Mengendalikan Pertandingan

Bernardo Silva, Solusi ketika Real Madrid Kesulitan Mengendalikan Pertandingan
Pemain Real Madrid, Bernardo Silva (kiri) dan Kylian Mbappe, merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Real Sociedad, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Bernardo Silva semakin sulit dipandang hanya sebagai pemain pelapis di Real Madrid. Kemenangan atas Elche kembali memperlihatkan masalah Los Blancos ketika kehilangan kendali atas pertandingan.

Real Madrid sempat unggul 2-0 pada babak pertama, tetapi permainan mereka kemudian menurun drastis. Elche mendapatkan banyak penguasaan bola dan mampu mencetak dua gol sehingga laga kembali berjalan dalam tekanan.

Carlos Espi akhirnya mencetak gol yang memastikan Real Madrid membawa pulang tiga poin. Namun, situasi tersebut menunjukkan kebutuhan tim terhadap gelandang yang mampu menjaga bola sekaligus mengendalikan tempo permainan.

Saat Real Madrid Sulit Mengendalikan Pertandingan

Masalah serupa pernah muncul ketika Real Madrid menghadapi Real Betis. Ketika penguasaan bola tidak berjalan baik, mereka kesulitan mengendalikan pertandingan dan harus bertahan dari tekanan lawan hingga menit-menit akhir.

Bernardo Silva menawarkan solusi untuk persoalan tersebut. Ia memang bukan gelandang pengatur permainan dengan karakter seperti Rodri atau Toni Kroos, tetapi kemampuannya mempertahankan bola sangat berharga.

Pemain asal Portugal itu mampu menerima bola di ruang sempit, berputar dengan cepat, lalu mengalirkannya kepada rekan setim. Ia juga memiliki etos kerja tinggi ketika Real Madrid kehilangan penguasaan bola.

Peran Silva Semakin Penting

Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde memiliki kualitas berbeda yang sangat berguna bagi Real Madrid. Namun, ketika keduanya menjadi gelandang paling dalam, Los Blancos sering kesulitan mempertahankan penguasaan bola dalam tekanan.

Kehadiran Silva bisa memberikan keseimbangan yang berbeda. Ia mampu membantu tim keluar dari tekanan melalui kontrol bola dan sirkulasi umpan sehingga Real Madrid tidak terus-menerus bermain dengan mengandalkan serangan cepat.

Usianya memang membuat Silva tidak mungkin tampil dalam setiap pertandingan. Oleh karena itu, penggunaannya tetap perlu dikelola dengan baik agar energinya terjaga sepanjang musim.

Bukan Pengganti Kroos, tetapi Solusi

Silva tidak berada pada level Kroos atau Luka Modric dalam hal mengontrol pertandingan. Namun, karakter permainannya memiliki kemiripan dengan Modric, terutama dalam kemampuan menjaga bola dan menemukan ruang untuk mengalirkan permainan.

Real Madrid memang tidak akan mendapatkan kembali kemudahan yang diberikan Kroos ketika mengatur tempo. Akan tetapi, Silva tetap dapat membantu tim mempertahankan bola lebih lama dan mengurangi tekanan terhadap lini belakang.

Maka dari itu, perannya layak mendapat perhatian lebih besar. Real Madrid membutuhkan Silva lebih sering untuk mengontrol pertandingan, sekaligus perlu memikirkan rekrutmen gelandang dengan karakter serupa sebagai solusi jangka panjang.

Sumber: The Real Champs

Klasemen