
Bola.net - Real Madrid telah berubah, jadi tim berbeda. Los Blancos terbukti tahu caranya menang meski tidak bermain cukup baik. Mereka menunjukkan ambisi dan hasrat untuk jadi juara La Liga.
Teranyar, Madrid tampil sepatutnya untuk mengalahkan Deportivo Alaves 2-1, Sabtu (30/11/2019). Zinedine Zidane membuat sejumlah perubahan pada duel di Estadio de Mendizorroza.
Pertandingan itu sulit, cuaca tidak mendukung. Biar begitu, Sergio Ramos dkk. tetap bisa menemukan cara untuk melewatinya, mengamankan tiga poin di stadion yang sulit.
Madrid versi inilah yang layak dianggap sebagai calon juara. Mengapa? Mengutip Marca, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Madrid yang Dahulu
Dilihat dari berbagai sisi, Madrid inilah yang pernah berjaya beberapa tahun lalu. Zidane mengembalikan kekuatan Los Blancos.
Terlepas dari beberapa rotasi teknis, Zidane menurunkan staring XI yang diisi mayoritas pemain terbaiknya. Nama-nama yang baru bersinar musim ini, seperti Fede Valverde dan Rodrygo Goes diistirahatkan.
Madrid inilah yang layak jadi juara. Berbulan-bulan lalu, mereka bakal terpeleset pada pertandingan sulit di kandang Alaves ini. Namun, Madrid yang sekarang berjuang maksimal untuk membungkus tiga poin kontra Alaves yang bebal di kandang.
Kemenangan seperti inilah yang bisa jadi modal berharga meraih trofi. Madrid tidak perlu selalu bermain brilian, hanya menunjukkan ambisi dan mental untuk tetap menjaga taktik selama 90 menit.
Sentuhan Zidane
Kebangkitan Madrid ini tak lepas dari sentuhan Zidane. Dia berulang kali bicara soal skuad masifnya dan mengaku akan mengandalkan semua pemainnya. Zidana tak segan merotasi skuad dari satu laga ke laga berikutnya.
Juga, Zidane berperan penting dalam kebangkitan Isco. Setelah menepi cukup lama, Isco terbukti masih memiliki gerakan ajaib di lapangan. Dia pun tampak ambisius untuk berkembang dan merebut tempatnya.
Satu hal lain yang patut diperhatikan adalah betapa pentingnya Fede Valverde untuk Madrid yang sekarang. Dia dicadangkan pada laga ini, tetapi lini tengah Madrid jelas tak sama tanpanya.
Zidane memainkannya menjelang akhir pertandingan dan dia nyaris mencetak gol. Valverde adalah salah satu pemain kunci Madrid, juga karena Zidane.
Sumber: Marca
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 8 Maret 2026 06:40Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
-
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:49Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
-
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:05
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 10:25 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 10:08 -
Liga Italia 8 Maret 2026 09:53 -
Liga Italia 8 Maret 2026 09:27 -
Liga Italia 8 Maret 2026 09:13 -
Bulu Tangkis 8 Maret 2026 09:11
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2787328/original/093283100_1556103822-va2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524204/original/029547700_1772920664-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_2.04.10_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524301/original/028677300_1772935613-anya.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524297/original/010951000_1772933670-armand_2.jpeg)

