FOLLOW US:


Christian Eriksen Gabung Inter Milan, Mengapa Real Madrid Diam Saja?

29-01-2020 08:00

 | Richard Andreas

Christian Eriksen Gabung Inter Milan, Mengapa Real Madrid Diam Saja?
Christian Eriksen, playmaker anyar Inter Milan. © Inter.it

Bola.net - Inter Milan mengumumkan pembelian Christian Eriksen dari Tottenham Hotspur, Selasa (28/1/2020). Transfer ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat rumor yang menguat beberapa pekan terakhir.

Kendati demikian, transfer Eriksen tetap saja mengundang tanya: mengapa Real Madrid membiarkan gelandang incaran mereka lepas dengan mudahnya?

Ya, Eriksen sempat masuk dalam radar Madrid musim panas lalu, bahkan masih dipertimbangkan sampai sebelum kepindahan ke Inter ini tuntas.

Menurut Marca, perwakilan Eriksen bahkan sudah dua kali bertemu dengan perwakilan Madrid, nyaris mencapai kesepakatan. Pertemuan ini bahkan sudah dituntaskan sebelum isu Eriksen-Madrid menguat.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Negosiasi Alot

Kabarnya, dua tahun lalu Daniel Levy menolak duduk bersama untuk mendiskusikan transfer Eriksen, tepatnya pada musim panas 2018. Saat itu Tottenham memasang harga tinggi, bahkan sampai 100 juta euro.

Permintaan itu tentu tidak diindahkan petinggi Santiago Bernabeu. Mereka tidak mau bernegosiasi dengan Levy, yang dikenal sebagai negosiator alot dan menyebalkan. Saat itu, Madrid memilih menunggu sampai kondisinya lebih baik.

Penantian Madrid mengacu pada kontrak Eriksen. Mereka menunggu kontrak Eriksen mendekati kedaluwarsa, yang berarti Januari ini merupakan kesempatan terbaik. Namun, Eriksen justru mendarat di San Siro.

2 dari 2

Zidane Tidak Cocok?

Kedatangan Zidane mungkin telah mengubah sikap Madrid. Eriksen bukan lagi target utama, sebab Zidane lebih menginginkan Paul Pogba. Mau tak mau, Madrid batal mengejar Eriksen Januari ini.

Eriksen, meski tidak kunjung menerima sinyal positif dari Santiago Bernabeu, tetap menunggu sinyal perubahan. Madrid ternyata tidak pernah datang, yang memaksanya mendengarkan tawaran lain.

Saat itulah Inter masuk memanfaatkan celah ini. Antonio Conte jelas membutuhkan gelandang kreatif seperti Eriksen. Conte mungkin harus berterima kasih pada Zidane.

Sumber: Marca