
- Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic meyakini Lionel Messi adalah pemain yang jauh berbeda dibandingkan dengan pemain lainnya. Dia percaya Messi memang pantas dianggap sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa.
Messi sekali lagi jadi pahlawan kemenangan Barcelona di matchday kedua Grup B Liga Champions 2018/19 kontra Tottenham Hotspur (4-2), Kamis (4/10) dini hari WIB. Messi tampil gemilang dan sukses menyumbangkan dua gol. Publik Wembley bahkan memberi aplaus pada sang megabintang.
Meski demikian, Messi tak terpilih dalam nominasi tiga besar FIFA Men's Best Player beberapa waktu lalu. Luka Modric terpilih sebagai pemenang, mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah.
Namun, Rakitic merasa Messi tetaplah pemain terbaik di dunia. Messi tak perlu penghargaan untuk membuktikan itu. Baca penjelasan Rakitic selengkapnya di bawah ini:
Leo Messi
Menurut Rakitic, tanpa bermaksud merendahkan pesepak bola lainnya, Messi jelas pantas dianggap sebagai pemain terbaik. Dia menyadari terkadang ada beberapa situasi yang membuat pemain laing mengalahkan Messi dalam penghargaan pemain terbaik, namun baginya Messi tetaplah nomor satu.
"Dengan segala hormat pada pemain lainnya, yang sudah memenangkan itu [Ballon d'Or], kita semua tahu ada pemain yang jauh berbeda dari pemain lainnya, dan dia adalah Leo Messi," buka Rakitic di fourfourtwo.
"Terkadang ada beberapa situasi berbeda seperti Luka Modric yang menjalani musim terbaik dan mungkin orang-orang ingin sedikit berubah."
Kehebatan Messi

Rakitic merasa setiap pesepak bola profesional saat ini pasti menyadari ada satu pemain bernama Leo Messi yang jauh lebih unggul dari pemain lainnya. Tak hanya rekan setimnya, lawan pun mengakui kehebatan Messi.
"Namun, dengan segala hormat, Luka [Modric] dan pemain lainnya memahami ada satu peman yang berbeda dari pemain lainnnya, dan dialah Leo Messi," tutup Rakitic.
Messi memulai musim 2018/19 ini dengan kekuatan penuh. Sejauh ini, dia sudah membungkus 10 gol, lima di La Liga, lima di Liga Champions.
Berita Video
Berita video komentar anak berdarah Indonesia yang viral setelah menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat, Malea Emma Tjandrawidjaja, sebelum laga MLS, LA Galaxy vs Seattle Sounders. Apa yang terjadi dengan Malea setelah momen tersebut?
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Gelandang Barcelona 95 Persen ke Monaco, Transfer bakal Rampung Pekan Ini
Real Madrid Segera Resmikan Dumfries, tapi Belum Selesai Belanja: 3 Nama Ini Layak Jadi Prioritas
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
