FOLLOW US:


Dilema Barcelona: Ansu Fati atau Ousmane Dembele?

17-09-2019 11:40

 | Richard Andreas

Dilema Barcelona: Ansu Fati atau Ousmane Dembele?
Ansu Fati, Barcelona © AP Photo

Bola.net - Barcelona terbilang beruntung memiliki Ansu Fati, bocah 16 tahun fenomenal yang terus membuat kejutan dewasa ini. Fati memang masih muda, tapi dia tampak nyaman bermain di level senior.

Kebangkitan Fati ini merupakan satu sisi positif dari kesulitan Barca. Cedera Luis Suarez, Lionel Messi, dan Ousmane Dembele menyisakan banyak ruang dalam tim inti Barca. Fati pun terpilih.

Dia jelas tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Fati sudah mencetak dua gol dan satu assist dalam tiga pertandingan. Publik Camp Nou punya idola muda baru.

Biar begitu, muncul pertanyaan apakah Fati akan terus dipercaya ketika pemain-pemain yang cedera itu sudah pulih. Menukil Marca, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Lini Serang Barca

Sebenarnya, tanpa Fati pun, lini serang Barca sudah cukup padat. Ada Messi-Suarez-Griezmann yang jelas akan dipercaya sebagai pemain inti. Trio ini memaksa Dembele menepi ke bangku cadangan.

Namun, sejak kebangkitan Fati, ada dilema baru tentang siapakah yang layak menjadi pelapis trio inti Barca. Awalnya Dembele yang memegang peran penyerang keempat ini, tapi Fati juga patut diperhitungkan.

Di sisi lain, Dembele juga masih harus berjuang membuktikan diri. Dia mulai kehilangan kepercayaan Ernersto Valverde karena masalah indisipliner dan cedera.

2 dari 2

Keputusan Sulit

Selain Dembele, juga masih ada nama Carles Perez, yang berarti mendorong Fati kian jauh. Vaverde bisa jadi mengirim Fati pulang ke Barcelona B, tapi ini keputusan sulit jika Fati terus mencetak gol.

Pelatih Barca punya kewajiban melindungi produk akademi. Memainkan Fati yang baru berusia 16 tahun di level senior juga disertai risiko tinggi.

Keputusan ini akan semakin sulit jika Dembele tidak kunjung memberikan permainan terbaiknya. Sebab, di sisi lain, Barca tidak bisa membayar mahal pemain hanya untuk duduk di bangku cadangan.

Sumber: Marca