Diteror Tikus, tapi Tetap Dingin: Mental Baja Joan Garcia Menjaga Barcelona di Derbi Catalan

Diteror Tikus, tapi Tetap Dingin: Mental Baja Joan Garcia Menjaga Barcelona di Derbi Catalan
Pemain Espanyol, Roberto Fernandez (9), melepaskan tembakan di depan kiper Barcelona, Joan Garcia, pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Espanyol vs Barcelona, 3 Januari 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Joan Garcia menjadi simbol ketenangan Barcelona dalam derbi Catalan yang sarat tekanan. Kiper berusia 24 tahun itu tampil gemilang saat Barca menundukkan Espanyol 2-0 pada pekan ke-18 La Liga, Minggu (4/1) dini hari WIB.

Laga di RCDE Stadium bukan sekadar pertandingan biasa bagi Garcia. Ia kembali ke stadion yang pernah menjadi rumahnya, namun disambut dengan cemoohan, hinaan, hingga lemparan simbolik berupa 'tikus' dari sebagian fans Espanyol.

Di tengah atmosfer yang sangat bermusuhan, Garcia justru menunjukkan kematangan mental. Ia tampil fokus, tenang, dan berulang kali menggagalkan peluang berbahaya tuan rumah. Enam penyelamatan dibuat kiper 24 tahun.

Performa itu menjadi fondasi penting bagi kemenangan Barcelona. Dua gol dari Dani Olmo dan Robert Lewandowski di menit akhir memastikan tiga poin, tetapi Joan Garcia adalah sosok yang menjaga Barca tetap hidup sepanjang laga.

1 dari 3 halaman

Joan Garcia, Ujian Mental di Kandang Lama

Joan Garcia, Ujian Mental di Kandang Lama

Kiper Barcelona, Joan Garcia (atas), menyapu bola pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Espanyol vs Barcelona di Barcelona, Spanyol, Sabtu, 3 Januari 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Sejak pemanasan, tekanan sudah diarahkan kepada Joan Garcia. Spanduk provokatif, siulan, hingga lemparan benda ke lapangan menjadi bagian dari malam yang tidak ramah bagi mantan kiper Espanyol tersebut.

Namun, Garcia tidak terpancing emosi. Setiap sentuhan bolanya dilakukan dengan keyakinan penuh, memperlihatkan mentalitas penjaga gawang elite yang mampu memisahkan urusan personal dari tugas profesional.

Hansi Flick menilai sikap itulah yang membuat perbedaan besar. “Hal pertama yang harus saya lakukan adalah berterima kasih kepada Joan Garcia,” kata Flick dikutip dari The Guardian.

“Dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia. Kami menderita, tetapi kami meraih tiga poin dan itulah pesan yang kami kirimkan ke La Liga," tegasnya.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 19 Januari 2026
Real Sociedad Real Sociedad
03:00 WIB
Barcelona Barcelona
2 dari 3 halaman

Pilar Kemenangan dan Pujian Flick

Pilar Kemenangan dan Pujian Flick

Pelatih Barcelona, Hansi Flick. (c) AP Photo/Alberto Saiz

Garcia menjadi tembok kokoh di saat Barcelona kesulitan menembus pertahanan Espanyol. Beberapa penyelamatan krusialnya menjaga skor tetap imbang hingga Barca menemukan celah lewat pemain pengganti.

Ketika Dani Olmo, Robert Lewandowski, dan Fermin Lopez memastikan kemenangan lewat gol dan assist, kontribusi Garcia tetap tak terbantahkan. Ia memberi rasa aman yang membuat lini belakang Barcelona tampil lebih berani dan terorganisir.

"Fantastis. Saya rasa dia tidak akan melupakan apa yang dia alami di sini, karena dia pernah bermain untuk Espanyol dan mereka memberinya kesempatan," kata Hansi Flick.

"Sekarang dia bermain untuk kami, dan dia adalah salah satu alasan kemenangan ini," tegasnya.

Sumber: The Guardian